Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Kuliner»Memasak Manok Pansoh Hidangan Khas Masyarakat Adat dari Tiga Alumni MCI

Memasak Manok Pansoh Hidangan Khas Masyarakat Adat dari Tiga Alumni MCI

Kuliner Dina Prihatini7 September 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Memasak ulang makanan khas masyarakat adat. (Foto : Antara)

Jakarta (pilar.id) – Dengan latar belakang budaya mereka, tiga alumni Masterchef Indonesia (MCI) membagikan pengalaman memasak ulang makanan khas masyarakat adat, hidangan-hidangan yang sangat berlainan.

Mereka adalah La Ode, alumni MCI musim delapan, yang memasak manok pansoh dari Kalimantan Barat; Fifin Liefang, alumni MCI musim enam, membuat uta kelo dari Sulawesi Tengah; serta Jordhi Aldyan Latif, alumni MCI musim enam, yang memasak rumpu rampe dari Nusa Tenggara Timur.

Silvy Motoh, perwakilan dari Aliansi Masyarakat Adat (AMAN), mengatakan biasanya komunitas adat merasa tidak percaya diri terhadap kekayaan kuliner mereka, padahal kuliner tersebut merupakan pengetahuan berharga yang perlu dilestarikan.

Berikut pengalaman menarik dan fakta di balik makanan masyarakat adat, dikutip melalui siaran pers pada Selasa (6/9).

Petik dari kebun sendiri
Jordhi menerangkan rumpu rampe memiliki arti banyak dan beragam karena bahan-bahan pembuatnya banyak sekali. Ia sempat bertanya kepada teman yang berasal dari Maumere bahwa hidangan tersebut bisa dibuat dari bahan-bahan yang dipetik dari hasil kebun sendiri.

Sementara Fifin yang baru pertama kali memasak uta kelo juga bercerita bahwa bahan masakan tersebut mudah ditemukan dan ramah di kantong.

“Saya sempat mencari tahu banyak hal soal uta kelo. Makanan sehari-hari ini mirip dengan lodeh, tapi bahannya unik. Sama-sama pakai terong dan santan, tapi uniknya uta kelo juga menggunakan daun kelor dan pisang mentah,” urai Fifin.

Baca Juga  Berikut Ini 5 Tips Siapkan Makanan Sehat Ala Alumni Masterchef Indonesia

Minim bumbu tapi kaya rasa
Fifin mengatakan bumbu uta kelo jauh lebih simpel daripada lodeh yang dibubuhi berbagai macam bumbu, yaitu hanya berupa bawang merah dan cabai rawit.

Uta kelo, menurut Fifin, memiliki cita rasa yang cenderung asin gurih dan pedas, serta rasa manis alami bisa didapat dari daun kelor.

“Yang menarik adalah tekstur dan rasa pisang mentah yang ketika matang jadi seperti kentang. Orang rumah yang tidak suka pisang saja suka banget menyantap pisang dalam uta kelo,” tuturnya.

Ketika melihat resep rumpu rampe, Jordhi yakin masakan ini akan jadi makanan favoritnya yang baru karena menonjolkan kekayaan rasa dari bahan makanan Indonesia.

“Ada rasa pahit, asin, manis, pedas, semuanya menyatu. Bumbunya juga hanya garam, bawang merah, bawang putih, dan cabai yang dihaluskan, lalu ditumis dengan daun jeruk. Rasanya sedap banget. Apalagi, aku memang suka sayuran,” jelas Jordhi.

Cara masak simpel tapi tricky
Bagi La Ode, yang memasak manok pansoh, menurutnya hidangan ini sangat unik dan sangat Indonesia karena memasaknya harus dengan bambu.

“Masakan ini sangat identik dengan bambu. Kalau tidak dimasak dengan bambu, misalnya dengan oven, dia tidak bisa lagi disebut manok pansoh. Ditambah lagi, aroma bambu bakar yang khas tak bisa digantikan oleh aroma lain,” terangnya.
Menurutnya, menjaga api agar tetap stabil juga perlu trik, yaitu api harus terus ditiup agar tidak mati.

Baca Juga  Berikut Ini 5 Tips Siapkan Makanan Sehat Ala Alumni Masterchef Indonesia

“Proses memasak seperti ini membuat kita jadi lebih menghargai nilai sebuah masakan. Ketika prosesnya sudah berhasil dilalui, hingga kemudian makanannya matang, nikmatnya jadi dua kali lipat. Rasanya mewah sekali,” tuturnya.

Sehat tanpa penyedap
Silvy, yang berasal dari Sulawesi Tengah, mengatakan kuliner masyarakat adat cenderung jarang menggunakan minyak, apalagi dalam jumlah banyak. Minyak yang digunakan adalah minyak alami dari bahan protein, misalnya ayam.

Memasak dengan cepat membuat kandungan vitamin tetap terjaga, seperti memasak manok pansoh mengingat ayamnya sudah dipotong kecil-kecil. Sementara daun kelor yang mampu memperbaiki kondisi gizi buruk di NTT juga hanya perlu dimasak sebentar saja.

Festival kuliner hingga kompetisi memasak
Selain melalui festival kuliner, Silvy memandang reality show kompetisi memasak bisa menjadi kendaraan yang tepat untuk mempromosikan makanan komunitas adat.

Fifin dan La Ode berpendapat kuliner masyarakat adat harus dilestarikan walaupun tidak disajikan dalam sebuah ritual adat. Sementara bagi Jordhi, yang mengakui bahwa generasinya merupakan generasi cepat saji, pameran makanan juga bisa menjadi ajang yang baik untuk memperkenalkan pengunjung pada warisan nusantara. (din/antara)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Aliansi Masyarakat Adat (AMAN) alumni Masterchef Indonesia makanan khas masyarakat adat

Berita Lainnya

Berikut Ini 5 Tips Siapkan Makanan Sehat Ala Alumni Masterchef Indonesia

27 September 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.