Bandung (pilar.id) – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menilai penjaga gawang andalannya Teja Paku Alam sedang berada dalam performa terbaik sepanjang kariernya. Teja kini menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Maung Bandung dan sulit tergantikan, meski klub memiliki kiper asing asal Wales, Adam Przybek.
Adam sempat menjadi starter utama saat pramusim, namun cedera engkel di awal musim membuatnya harus menepi. Kesempatan itu dimanfaatkan Teja dengan sempurna. Ia tampil gemilang, mencatatkan sejumlah penyelamatan penting, bahkan sempat membukukan lima clean sheet beruntun di Liga 1.
“Adam (Przybek) saat pramusim bermain baik dan melakukan tugasnya dengan baik ketika laga uji coba. Tapi sayangnya ia cedera, dan Teja (Paku Alam) harus bermain,” ujar Hodak dikutip dari pernyataannya, Senin (10/11/2025).
Teja Paku Alam Sulit Digantikan
Menurut Hodak, keputusan untuk mengganti Teja saat ini bukan hal mudah. Dengan statistik apik dan rasa percaya diri yang meningkat, posisi Teja dinilai aman selama tidak mengalami cedera atau membuat kesalahan fatal.
“Teja mengambil kesempatan itu, mungkin ini fase terbaik dalam kariernya. Persaingan penjaga gawang memang seperti itu. Saat Teja meraih dua kali man of the match, tentu saya tidak bisa menggantinya, dan Adam memahami itu,” jelas Hodak.
Pelatih asal Kroasia itu menilai performa Teja tidak hanya menunjukkan konsistensi, tetapi juga menjadi bukti kualitas kiper lokal yang mampu bersaing dengan pemain asing di posisi yang sama.
Persaingan Kiper Semakin Ketat
Meski Teja tampil luar biasa, Hodak mengaku Persib beruntung memiliki tiga kiper dengan kualitas setara. Selain Teja dan Przybek, nama Fitrah Maulana juga mulai menunjukkan perkembangan pesat di sesi latihan.
“Setiap tim idealnya memiliki dua penjaga gawang bagus, tapi kami bahkan memiliki tiga karena Fitrah (Maulana) cukup berkembang. Dalam latihan, siapapun yang bermain, mereka menunjukkan performa baik. Fitrah juga mulai menekan mereka berdua,” kata Hodak.
Dengan kedalaman skuad di posisi kiper, Hodak menilai Persib kini berada dalam situasi ideal untuk menghadapi sisa musim. “Persaingan sehat ini bagus untuk tim. Siapapun yang tampil, saya percaya mereka bisa menjaga kualitas permainan,” tambahnya.
Fase Emas Kiper Lokal
Kebangkitan Teja Paku Alam juga menjadi catatan positif bagi sepak bola Indonesia. Di tengah banyaknya tim Liga 1 yang mengandalkan kiper asing, Teja membuktikan dirinya mampu bersaing dan tampil konsisten di level tertinggi.
Dengan performa impresif dan dukungan pelatih, Teja kini disebut sedang menjalani fase terbaik dalam kariernya — sebuah pencapaian yang tak hanya membanggakan dirinya, tapi juga klub dan para pendukung Persib Bandung. (mad/hdl)







