Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
  • Pertamina Hulu Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Baru demi Ketahanan Energi
  • Kinerja AUM Melesat, OCBC Indonesia Raih Penghargaan Best Private Bank 2026 dari Global Banking & Finance
  • Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar
  • Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha Triwulan II 2026 Meningkat Ditopang Sektor Liburan dan Pertanian
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Masjid Kuno Bayan Beleq, Simbol Toleransi Masyarakat yang Terjaga Ratusan Tahun

Masjid Kuno Bayan Beleq, Simbol Toleransi Masyarakat yang Terjaga Ratusan Tahun

Peristiwa Hendro D. Laksono26 Maret 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Masjid Kuno Bayan Beleq
Masjid Kuno Bayan Beleq di Jalan Labuan Lombok, Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara (foto: dok Disbudpar NTB)

Lombok Utara (pilar.id) – Bagi warga Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, sejarah Masjid Kuno Bayan Beleq sudah tak butuh perdebatan panjang. Karena keberadaan masjid ini cukup memberi jawaban atas kebutuhan rumah ibadah, sebagai tempat berdoa dan berinteraksi dengan Sang Pencipta, terlebih di bulan suci Ramadhan.

Yang jelas, sumber di Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat mengatakan, masjid kuno ini melengkapi daftar masjid di Lombok, kawasan berjuluk Pulau 1000 Masjid.

Meruntut sejarah masjid ini membuat kita mesti berkenalan dengan peradaban Islam ratusan tahun silam. Karena dari sejumlah informasi yang diperoleh pilar.id, sejarah Masjid Kuno Bayan Beleq muncul dalam beberapa versi.

Ada yang mengatakan, masjid ini dibangun oleh Sunan Pengging, pengikut Sunan Kalijaga pada abad ke-15. Versi kedua menyebutkan bahwa masjid ini dibangun oleh Syeh Gaus Abdul Razak, salah seorang penyebar Islam di Bayan, pada abad ke-16.

Sementara versi ketiga mengatakan bahwa Masjid Kuno Bayan Beleq adalah salah satu situs bersejarah yang menjadi saksi masuknya Islam di Pulau Lombok dan berdiri pada abad ke-17. Tiga versi sejarah ini kemudian bersimpul di satu pandangan, bahwa inilah masjid pertama yang ada di pulau ini.

Berdiri di dekat masjid ini membawa imaji kita melayang di masa lalu. Saat sebuah bangunan berdiri dengan elemen alam yang sederhana, tapi kokoh meski melewati berbagai pergantian masa.

Masjid ini juga memiliki ciri yang sama. Memiliki arsitektur sederhana, unik, dilengkapi dengan dinding anyaman bambu, atap jerami, dan pondasi batu alam.

Baca Juga  Kasus Penggelapan Dana Rp 6,9 Miliar Libatkan Suami BCL, Polisi Periksa Lima Saksi

Di sekitar masjid, kita juga menemui beberapa makam para penyebar Islam di Lombok, seperti Gaus Abdul Rozak dan Titi Mas Penghulu.

Seperti masjid kebanyakan, Masjid Kuno Bayan Beleq juga berdiri menjadi sentra peradaban masyarakat yang terus tumbuh dan berkembang. Di sekitar masjid ini, masyarakat Bayan, salah satu suku asli Lombok, hidup dalam tradisi Wetu Telu, sebuah aliran Islam yang menggabungkan unsur-unsur tradisi lokal dan Hindu.

Mereka menjalankan ibadah lima waktu secara berjamaah di masjid-masjid lain, tetapi hanya menggunakan Masjid Kuno Bayan Beleq untuk acara-acara besar seperti Idulfitri, Iduladha, Maulid Nabi, dan Tahun Baru Islam.

Mereka juga memiliki adat istiadat yang khas, seperti mengenakan pakaian tradisional Sasak saat menghadiri upacara-upacara di masjid ini.

Secara sosial, masyarakat Bayan hidup secara harmonis dan saling tolong menolong. Mereka memiliki sistem kekerabatan yang kuat dan menghormati para sesepuh dan tokoh agama.

Secara budaya, masyarakat Bayan melestarikan seni dan kesenian tradisional mereka, seperti tari-tarian, musik bambu, dan tenun ikat. Lalu secara ekonomi, masyarakat Bayan bermata pencaharian sebagai petani, peternak, pedagang, dan pengrajin.

Mereka menanam padi, jagung, kacang-kacangan, sayur-sayuran, buah-buahan, dan rempah-rempah. Mereka juga memelihara sapi, kerbau, kambing, ayam, dan bebek. Mereka menjual hasil bumi dan ternak mereka di pasar-pasar lokal atau ke kota-kota lain. Mereka juga membuat kerajinan tangan dari bambu, rotan, kayu, kulit, dan tenun ikat.

Baca Juga  Gubernur Khofifah Ajak Umat Islam Teladani Akhlak Rasulullah dalam Keseharian

Masyarakat Bayan memiliki gaya hidup yang sederhana dan bersahaja. Mereka tidak terlalu mementingkan kemewahan dan kesenangan duniawi.

Mereka lebih mengutamakan keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT daripada terjembak dalam gaya hidup modern yang cenderung konsumtif dan boros.

Sehari-hari, mereka terbiasa hidup menjaga kelestarian lingkungan dan warisan budaya mereka. Mereka bangga menjadi bagian dari masyarakat Bayan yang memiliki sejarah panjang dan peran penting dalam perkembangan Islam di Lombok.

Dengan kondisi seperti ini, pemerintah dan masyarakat setempat seolah bersinergi menjaga Masjid Kuno Bayan Beleq.

Pemerintah menjaga karena sejak beberapa tahun lalu masjid ini tercatat sebagai situs cagar budaya yang dilindungi. Sementara warga setempat memposisikan masjid ini sebagai tempat ibadah yang sakral dan bersejarah. Dua kelompok ini sama-sama menghormati dan menjaga keaslian masjid ini.

Mereka juga bersepakat, masjid ini adalah saksi sejarah perkembangan Islam di Nusa Tenggara Barat, khususnya di Bayan.

Dengan gambaran ini, tak heran jika banyak yang menyebut Masjid Kuno Bayan Beleq sebagai simbol toleransi dan kerukunan antara umat beragama di Lombok, karena terletak di dekat pura Hindu dan gereja Kristen.

Selama Ramadhan, masjid ini diwarnai tradisi ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa dengan melakukan aktivitas bersama-sama di halaman masjid. Aktivitas tersebut antara lain adalah membaca Al-Quran, berdzikir, bercerita tentang sejarah Islam, bermain musik tradisional Sasak, dan lain-lain. (hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Cerita Masjid headline Masjid Kuno Ramadhan sunan kalijaga

Berita Lainnya

Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Ilustrasi staf PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

BCA Borong 6 Penghargaan Global Digital CX Awards 2026, Sukses Pacu Transaksi Digital hingga 99 Persen

15 Juli 2026
IKEA Indonesia memperluas bantuan program Matching Donations ke 364 keluarga di Kampung Rantau Bintang, Aceh Tamiang, guna percepatan pemulihan pascabanjir.

Enam Bulan Pascabanjir Aceh Tamiang, IKEA Indonesia Perluas Aksi Kemanusiaan untuk Ratusan Keluarga

13 Juli 2026
PT Bank Danamon Indonesia Tbk raih dua penghargaan di Employee Experience Awards 2026 atas inovasi onboarding dan program apresiasi talenta.

Inovasi Budaya Kerja Berbuah Prestasi, Bank Danamon Sabet Dua Penghargaan di Employee Experience Awards 2026

13 Juli 2026
Festival Seni Lintas Budaya (Cross Culture Festival) ke-17 di Surabaya

Culture Night Surabaya 2026: 14 Delegasi Seni Dunia dan Domestik Pukau Ribuan Pengunjung

12 Juli 2026
VinFast meluncurkan program sewa kendaraan listrik Herio Green dan Limo Green di Jabodetabek untuk menekan biaya operasional pengemudi online.

Solusi Hemat Pengemudi: VinFast Hadirkan Program Sewa Mobil Listrik Murah untuk Genjot Pendapatan

10 Juli 2026
Ditres PPA & PPO Polda Metro Jaya membongkar praktik TPPO di Tamansari dan Cibitung. Lima korban diselamatkan dan puluhan orang menjalani pemeriksaan.

Polda Metro Jaya Ungkap Jaringan Kasus TPPO Lokasari dan Bekasi, Puluhan Korban Eksploitasi Diamankan

10 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Ilustrasi staf PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

BCA Borong 6 Penghargaan Global Digital CX Awards 2026, Sukses Pacu Transaksi Digital hingga 99 Persen

15 Juli 2026
IKEA Indonesia memperluas bantuan program Matching Donations ke 364 keluarga di Kampung Rantau Bintang, Aceh Tamiang, guna percepatan pemulihan pascabanjir.

Enam Bulan Pascabanjir Aceh Tamiang, IKEA Indonesia Perluas Aksi Kemanusiaan untuk Ratusan Keluarga

13 Juli 2026
Berita Lainnya
newjeans

NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!

18 Juli 2026
PHI dan PHSS resmi menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2026–2028 untuk perkuat hubungan industrial dan produksi migas nasional.

Pertamina Hulu Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Baru demi Ketahanan Energi

17 Juli 2026
OCBC Indonesia

Kinerja AUM Melesat, OCBC Indonesia Raih Penghargaan Best Private Bank 2026 dari Global Banking & Finance

17 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.