Fort Lauderdale (pilar.id) – Inter Miami CF memastikan gelar MLS Cup 2025 setelah menundukkan Vancouver Whitecaps FC dengan skor 3–1. Keberhasilan tersebut sekaligus mengantarkan tim asal Florida itu meraih trofi liga pertama dalam sejarah klub.
Salah satu pemilik Inter Miami, David Beckham, memberikan penghormatan khusus kepada Lionel Messi yang kembali menjadi figur kunci dalam perjalanan tim menuju gelar.
Beckham yang terlibat langsung dalam proses mendatangkan Messi pada 2023 disebut tetap menyimpan kebanggaan terhadap kontribusi penyerang Argentina berusia 38 tahun itu. Menurut Beckham, keputusan merekrut Messi telah menjadi langkah strategis yang membawa dampak besar bagi klub.
Meski tidak mencetak gol, Messi kembali menunjukkan pengaruhnya pada pertandingan final melalui dua assist yang ia ciptakan. Catatan tersebut mengantar sang pemain menembus 407 assist sepanjang karier, memperkuat statusnya sebagai pemain dengan jumlah assist terbanyak dalam sejarah sepak bola profesional.
Inter Miami & Messi Catat Sejarah di MLS Cup 2025
Laga final berjalan dinamis sejak menit-menit awal. Inter Miami unggul cepat pada menit kedelapan setelah sebuah proses serangan yang diawali pergerakan Messi dan Rodrigo De Paul membuat Rodrigo Allende mencoba mengirim umpan ke Mateo Silvetti. Bola yang kemudian mengenai Edier Ocampo justru berbelok masuk ke gawang Vancouver dan tercatat sebagai gol bunuh diri.
Vancouver memperkecil ketertinggalan pada menit ke-60 melalui eksekusi Ali Ahmed setelah menerima bola dari Brian White. Upaya Ahmed mengarah ke tiang dekat dan tidak mampu dihentikan kiper Rocco Ríos Novo.
Inter Miami merespons segera. De Paul kembali membawa timnya unggul pada menit ke-71 setelah menerima umpan terobosan dari Messi, yang dalam momen itu menambah koleksi assist menjadi 406. Serangan Miami kembali menghasilkan gol pada tambahan waktu, saat Jordi Alba menemukan Messi dan sang kapten meneruskan bola kepada Tadeo Allende untuk memastikan skor 3–1 sekaligus menggenapkan assist Messi menjadi 407.
Gelar ini menegaskan kebangkitan Inter Miami sebagai kekuatan baru di Major League Soccer, sementara Messi kembali meninggalkan jejak signifikan dalam pencapaian klub dan kompetisi. (wid)








