Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
  • Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang
  • Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Fenomena WNI Pindah Kewarganegaraan ke Singapura, Pakar: Ada Sisi Positif dan Negatif

Fenomena WNI Pindah Kewarganegaraan ke Singapura, Pakar: Ada Sisi Positif dan Negatif

Peristiwa Moh. Usman16 Juli 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Dr Tuti Budirahayu Dra Msi Sosiolog Universitas Airlangga
Dr Tuti Budirahayu Dra Msi Sosiolog Universitas Airlangga

Surabaya (pilar.id) – Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Silmy Karim, baru-baru ini mengungkapkan bahwa fenomena Warga Negara Indonesia (WNI) yang pindah kewarganegaraan ke Singapura semakin marak.

Menurutnya, setiap tahun banyak mahasiswa Indonesia di Singapura yang mengubah kewarganegaraannya. Fenomena ini tentu saja menuai pro dan kontra di masyarakat.

Dr. Tuti Budirahayu Dra Msi, seorang sosiolog dari Universitas Airlangga (UNAIR), memberikan pandangannya terkait fenomena ini. Menurutnya, fenomena pindah kewarganegaraan merupakan bagian dari migrasi yang wajar terjadi.

“Ini seperti fenomena migrasi. Dalam migrasi, ada faktor penarik dan faktor pendorong,” ujarnya. Tuti menjelaskan bahwa fenomena ini terjadi karena adanya faktor penarik dan pendorong. Adanya peluang kerja, karier, dan kehidupan yang lebih baik menjadi faktor pendorong bagi para WNI untuk pindah ke Singapura.

“Faktor pendorongnya adalah kesempatan bekerja, berkarier, dan hidup lebih baik dibandingkan di daerah asal,” jelasnya.

Tuti juga menyebut bahwa keadaan Singapura yang lebih maju dan teratur di berbagai sektor, terutama ekonomi, menjadi faktor penarik bagi para WNI.

“Singapura adalah negara yang lebih maju, teratur, terkenal dengan disiplin yang tinggi, dan penghasilan yang lebih tinggi,” tambahnya.

Fenomena pindah kewarganegaraan ini tentu memiliki dampak bagi Indonesia. Menurut Tuti, jika diaspora Indonesia menetap di negara-negara yang lebih maju dan memberikan kontribusi, hal tersebut dapat meningkatkan citra Indonesia di mata dunia.

Baca Juga  Hari Ketiga PIMNAS, Peserta Tampilkan Penelitian dan Budaya Daerah

“Jika banyak orang Indonesia beremigrasi ke negara-negara maju, secara tidak langsung itu dapat meningkatkan citra Indonesia. Selain itu, diaspora tersebut dapat menerapkan pengetahuan dan keahliannya di Indonesia ketika kembali,” jelasnya.

Namun, Tuti juga mengakui adanya kemungkinan dampak negatif yang muncul. “Di sisi negatifnya, banyak orang yang beremigrasi tanpa memberikan dampak positif. Artinya, mereka tidak mendorong kemajuan daerah asal mereka. Berbagai sektor akhirnya terabaikan karena kurangnya sumber daya manusia,” tambahnya.

Bagaimana seharusnya pemerintah bertindak? Menurut Tuti, pemerintah sebaiknya tidak menghalangi fenomena ini. Fenomena pindah kewarganegaraan oleh WNI ini merupakan hak asasi manusia.

“Ini adalah hak asasi manusia. Tergantung apakah permohonan perpindahan kewarganegaraan disetujui oleh pihak Singapura atau tidak. Jika disetujui, maka seharusnya tidak ada masalah,” ungkapnya.

Tuti melihat bahwa kemunculan fenomena ini sebenarnya menjadi momentum bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan. Fenomena pindah kewarganegaraan ini mengindikasikan adanya masalah struktural di Indonesia.

“Jika fenomena ini terjadi secara masif, berarti ada sesuatu yang salah di Indonesia. Mungkin mereka beremigrasi karena merasa tidak nyaman tinggal di sini. Inilah momen bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan,” tegasnya. (usm/hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Universitas Airlangga

Berita Lainnya

FK UNAIR dan RSUD Dr Soetomo gelar pelatihan BLS di KBRI Rabat, bekali diaspora Indonesia dengan keterampilan darurat medis penting.

FK UNAIR dan RSUD Dr Soetomo Latih BLS Diaspora Indonesia di Maroko, Perkuat Respons Darurat Global

27 April 2026
FK UNAIR dan IDGNH Belanda sepakat menjalin kolaborasi internasional untuk riset, pertukaran ahli, dan peningkatan layanan medis.

Sinergi Lintas Benua: FK UNAIR dan IDGNH Belanda Jalin Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Kesehatan

23 April 2026
Mahasiswa UNAIR ciptakan Biofilter Farmtech, karpet kandang anti bau yang ubah limbah jadi kompos, juara 1 Business Plan nasional UPB.

Mahasiswa Universitas Airlangga Ciptakan Karpet Kandang Anti Bau, Raih Juara 1 Nasional Business Plan

22 April 2026
Guru Besar Sosiologi Gender Universitas Airlangga (UNAIR), Prof Dr Emy Susanti

Makna Hari Kartini 2026: Guru Besar UNAIR Tekankan Otonomi Perempuan dan Soroti Beban Ganda

21 April 2026
Wira Dharma Alrasyid

Lebaran Tanpa Mudik, Mahasiswa UNAIR Asal Aceh Pilih Bertahan di Surabaya dan Temukan Makna Baru

21 Maret 2026
Guru Besar Departemen Komunikasi, Prof Dra Rachmah Ida M Com PhD

Pemerintah Batasi Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Pakar UNAIR Ingatkan Risiko Konten Digital

13 Maret 2026
Prof. Dr. Tika Widiastuti, SE, MSc

Pakar UNAIR: Zakat Berperan Strategis Kurangi Ketimpangan Sosial di Indonesia

6 Maret 2026
Lailatul Muniroh SKM MKes, Dosen Program Studi Gizi FKM Universitas Airlangga

Pola Tidur Sehat Saat Puasa, Kunci Tekan Risiko Gangguan Metabolik di Bulan Ramadan

28 Februari 2026
Salsyabila Putri Pratama

Inspirasi Salsyabila Putri: Kembangkan JIVVA Sportswear, Brand Lokal yang Bidik Tren Gaya Hidup Sehat

25 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Polres Gresik mengembalikan tiga motor korban curanmor dan begal tanpa biaya setelah berhasil mengungkap komplotan pelaku kejahatan jalanan.

Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun

1 Juni 2026
Cole Palmer (sumber foto: facebook @ChelseaFC)

Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang

1 Juni 2026
Real Madrid

Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid

1 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.