Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Sport»Frank Lampard Kembali Latih Chelsea, Perjudian Besar di Tengah Inkonsistensi

Frank Lampard Kembali Latih Chelsea, Perjudian Besar di Tengah Inkonsistensi

Sport M. Fathur Rohman6 April 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Selebrasi Frank Lampard setelah memenangi laga perdananya bersama Everton di Piala FA menghadapi Brentford (Foto: twitter, @Everton)

Jakarta (pilar.id) – Frank Lampard secara resmi telah ditunjuk untuk kembali menjadi pelatih Chelsea.

Frank Lampard kembali ke Chelsea untuk menjadi pelatih caretaker hingga akhir musim 2022/2023.

Frank Lampard akan menggantikan posisi Bruno Saltor yang sebelumnya dipercaya jadi caretaker Chelsea usai pemecatan Graham Potter.

Kesempatan ini akan jadi kali kedua Frank Lampard menjadi pelatih Chelsea. Pasalnya, Lampard juga sempat jadi pelatih Chelsea selama satu setengah musim sejak Juli 2019 sampai Januari 2021.

Dimana, Lampard kemudian dipecat karena tidak mampu membawa perubahan yang cukup berarti di Chelsea dan digantikan oleh Thomas Tuchel.

Di musim pertamanya bersama Chelsea, Lampard menunjukkan permainan yang cukup atraktif dengan gaya bermain bola-bola pendek yang dikombinasikan dengan serangan direct dari sayap.

Lampard juga mengorbitkan beberapa nama pemain muda yang kemudian jadi tulang punggung permainan Chelsea seperti Mason Mount, Reece James, serta Trevoh Chalobah.

Di musim pertamanya berperan sebagai pelatih Chelsea, Lampard juga berhasil membawa timnya duduk di peringkat 4 klasemen akhir Premier League musim 2019/2020.

Selain itu, Chelsea juga berhasil melaju hingga partai final Piala FA. Sayang, di partai final Chelsea kalah dari tim sekota, Arsenal.

Lampard pun mendapatkan cukup banyak tambahan pemain berkualitas di musim keduanya bersama Chelsea dengan merekrut nama-nama sepertei Timo Werner, Hakim Ziyech, Ben Chilwell, Kai Havertz, dan Edouard Mendy.

Baca Juga  Tottenham Hotspur vs Villarreal: Duel Juara Liga Europa di Laga Perdana Liga Champions

Sayang, Chelsea yang bermain cukup solid di awal musim 2020/2021 justru terus mengalami penurunan performa di tengah musim. Kondisi yang kemudian membuat Lampard dipecat pada Januari 2021.

Dengan kembalinya Lampard ke kursi kepelatihan Chelsea untuk kali kedua, beberapa fans Chelsea merasa cukup bersemangat. Pasalnya, mereka melihat bahwa di musim pertamanya, Lampard mampu menunjukkan performa yang cukup baik.

Di sisi lain, ada juga yang meragukan kemampuan Lampard untuk membawa Chelsea ke level selanjutnya. Apalagi, ia direkrut di sepertiga akhir musim 2022/2023.

Lampard kembali ke Chelsea sebagai pelatih ketiga yang menukangi tim berjuluk The Blues ini dalam satu musim. Dimana, pada awal musim Chelsea masih diasuh oleh Thomas Tuchel kemudian digantikan Graham Potter dan sekarang tangung jawab beralih ke Lampard.

Selain itu, Chelsea juga sedang berada di posisi yang buruk dengan menduduki peringkat 11 klasemen sementara Premier League. Sehingga, penunjukan Lampard sebagai pelatih tentu dianggap seabgai perjudian.

Keraguan para pengamat sepakbola atas kualitas Lampard sebagai pelatih juga didasarkan pada kegagalannya melatih Everton. Lampard memang berhasil menyelamatkan Everton dari zona degradasi di musim 2021/2022 lalu.

Namun, saat Lampard memulai musim 2022/2023 sebagai pelatih kepala Everton, ia justru berkali-kali membawa Everton terperosok di zona degradasi. Everton di musim kedua Lampard menjadi tim yang rapuh dan selalu kesulitan mencetak gol.

Baca Juga  Final Liga Champions 2025: PSG vs Inter Milan, Duel Raksasa Eropa di Allianz Arena

Masalah yang saat ini juga sedang melanda Chelsea; tidak bisa mencetak gol. (fat)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

chelsea Frank Lampard sepak bola

Berita Lainnya

La Liga: Reial Club Deportiu Espanyol vs Levante UD

Espanyol vs Levante di La Liga: Tuan Rumah Tertekan, Tim Tamu Malah Punya Momentum

27 April 2026
Premier League: Manchester United vs Brentford FC

Manchester United vs Brentford: Misi Kunci Setan Merah Amankan Tiket Liga Champions

27 April 2026
Real Madrid C.F. (foto: pixabay)

Real Madrid Siap Jual Gonzalo Garcia, Dortmund Ajukan Tawaran Setengah Harga

27 April 2026
FA Cup: Chelsea FC vs Leeds United FC

Chelsea vs Leeds United: Ujian Berat The Blues di Semifinal FA Cup

26 April 2026
Serie A: Genoa CFC vs Como 1907

Genoa vs Como: Momentum Tuan Rumah Uji Ambisi I Lariani ke Liga Champions

26 April 2026
Serie A: SS Lazio vs Udinese Calcio

Prediksi Lazio vs Udinese: Momentum Biancocelesti Diuji, Duel Sengit di Olimpico

26 April 2026
Bernardo Silva (sumber foto: instagram @mancity)

Real Madrid Cari Gelandang Baru, Tawaran Bernardo Silva Belum Masuk Prioritas

26 April 2026
Serie A: SSC Napoli vs US Cremonese

Napoli vs Cremonese: Misi Tunda Scudetto Inter, Partenopei Wajib Menang!

25 April 2026
La Liga: Real Betis vs Real Madrid CF

Real Betis vs Real Madrid: Ujian Berat Los Blancos Kejar Barcelona di La Liga

25 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.