Surakarta (pilar.id) – Laga pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 menghadirkan duel sengit antara Persis Solo melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Manahan, Rabu (22/4). Tuan rumah sukses membalikkan keadaan dan menang 2-1 setelah sempat tertinggal lebih dulu.
Bhayangkara FC membuka keunggulan cepat pada menit ke-3 melalui gol Moussa Sidibe. Namun, Persis mampu merespons dengan baik dan menyamakan skor lewat Dimitri Lima pada menit ke-31.
Momentum pertandingan berbalik jelang turun minum setelah Luka Dumancic mencetak gol pada masa injury time babak pertama (45+5), memastikan keunggulan 2-1 bagi tim tuan rumah hingga akhir laga.
Bhayangkara Akui Kelemahan, Pelatih Soroti Penyelesaian Akhir
Kapten Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto, mengakui bahwa Persis tampil lebih efektif sepanjang pertandingan. Ia menilai timnya perlu melakukan evaluasi menyeluruh agar hasil serupa tidak terulang pada laga berikutnya.
Hal senada disampaikan pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster. Ia menyoroti banyaknya peluang yang gagal dimaksimalkan oleh anak asuhnya, terutama setelah unggul lebih dulu. Minimnya efektivitas di lini depan menjadi faktor utama kekalahan tim berjuluk The Guardian tersebut.
Debut Evandra Florasta Jadi Harapan Baru
Di tengah hasil yang kurang memuaskan, Bhayangkara FC mendapatkan kabar positif dari debut pemain muda Evandra Florasta. Gelandang yang sebelumnya mencuri perhatian bersama Timnas U-17 itu menjalani laga perdananya di level profesional.
Evandra masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-57, menggantikan Wahyu Subo Seto. Penampilannya cukup menjanjikan dengan keberanian mengatur tempo permainan serta distribusi bola yang rapi.
Melalui pernyataan di media sosial, Evandra menyampaikan rasa syukur atas kesempatan debut yang diberikan oleh tim pelatih Bhayangkara FC. Meski timnya kalah, pengalaman tersebut menjadi langkah awal penting dalam karier profesionalnya.
Persis Perkuat Posisi, Bhayangkara Fokus Bangkit
Kemenangan ini menjadi tambahan poin penting bagi Persis Solo dalam menjaga momentum di papan klasemen. Sementara itu, Bhayangkara FC harus segera berbenah untuk menghadapi sisa pertandingan musim ini.
Meski hasil belum berpihak, kemunculan talenta muda seperti Evandra Florasta menjadi sinyal positif bagi masa depan tim dan sepak bola Indonesia. Dengan usia yang masih muda, ia diproyeksikan menjadi salah satu pilar penting di lini tengah dalam beberapa musim mendatang. (mad)









