Milan (pilar.id) – Kabar baik datang bagi Inter Milan jelang laga pembuka fase grup Liga Champions 2025/26 melawan Ajax Amsterdam, Rabu (17/9/2025). Striker andalan Marcus Thuram dipastikan bisa dimainkan setelah sebelumnya menimbulkan kekhawatiran usai mengalami kram saat melawan Juventus di Derby d’Italia.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, cedera Thuram tidak serius dan sang penyerang berusia 28 tahun siap masuk skuad Cristian Chivu untuk lawatan ke Johan Cruyff Arena. Kehadirannya sangat dibutuhkan Inter yang tengah mencari momentum kebangkitan setelah hasil mengecewakan di Serie A.
Drama Kekalahan di Allianz Stadium
Akhir pekan lalu, Inter Milan harus menelan kekalahan pahit 4-3 dari Juventus di Allianz Stadium. Pertandingan berlangsung dramatis dengan gol penentu kemenangan dicetak Vasilije Adzic pada menit ke-91.
Selain gol Adzic, laga juga diwarnai torehan dari Lloyd Kelly, Kenan Yildiz, dua gol Hakan Calhanoglu, serta sundulan dari duet bersaudara Marcus Thuram dan Khephren Thuram.
Meski tampil dominan di babak kedua, Inter gagal mempertahankan keunggulan. Chivu mengakui timnya masih lemah dalam mengelola momentum.
“Kami tidak tahu bagaimana mengelola keunggulan itu, padahal dominasi ada pada kami di babak kedua,” ujar Chivu seusai laga.
Kontroversi Senyum Thuram Bersaudara
Kekalahan dramatis itu juga menyisakan kontroversi. Beberapa pendukung Inter merasa kecewa melihat Marcus Thuram tertawa bersama Khephren saat VAR memeriksa gol kemenangan Adzic.
Menanggapi hal tersebut, Chivu memilih untuk tidak memperpanjang polemik.
“Saya tidak melihatnya, saya tidak tahu konteksnya. Mari hentikan kontroversi, itu tidak baik untuk siapa pun,” tegasnya.
Pelatih asal Rumania itu lebih menekankan pada aspek permainan dan menilai performa tim sudah berada di jalur yang tepat meski hasil akhir mengecewakan.
Fokus Hadapi Ajax
Dengan jadwal padat dan sorotan besar dari publik, laga melawan Ajax di Liga Champions menjadi ujian penting bagi Inter. Chivu diyakini merasa lega dengan kepastian ketersediaan Marcus Thuram, yang diharapkan bisa kembali jadi pembeda di lini depan.
Bagi Nerazzurri, kemenangan di Amsterdam tidak hanya penting untuk membuka fase grup dengan positif, tetapi juga sebagai modal untuk memulihkan kepercayaan diri usai terpeleset di Derby d’Italia. (wid)










