London (pilar.id) – Bek kanan Tottenham Hotspur, Pedro Porro, menegaskan bahwa timnya pantas berlaga di Liga Champions musim 2025/26, meski musim lalu hanya finis di peringkat ke-17 klasemen Premier League.
Dalam wawancara dengan harian Spanyol ABC, Porro mengakui performa Spurs di liga domestik sangat mengecewakan. Dari 38 laga Premier League musim lalu, Tottenham hanya meraih 11 kemenangan dan nyaris terdegradasi, unggul tipis di atas Leicester City yang akhirnya turun kasta.
Namun, performa berbeda justru ditunjukkan di kompetisi Eropa. Spurs sukses menjuarai Liga Europa setelah mengalahkan Manchester United di partai final. Kemenangan itu memastikan tiket mereka ke Liga Champions, sekaligus mengakhiri puasa gelar selama 17 tahun.
“Kami memang mengalami tahun yang sulit di liga karena banyak faktor. Saya melihat dua versi berbeda dari tim ini: satu di Premier League dan satu di Liga Europa,” ujar Porro.
“Di Liga Europa, kami tahu cara bersaing dengan baik dan itu membuahkan hasil. Meski gagal di liga, kami menutup musim dengan trofi dan lolos ke Liga Champions. Kami pantas mendapatkannya.”
Keberhasilan tersebut tidak serta-merta menyelamatkan posisi pelatih Ange Postecoglou. Chairman Daniel Levy memutuskan melakukan perubahan besar dengan menunjuk Thomas Frank sebagai manajer baru.
Di bawah asuhan Frank, Tottenham mengoleksi enam poin dari tiga laga awal Premier League musim ini. Mereka dijadwalkan menghadapi Villarreal pada akhir bulan ini dalam laga perdana fase grup Liga Champions. (mad)









