Semarang (pilar.id) — Universitas Diponegoro (UNDIP) terus menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja melalui kuliah umum bersama Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D. yang digelar pada Jumat, 9 Mei 2025, di Conference Hall Gedung ICT Lantai 5, Kampus UNDIP Tembalang.
Mengangkat tema Strategi Menyiapkan Diri Sebagai Mahasiswa Handal dan Sukses dalam Dunia Kerja di Masa Depan, kuliah umum ini dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas.
Acara dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. rer. nat. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T., selaku Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNDIP, yang mewakili Rektor.
“Peran universitas bukan hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi dan karakter yang sesuai kebutuhan industri. Kami mengapresiasi kehadiran Menteri Ketenagakerjaan untuk berbagi wawasan strategis,” ujar Prof. Heru dalam sambutannya.
Dalam paparan kuliah umumnya, Prof. Yassierli menyoroti tantangan ketenagakerjaan di Indonesia, seperti rendahnya Human Capital Index yang hanya mencapai 0,540, serta minimnya tenaga kerja dengan keterampilan digital, yaitu hanya 19 persen.
“Karier saat ini tidak lagi bersifat linier, tetapi menyerupai jaring multidisiplin. Mahasiswa harus mengembangkan kombinasi technical skill, cognitive skill, dan soft skill,” ungkapnya.
Ia menekankan pentingnya growth mindset dan entrepreneurial mindset agar generasi muda mampu menghadapi ketidakpastian, beradaptasi dengan perubahan, dan menciptakan peluang, baik sebagai profesional maupun pelaku usaha.
“AI tidak akan menggantikan manusia. Tapi manusia yang mampu memanfaatkan AI akan menggantikan mereka yang tidak menguasainya,” tambah Yassierli, mengutip pandangan dari Harvard Business School.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dan reflektif, dipandu oleh Dr. Singgih Saptadi, S.T., M.T., dan mencakup berbagai isu strategis seperti ketidakpastian karier, transformasi industri, serta peran generasi muda dalam menciptakan ekosistem kerja berkelanjutan.
Sebagai bentuk apresiasi, UNDIP menyerahkan cendera mata kepada Menteri Ketenagakerjaan di akhir acara.
Melalui kuliah umum ini, UNDIP berharap mampu terus menjadi katalis dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga tangguh secara mental, adaptif terhadap teknologi, serta siap bersaing di era global. (ret/hdl)










