Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Esai»Menuju Transformasi Digital yang Dangkal

Menuju Transformasi Digital yang Dangkal

Esai Hendro D. Laksono1 Agustus 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
(ilustrasi: Hendro D. Laksono, pilar.id)

Ingat saat sistem zonasi dipaksa membumi dalam seleksi penerimaan siswa atau peserta didik baru? Niatnya mulia, agar segala sesuatu bisa lebih transparan dan adil. Siswa menempuh pendidikan sesuai tempat tinggal, tak kehabisan energi di jalan menuju sekolah atau rumah.

Gagasan sistem zonasi memberi ruang keadilan, bahwa setiap siswa akhirnya berpeluang untuk masuk di sekolah terdekat, yang bisa jadi merupakan sekolah favorit. Ah, sejak dulu saya tidak terlalu suka ide ‘sekolah favorit’. Istilah yang, maaf, sangat congkak dan kapitalistik.

Orang tua murid mulai riuh mempersoalkan. Gara-gara alasan sederhana, bahwa tidak semua wilayah memiliki sekolah. Di luar itu, ada keluarga pendatang yang belum memiliki KTP di daerah dia tinggal. Seorang kawan mengingatkan di laman facebooknya, “Kalo sistemnya seperti ini yang beda provinsi ga bisa ikutan daftar skul di Surabaya. Kalo pun bisa harus ada surat pindah tugas ortu, lhaa kalo anaknya pingin skul nang Surabaya gimana, padahal tahun 2017 masih ada kuota 1 persen khusus untuk peserta didik yang dari luar provinsi”.

Di sisi lain, ada yang mengingatkan keberadaan sekolah negeri yang harusnya ada di setiap radius tertentu. Sampai muncul kalimat, “Intinya, kalau maksa pindah tidur, sediakan dulu kasurnya”.

Hendro D. Laksono, Redaktur Pelaksana Pilar.ID

Lalu di 2022, hal serupa muncul lagi. Kali ini beda tema, ‘Kementerian Kominfo dan Penyelenggara Sistem Elektronik atau PSE’. Narasi yang muncul, Kementerian Kominfo telah mengirimkan surat pada para Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang mengoperasikan Sistem Elektronik (SE) Terpopuler pada tanggal 22 Juli 2022 dan memberitahukan kembali kewajiban PSE untuk segera melakukan pendaftaran SE yang dioperasikan dalam waktu 5 hari kerja terhitung sejak 25 Juli 2022.

Baca Juga  Kementerian Kominfo Minta Bantuan Dubes AS Rayu 7 PSE Melakukan Pendaftaran, Mulai Lelah?

Lalu tiba saatnya, beberapa website diblokir. Game online seperti Epic Game, Steam, Dota 2, UPlay, Origin (EA), dan Counter Strike tak lagi bisa diakses. Paypal, meski kini kembali bisa diakses, bernasib sama.

Di sejumlah grup diskusi, pemblokiran Paypal jadi isu yang super riuh. Maklum, bagi pelaku industri kreatif, IT, bahkan UMKM yang bermain di ranah e-commerce, Paypal adalah solusi bertahun-tahun yang terbukti membantu. Karena di luar Paypal, mereka harus menggunakan kartu kredit untuk bertransaksi. Sementara Paypal, sejak beberapa tahun lalu, sudah bisa diaktivasi dengan kartu debet atau rekening bank lokal.

Lewat Paypal, mereka bisa mendulang rezeki dari marketplace dunia. Di sisi lain, lewat Paypal, mereka bisa leluasa belanja software, produk fashion, hosting, cloud storage, domain, dan masih banyak lagi. Lalu Paypal diblokir. Mereka sontak berteriak, bahkan terang-terangan mendengungkan tagar ‘blokir kominfo’.

Ada yang bilang, kebijakan PSE akan menghidupkan industri digital tanah air. Masalahnya, seperti catatan di awal, ibarat disuruh pindah tempat, kasur yang baru belum ada.

Google dan Yahoo Search, juga Bing dan Yandex, adalah penyubur traffic semua pengelola website. Jadi meskipun website kita sudah terdaftar sebagai PSE resmi, jika search engine ini, suatu saat nanti benar-benar diblokir, maka selesai sudah. Website hanya dapat visitor dari luar negeri. Pengelola website akan hidup dari direct traffic dan social. Sampai di sini, jika platform social nanti ikut-ikutan diblokir, maka peluang dapat traffic hanya di kanal direct.

Baca Juga  Peta Jalan Indonesia Digital Miliki Enam Arah Strategis, Apa Saja?

Itu baru website. Sekarang bicara platform pembayaran digital. Paypal, mohon maaf, saat ini belum tergantikan. Platform internasional tak semua melayani transfer antar bank. Tawarannya jelas, kalau bukan paypal ya kartu kredit. Jadi harus punya kartu kredit?

Akhirnya kita seperti tenggelam dalam obrolan klasik tentang kebijakan pemerintah yang seringnya tak membuat hidup lebih mudah. Selain kebijakan untuk tunduk, lupa jika kita bangsa merdeka, lalu perlahan melemah dan jatuh. Selebihnya, kita akan bicara wacana transformasi digital yang dangkal. Atau gagasan e-commerce yang hanya bikin lemes. ***

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Counter-Strike Dota 2 Epic Game Game online Kementerian Kominfo RI Origin (EA) Paypal pemblokiran platform digital Penyelenggara Sistem Elektronik PSE sekolah favorit sistem zonasi Steam transformasi digital UPlay

Berita Lainnya

Direktur Utama PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI), Yulina Hastuti

Yulina Hastuti Raih Indonesia CEO Excellence Awards 2025, Bukti Kiprah Pemimpin Perempuan di Industri Logistik

20 Januari 2026
Menteri PANRB Rini Widyantini

Menteri Rini Dorong Transformasi Digital Kearsipan Nasional Lewat 6 Rekomendasi Strategis

22 Mei 2025
Google nobatkan Jawa Timur sebagai pelopor transformasi digital pendidikan. SMKN 12 Surabaya jadi sekolah rujukan pertama di Indonesia.

Jawa Timur Dinobatkan Google sebagai Pelopor Transformasi Digital Pendidikan

2 Mei 2025
Ilustrasi seorang perempuan sedang menggunakan laptop (foto: Pavel Danilyuk, pexels)

Tingkatkan Kesehatan Fisik dan Mental lewat 5 Kursus Kesehatan Online Terbaik di Coursera

12 April 2025
Pemindai Barcode AI dari Newland AIDC

Newland AIDC Luncurkan Pemindai Barcode AI, Percepat Transformasi Digital di Indonesia

1 Maret 2025
Layanan penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry

Transformasi Digital ASDP Picu Kenaikan Pendapatan Hingga Rp 4,20 Triliun

7 Desember 2024
Warga Kota Surabaya sedang berkonsultasi di Posko PPDB 2024

Wali Kota Surabaya Tunggu Arahan Pemerintah Terkait Rencana Penghapusan PPDB Zonasi

5 Desember 2024
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy (tengah) bersama Pendiri CORE Indonesia Hendri Saparini (kanan) dan Direktur CORE Indonesia Mohammad Faisal (kiri) foto bersama saat acara Youth Economic Summit 2024 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta (foto: Dok Suara.com)

Youth Economic Summit 2024: Pemuda Indonesia Berperan Wujudkan Lompatan Ekonomi Berkelanjutan

24 November 2024

Sant Pau dan Huawei Kolaborasi Digitalisasi Layanan Kesehatan, Optimalkan Efisiensi dan Keamanan Data

13 November 2024
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.