Jakarta (pilar.id) – Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, menyampaikan kesuksesan berbagai program dan kegiatan yang telah terlaksana dengan baik pada tahun anggaran 2023. Meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, TNI Angkatan Darat berhasil meraih sejumlah pencapaian dan prestasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Panglima TNI Agus Subiyanto dalam acara penyerahan naskah risalah serah terima jabatan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) serta penandatanganan dan penyerahan risalah Ketua Pembina Yayasan Kartika Eka Paksi. Acara berlangsung di Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD), Jakarta, pada Kamis (30/11/2023).
Panglima TNI menyebutkan bahwa fokus utama TNI saat ini adalah penanganan masalah di Papua, penanggulangan bencana alam, dan persiapan menghadapi pesta demokrasi Pemilu. “Visi saya adalah menciptakan TNI yang prima. Saya ingin mewujudkan TNI yang profesional, dengan prinsip well-equipped, well-trained, dan well-paid, sehingga dapat melaksanakan tugas pokok dengan baik,” tegasnya.
Mengenai situasi di Papua, Jenderal TNI Agus menekankan pentingnya mengedepankan kearifan lokal masyarakat dan melakukan pendekatan soft power. “Kita perlu menggunakan smart power dan soft power terlebih dahulu, baru kemudian kita tingkatkan dengan operasi teritorial yang didukung oleh operasi intel dan operasi tempur pasukan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jenderal TNI Agus Subiyanto juga menyampaikan harapannya bahwa di bawah pimpinan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, misi TNI Angkatan Darat yang prima dapat terwujud. “Dalam menghadapi dinamika yang kompleks, kita harapkan agar setiap saat pasukan siap operasi untuk mendukung kesiapan operasional TNI AD,” tutupnya.
Setelah penyerahan risalah serah terima jabatan, dilaksanakan juga serah terima Yayasan Kartika Eka Paksi sebagai bagian dari rangkaian agenda pergantian pejabat ketua pembina yayasan. Yayasan ini telah lama menjadi pendukung kesejahteraan keluarga besar Angkatan Darat dalam bidang sosial, kemanusiaan, keagamaan, dan pendidikan. (hdl)










