Barcelona (pilar.id) – Álex Márquez tampil gemilang dengan merebut kemenangan di MotoGP Catalunya 2025, Minggu (7/9). Hasil ini bukan hanya menjadi kemenangan keduanya di kelas premier, tetapi juga menunda kesempatan kakaknya, Marc Márquez, untuk memastikan gelar dunia di seri berikutnya di Misano.
Pebalap Gresini Racing itu bangkit dari kekecewaan usai terjatuh di sprint race sehari sebelumnya. Start dari pole position, Álex bersaing ketat dengan Marc yang langsung melesat dari posisi ketiga. Duel kakak-beradik ini berlangsung hingga lap keempat, sebelum Álex melakukan manuver brilian di tikungan akhir lintasan lurus dan mempertahankan posisi hingga garis finis.
Álex menutup balapan dengan selisih 1,7 detik dari Marc. Momen kemenangan semakin istimewa ketika kedua bersaudara itu merayakannya bersama di depan fans, berbeda dengan momen di Jerez ketika Marc mengalami kecelakaan saat Álex meraih kemenangan pertamanya.
Bastianini Rebut Podium Ketiga
Posisi podium terakhir berhasil diamankan Enea Bastianini setelah menyalip Pedro Acosta pada lap ke-11. Pebalap Ducati itu melakukan overtake spektakuler di akhir trek lurus, menyalip dengan gaya agresif dan presisi tinggi.
Acosta, yang menjadi satu-satunya pebalap dengan ban belakang soft, harus puas finis keempat, tertinggal 13,3 detik dari Álex. Fabio Quartararo finis kelima setelah mengalahkan rombongan pebalap yang terdiri dari Ai Ogura, Luca Marini, Miguel Oliveira, dan Francesco Bagnaia. Jorge Martín melengkapi sepuluh besar.
Bagnaia Tampil Menggila dari Belakang
Francesco “Pecco” Bagnaia membuat kejutan dengan melesat dari posisi start ke-21 dan finis ketujuh, naik 14 posisi. Ia diuntungkan oleh sejumlah insiden, termasuk kecelakaan yang melibatkan Marco Bezzecchi, Fabio Di Giannantonio, Brad Binder, dan Johann Zarco, serta penalti lap panjang yang dijalani Fermín Aldeguer.
Hasil ini menunjukkan bahwa meski dominasi Marc Márquez terlihat tak terbendung musim ini, pesaingnya masih mampu memberikan perlawanan. Dengan kemenangan Álex, peluang Marc mengunci gelar dunia tampaknya baru akan terbuka di seri berikutnya di Jepang, bukan di Misano yang dikenal sebagai “rumah” Valentino Rossi. (ret/hdl)
Ringkasan Berita
|










