Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Arsenal Berpeluang Rekrut Dusan Vlahovic Gratis, Juventus Gagal Capai Kesepakatan Kontrak Baru
  • Hari Terumbu Karang Sedunia, PHI Perkuat Konservasi Laut dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Kaltim
  • Kemlu RI dan UNAIR Ajak Generasi Muda Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Ketidakpastian Global
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Budaya»Unik dan Berkarakter, Empat Kawasan Cagar Budaya di Festival Jogja Kota 2022

Unik dan Berkarakter, Empat Kawasan Cagar Budaya di Festival Jogja Kota 2022

Budaya Dina Prihatini1 Desember 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Yetti Martanti.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Yetti Martanti. (Foto : Antara)

Yogyakarta (pilar.id) – Festival Jogja Kota (Festa) 2022 digelar dengan konsep yang matang sehingga seluruh karakter dan keunikan dari tiap kawasan cagar budaya (KCB) dapat digambarkan dengan baik dan masyarakat yang datang pun mampu memahaminya.

Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta menggelar Festival Jogja Kota 2022 yang mengangkat tema keunikan dan karakteristik dari empat kawasan cagar budaya yang ada di kota tersebut.

“Karakteristik dan keunikan yang akan diangkat tidak hanya fokus pada kegiatan seni pertunjukan saja tetapi kerajinan hingga kuliner dari masing-masing kawasan cagar budaya,” tutur Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Yetti Martanti di Yogyakarta, Kamis 1/12/2022.

Kotagede adalah representasi dari awal periode Mataram, sedangkan Keraton dan Pakualaman adalah babak baru yang menjadi fondasi berdirinya Kraton Ngayogyakarta dan Kadipaten Pakualaman, dan KCB Kotabaru adalah sisi modernitas Kota Yogyakarta karena kawasan tersebut didesain pemerintah kolonial Belanda sebagai tempat tinggal orang-orang Eropa.

Adapun keempat kawasan cagar budaya (KCB) yang ada di Kota Yogyakarta meliputi KCB Kotagede, Keraton, Pakualaman, dan Kotabaru.

“Seni pertunjukan yang ditampilkan benar-benar disiapkan dengan matang begitu juga dengan pilihan potensi kerajinan dan kuliner yang ditampilkan dan dijajakan. Semuanya unik sesuai karakter dari masing-masing KCB,” katanya.

Dalam Festa 2022 yang akan diselenggarakan selama tiga hari, 2-4 Desember di Embung Giwangan Yogyakarta tersebut, seluruh penampil adalah warga dari setiap KCB.

“Karena konsepnya adalah kawasan, maka dalam tiap KCB terdiri dari beberapa kecamatan. Ada yang terdiri dari dua kecamatan tetapi ada juga yang sampai enam kecamatan,” cetusnya.

Kembali dijelaskan Yetti, pemilihan lokasi festival di Embung Giwangan juga ditujukan untuk meningkatkan geliat perekonomian, pariwisata, dan budaya di Yogyakarta bagian selatan.

“Kegiatan ini bisa dinikmati secara gratis. Tidak dipungut biaya untuk masuk,” tutur Yetti yang menyebut kegiatan dimulai setiap pukul 15.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Ditempat yang sama, anggota Tim Kreatif Festa 2022 Paksi Raras Alit menambahkan sempat mengalami kendala dalam menyiapkan perhelatan festival tersebut khususnya untuk pertunjukan seni.

“Karena dalam satu KCB merupakan hasil kolaborasi dari beberapa kecamatan, sehingga tantangan untuk menyatukan minat seni dan budaya cukup besar,” imbuhnya.

Dikatakannya pula, Festa bukan ditujukan sebagai sebuah festival untuk menentukan KCB dengan penampilan terbaik tetapi lebih pada kolaborasi untuk melahirkan bentuk karya baru dari tiap KCB.

KCB Kotagede akan menampilkan pertunjukan dengan konsep upacara adat dan ritual, sedangkan Keraton lebih pada seni tradisional untuk preservasi budaya.

Bahwa KCB Pakualaman akan menampilkan banyak pertunjukan musik yang lebih modern karena akhir-akhir ini banyak muncul pertunjukan seni kontemporer di kawasan tersebut.

Sementara KCB Kotabaru yang menjadi kawasan indische tampil dengan konsep teater bergaya baru yang diwujudkan dalam seni ketoprak dengan sentuhan modern.

Begitu pula dengan kuliner yang ditampilkan, KCB Keraton menampilkan kuliner berbasis sajen seperti tumpeng, nasi kuning, apem, kolak, dan lainnya.

Untuk KCB Kotagede banyak menampilkan berbagai jenis kudapan seperti kipo, legomoro, dan kembang waru. Sedangkan Pakualaman menampilkan kuliner berbasis rempah dan herbal, dan Kotabaru dengan aneka makanan olahan nasi. (din/antara)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Festival Jogja Kota (Festa) 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dusan Vlahovic (sumber foto: instagram @vlahovicdusan)

Arsenal Berpeluang Rekrut Dusan Vlahovic Gratis, Juventus Gagal Capai Kesepakatan Kontrak Baru

4 Juni 2026
PHI memperkuat konservasi terumbu karang dan pemberdayaan masyarakat pesisir Kalimantan Timur melalui program Jaga Pesisir Kita dan Rig to Reef.

Hari Terumbu Karang Sedunia, PHI Perkuat Konservasi Laut dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Kaltim

4 Juni 2026
Kemlu RI dan UNAIR mengajak generasi muda memperkuat ketahanan pangan dan energi melalui D-8 Youth Dialogue di Surabaya.

Kemlu RI dan UNAIR Ajak Generasi Muda Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Ketidakpastian Global

4 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.