Solok (pilar.id) – Ketika mendengar kata pasar, bayangan kita pasti langsung di bawa ke sebauh pusat perbelanjaan yang kumuh, dipenuhi pedangang dan pembeli yang berserakan di mana-mana, dan tempat yang kurang nyaman.
Namun, semua kesan dan citra itu ingin diubah oleh Pemerintah Kota Solok. Mereka terus melakukan revitalisasi pasar raya dengan meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis.
Wakil Wali Kota (Wawako) Solok Ramadhani Kirana Putra di Solok, Jumat (18/2/2022) mengatakan revitalisasi Pasar Raya Solok ini bagian dari salah satu program strategis Pemkot Solok periode 2021/2024.
Revitalisasi dilakukan sebagai upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjadikan pasar yang lebih bersih, higienis dan nyaman sehingga pasar dapat menjadi tujuan utama.
“Sebagaimana pada dasarnya pasar sebagai urat nadi pertumbuhan ekonomi di daerah,” ujar dia.
Untuk itu, Dhani mengingatkan kepada seluruh OPD terkait untuk menyelesaikan program strategis ini secara baik dengan memastikan ketepatan dan benar dari sisi mekanisme anggaran.
“Sehingga ke depannya tidak menyebabkan permasalahan dalam pelaksanaan revitalisasi pasar raya Solok,” kata dia.
Selain itu, Pemkot Solok akan memulai penataan pasar per-kawasan, yang dimulai dari pasar raya tahap empat sampai ke tahap tiga, yakni di samping atalanta sport sampai los jariang.
“Kemudian toilet yang dalam kondisi rusak juga akan diperbaiki,” ucap Ramadhani.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan agar Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM telah melakukan pendataan secara detail dan rinci, agar setelah selesai pengerjaan pasar tersebut, tidak terdapat penambahan pedagang selain yang telah ada sekarang.
“Perencanaan dan pelaksanaan revitalisasi pasar ini harus jelas, agar tidak menimbulkan masalah. Kalaupun ketika nanti ada masalah, akan bisa kita selesaikan dengan baik,” ujar dia.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Solok, Zulferi mengatakan pengerjaan koridor di pasar raya tahap IV ini akan berdampak kepada 146 pedagang dan tim sedang melakukan identifikasi sesuai jenis dagangan dan akan dialihkan ke lokasi sementara.
“Selain itu, kita juga sudah melakukan sosialisasi kepada pedagang pada Rabu (16/2) kemarin. Prinsipnya pedagang mau direlokasi ke tempat sementara pada saat setelah Lebaran Idul Fitri nanti,” ucapnya.
Sebelumnya, Pemkot Solok juga telah mengadakan rapat mengenai penataan Pasar Raya Solok, di ruang Rapat Akmal Bappeda Kota Solok, Kamis (17/2) dalam rangka membahas perencanaan pengerjaan koridor Pasar Raya Solok di Pasar Raya Tahap 4, serta perbaikan toilet di Pasar Raya Solok. (lin/fat/antara)

