Surabaya (pilar.id) – Menjadi anak muda tak ada salahnya mencoba segala bidang sebagai pengalaman dan menambah wawasan. Hal itulah yang dilakukan oleh Habib Syahrul Asrori dan Gresia Zumarda Marthatiana. Ke dua anak muda ini, mencoba hal baru dengan terjun ke dunia film.
Mereka berperan dalam film Impian Anak Bahari yang diproduksi oleh Boomcraft Production House. Habib Syahrul sebagai pemeran utama yang berperan sebagai Doni, dan Gresia sebagai Ria menceritakan pengalaman mereka dalam Ngobrol Asik yang diadakan Stikosa-AWS pada Jumat (17/12/2021) melalui live Instragram Stikosa-AWS.
Habib bercerita, jika film yang menceritakan impian seorang anak desa menjadi seorang perwira ini, merupakan film pertama yang ia perankan
“Biasanya hanya syuting iklan, cuman kelihatan wajah dan gak ada dialog. Baru kali ini aku harus berdialog dan mendalami karakter,” ujar alumni Stikosa-AWS yang lulus pada tahun 2021 ini.
Tak hanya itu, dalam pendalaman karakter yang ia perankan berbeda 180 derajat dari kepribadiannya. Dalam karakter Doni yang diperankan, berwatak bijak, tegas, berkeinginan tinggi. Sedang dalam kesehariannya, Habib cenderung pribadi yang suka bercanda
“Beda banget sama karakter asliku yang suka bercanda, jadi aku harus riset dulu bagaimana menjadi seorang perwira yang bijak dan tegas, di mulai dari gaya bicaranya, cara duduk serta hal lainnya. Supaya dapat karakter yang pas dengan perawakan Doni,” jabar Habib yang saat ini bekerja sebagai Announcer Radio di Surabaya.
Namun, bagi Gresia yang memerankan Ria dalam film yang penggarapannya memakan waktu sekitar 4 bulan ini. Bercerita jika karakter Ria hampir sama dengan dirinya dalam kesehariannya
“Kesamaannya, Ria itu berwatak ceria, seperti di kehidupan asliku. Bedanya, cuman Ria suka baca buku sedang aku suka membaca lewat gawai. Jadi pendalaman karakternya tidak terlalu berbeda dengan keseharian ku,” papar Gresia.
Serupa dengan Habib, film yang akan terbit full di YouTube Boomcraft ini, merupakan project film pertama bagi perempuan berhijab ini
“Meskipun saya terbiasa berbicara di depan kamera sebagai MC tetapi ini pengalaman pertama saya, harus memerankan karakter seseorang,” ucapnya.
Selama proses syuting di Bondowoso, Gresia bercerita jika ada beberapa pengalaman yang berkesan baginya, seperti dirinya harus tinggal di lokasi yang tidak ada sinyal sama sekali selama beberapa hari
“Itu baru pertama juga, tinggal beberapa hari di tempat yang gak ada sinyal sama sekali. Tapi selama proses syuting disana sangat menyenangkan, malah aku ingin lagi main film,” cerita Gresia.
Meksi begitu, Gresia dan Habib merasa jika bermain film adalah rejeki lain bagi mereka, sembari menambah wawasan dan pengalaman. Namun kedepan, ke dua alumni Stikosa-AWS ini, masih tetap ingin fokus dengan dunia Broadcasting
“Kalau ditanya mau berpindah haluan, aku masih tetap pada basic ku sekarang di dunia MC, kalau diajak main film lagi, ya ayo..selagi tidak menanggu pekerjaan utama ku,” tegas Gresia.
Begitu juga dengan Habib, ia menyampaikan jika dirinya masih belum ingin lebih lagi terjun ke dunia film dan masih berfokus dengan karirnya sekarang
“Main film itu tambahan pengalamanku, karena Radio saya bisa sampai saat ini. Jadi saya gak akan meninggalkan radio yang sudah menjadi cita-citaku. Pesanku, buat anak muda, coba segala sesuatu yang positif. Sampai kalian menemukan yang sesuai dengan diri kalian,” pesan Habib. (jel)









