Sumbawa (pilar.id) – Ada banyak hal yang bisa dilakukan dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia. Seperti yang dilakukan oleh Fadillah Ahmad Nur beserta ke dua temannya yang menginginkan pendidikan di Nusa Tenggara Barat selangkah lebih maju.
Keinginannya itu, mereka wujudkan dengan membentuk sebuah organisasi bidang pendidikan, bernama Sasamba Youth Education (SYE) ditahun 2017, yang diinisiatori oleh Fadillah Ahmad Nur, atau kerap disapa Adil.
“Berangkat dari melihat NTB yang tingkat putus sekolah dan nikah dininya tinggi. Maka kami membentuk organisasi ini,” papar Adil.
Berdasar penjelasan Adil, nama Sasamba diambil dari 3 suku di NTB, yaitu Sasak, Samawa dan Mbojo. Sedang Youth yang berarti anak muda sebagai penggeraknya.
“Jadi organisasi ini bergerak di bidang pendidikan. Awalnya hanya 3 orang pengurus, sekarang sudah 26 relawan yang tersebar di 10 Kabupaten atau kota di NTB,” jabar pemuda 23 tahun ini.

Terdapat beberapa kegiatan di ESY, baik bagi pengurus sendiri maupun eksternal. Antara lain, mengajar anak-anak usia setingkat pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di desa-desa NTB, meskipun bukan pelajar. Bagi pengurus sendiri, terdapat kegiatan sharing sesama pengurus.
“Secara online, kita mengadakan seminar, simposium, dialog publik, serta live instagram yg kita sebut Ngopi (ngobrol pintar) dengan mahasiswa berprestasi, baik nasional maupun internasional,” sebutnya.
Tak hanya itu, juga tersedia program beasiswa corner, dari program tersebut akan mengundang penerimaan beasiswa dan berbagi tips dan cara meraih beasiswa
” Agar teman-teman mengetahui cara meraih beasiswa, setiap ramadhan ada acara dengan target setara SD dan SMP, serta kegiatan Bukber (berbagi buku bersama), yaitu berdonasi berupa buku untuk anak-anak di desa-desa di NTB,” ucap pemuda asal Sumbawa ini.
Adanya organisasi ini, Adil berharap dapat membawa dampak baik kepada masyarakat NTB, dan kedepan dirinya berharap agar semakin banyak anak muda, khususnya anak muda NTB untuk ikut menjadi relawan
“Semakin banyak pemuda yang ikut dan berkembangnya organisasi ini, maka dampak baiknya makin besar juga bagi masyarakat NTB,” tutup Adil. (jel)










