Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
  • Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang
  • Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Masjid Kuno Bayan Beleq, Simbol Toleransi Masyarakat yang Terjaga Ratusan Tahun

Masjid Kuno Bayan Beleq, Simbol Toleransi Masyarakat yang Terjaga Ratusan Tahun

Peristiwa Hendro D. Laksono26 Maret 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Masjid Kuno Bayan Beleq
Masjid Kuno Bayan Beleq di Jalan Labuan Lombok, Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara (foto: dok Disbudpar NTB)

Lombok Utara (pilar.id) – Bagi warga Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, sejarah Masjid Kuno Bayan Beleq sudah tak butuh perdebatan panjang. Karena keberadaan masjid ini cukup memberi jawaban atas kebutuhan rumah ibadah, sebagai tempat berdoa dan berinteraksi dengan Sang Pencipta, terlebih di bulan suci Ramadhan.

Yang jelas, sumber di Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat mengatakan, masjid kuno ini melengkapi daftar masjid di Lombok, kawasan berjuluk Pulau 1000 Masjid.

Meruntut sejarah masjid ini membuat kita mesti berkenalan dengan peradaban Islam ratusan tahun silam. Karena dari sejumlah informasi yang diperoleh pilar.id, sejarah Masjid Kuno Bayan Beleq muncul dalam beberapa versi.

Ada yang mengatakan, masjid ini dibangun oleh Sunan Pengging, pengikut Sunan Kalijaga pada abad ke-15. Versi kedua menyebutkan bahwa masjid ini dibangun oleh Syeh Gaus Abdul Razak, salah seorang penyebar Islam di Bayan, pada abad ke-16.

Sementara versi ketiga mengatakan bahwa Masjid Kuno Bayan Beleq adalah salah satu situs bersejarah yang menjadi saksi masuknya Islam di Pulau Lombok dan berdiri pada abad ke-17. Tiga versi sejarah ini kemudian bersimpul di satu pandangan, bahwa inilah masjid pertama yang ada di pulau ini.

Berdiri di dekat masjid ini membawa imaji kita melayang di masa lalu. Saat sebuah bangunan berdiri dengan elemen alam yang sederhana, tapi kokoh meski melewati berbagai pergantian masa.

Masjid ini juga memiliki ciri yang sama. Memiliki arsitektur sederhana, unik, dilengkapi dengan dinding anyaman bambu, atap jerami, dan pondasi batu alam.

Baca Juga  Melawan Vandalisme Digital di Media Sosial

Di sekitar masjid, kita juga menemui beberapa makam para penyebar Islam di Lombok, seperti Gaus Abdul Rozak dan Titi Mas Penghulu.

Seperti masjid kebanyakan, Masjid Kuno Bayan Beleq juga berdiri menjadi sentra peradaban masyarakat yang terus tumbuh dan berkembang. Di sekitar masjid ini, masyarakat Bayan, salah satu suku asli Lombok, hidup dalam tradisi Wetu Telu, sebuah aliran Islam yang menggabungkan unsur-unsur tradisi lokal dan Hindu.

Mereka menjalankan ibadah lima waktu secara berjamaah di masjid-masjid lain, tetapi hanya menggunakan Masjid Kuno Bayan Beleq untuk acara-acara besar seperti Idulfitri, Iduladha, Maulid Nabi, dan Tahun Baru Islam.

Mereka juga memiliki adat istiadat yang khas, seperti mengenakan pakaian tradisional Sasak saat menghadiri upacara-upacara di masjid ini.

Secara sosial, masyarakat Bayan hidup secara harmonis dan saling tolong menolong. Mereka memiliki sistem kekerabatan yang kuat dan menghormati para sesepuh dan tokoh agama.

Secara budaya, masyarakat Bayan melestarikan seni dan kesenian tradisional mereka, seperti tari-tarian, musik bambu, dan tenun ikat. Lalu secara ekonomi, masyarakat Bayan bermata pencaharian sebagai petani, peternak, pedagang, dan pengrajin.

Mereka menanam padi, jagung, kacang-kacangan, sayur-sayuran, buah-buahan, dan rempah-rempah. Mereka juga memelihara sapi, kerbau, kambing, ayam, dan bebek. Mereka menjual hasil bumi dan ternak mereka di pasar-pasar lokal atau ke kota-kota lain. Mereka juga membuat kerajinan tangan dari bambu, rotan, kayu, kulit, dan tenun ikat.

Baca Juga  Perolehan Suara Prabowo-Gibran Lampaui Target TKN, Budiman Sudjatmiko: Simpati dan Empati Gen Z

Masyarakat Bayan memiliki gaya hidup yang sederhana dan bersahaja. Mereka tidak terlalu mementingkan kemewahan dan kesenangan duniawi.

Mereka lebih mengutamakan keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT daripada terjembak dalam gaya hidup modern yang cenderung konsumtif dan boros.

Sehari-hari, mereka terbiasa hidup menjaga kelestarian lingkungan dan warisan budaya mereka. Mereka bangga menjadi bagian dari masyarakat Bayan yang memiliki sejarah panjang dan peran penting dalam perkembangan Islam di Lombok.

Dengan kondisi seperti ini, pemerintah dan masyarakat setempat seolah bersinergi menjaga Masjid Kuno Bayan Beleq.

Pemerintah menjaga karena sejak beberapa tahun lalu masjid ini tercatat sebagai situs cagar budaya yang dilindungi. Sementara warga setempat memposisikan masjid ini sebagai tempat ibadah yang sakral dan bersejarah. Dua kelompok ini sama-sama menghormati dan menjaga keaslian masjid ini.

Mereka juga bersepakat, masjid ini adalah saksi sejarah perkembangan Islam di Nusa Tenggara Barat, khususnya di Bayan.

Dengan gambaran ini, tak heran jika banyak yang menyebut Masjid Kuno Bayan Beleq sebagai simbol toleransi dan kerukunan antara umat beragama di Lombok, karena terletak di dekat pura Hindu dan gereja Kristen.

Selama Ramadhan, masjid ini diwarnai tradisi ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa dengan melakukan aktivitas bersama-sama di halaman masjid. Aktivitas tersebut antara lain adalah membaca Al-Quran, berdzikir, bercerita tentang sejarah Islam, bermain musik tradisional Sasak, dan lain-lain. (hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Cerita Masjid headline Masjid Kuno Ramadhan sunan kalijaga

Berita Lainnya

Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Maybank memperluas dampak sosial di ASEAN dengan menjangkau 1,49 juta penerima manfaat melalui pembiayaan inklusif dan pemberdayaan komunitas.

Maybank Salurkan Dampak Sosial ke 1,49 Juta Penerima Manfaat di ASEAN Sepanjang 2025

23 Mei 2026
BCA UMKM Fest 2026 hadir di Indonesia Arena bersama Pagelaran Sabang Merauke dengan ribuan UMKM dan dukungan digitalisasi usaha.

BCA UMKM Fest 2026 Hadir Lebih Meriah, Kolaborasi dengan Pagelaran Sabang Merauke di Indonesia Arena

22 Mei 2026
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Pizza Day 2026: Harga Bitcoin Turun, tetapi Semangat Adopsi Kripto Tetap Menguat

22 Mei 2026
Ilustrasi Nvidia (foto: Mariia Shalabaieva, unsplash)

NVIDIA Gandeng Ineffable Intelligence Kembangkan Infrastruktur AI Superlearners Berbasis Reinforcement Learning

15 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Polres Gresik mengembalikan tiga motor korban curanmor dan begal tanpa biaya setelah berhasil mengungkap komplotan pelaku kejahatan jalanan.

Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun

1 Juni 2026
Cole Palmer (sumber foto: facebook @ChelseaFC)

Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang

1 Juni 2026
Real Madrid

Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid

1 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.