Sleman (pilar.id) – Laga antara PSBS Biak dan Persija Jakarta pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 dipastikan menjadi duel menarik dengan kepentingan berbeda. Pertandingan akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (18/4) pukul 19.00 WIB.
Persija datang dengan kepercayaan diri tinggi usai kemenangan meyakinkan atas Persebaya, sementara PSBS Biak berupaya bangkit dari tren negatif demi keluar dari zona degradasi.
Persija Incar Konsistensi di Fase Krusial
Persija yang saat ini berada di posisi ketiga klasemen dengan 55 poin menargetkan kemenangan untuk menjaga peluang bersaing di papan atas. Pada pertemuan pertama musim ini, Macan Kemayoran tampil dominan dengan kemenangan 3-0, di mana Emaxwell Souza mencetak hattrick.
Pelatih Mauricio Souza menekankan pentingnya menjaga fokus sepanjang pertandingan. Ia menilai setiap laga di fase akhir musim memiliki nilai krusial sehingga tim harus tampil konsisten selama 90 menit penuh.
Namun, Persija tidak datang dengan skuad lengkap. Beberapa pemain seperti Shayne Pattynama, Mauro Ziljstra, dan Witan Sulaeman dipastikan absen karena masalah kebugaran dan cedera.
Meski demikian, Mauricio tetap meminta anak asuhnya untuk tidak meremehkan lawan. Ia menilai setiap tim yang menghadapi Persija selalu memiliki motivasi ekstra untuk tampil maksimal.
PSBS Biak Andalkan Motivasi Keluar dari Zona Merah
Di sisi lain, PSBS Biak menghadapi tekanan besar setelah menelan lima kekalahan beruntun. Tim asuhan Marian Mihail saat ini berada di posisi ke-18 klasemen, zona yang mengancam keberlangsungan mereka di kasta tertinggi.
Meski dalam tren negatif, Mihail melihat laga melawan Persija sebagai peluang untuk membangkitkan semangat tim. Ia menilai menghadapi klub besar dengan sejarah panjang di Indonesia menjadi motivasi tambahan bagi para pemainnya.
Pelatih asal Rumania tersebut berharap timnya mampu tampil dengan intensitas tinggi dan menyamai level permainan Persija. Bermain di kandang sendiri juga diharapkan menjadi faktor yang bisa dimaksimalkan oleh PSBS.
Dengan perbedaan posisi di klasemen dan kondisi performa yang kontras, laga ini menjadi ujian mental bagi kedua tim. Persija berupaya menjaga konsistensi di jalur papan atas, sementara PSBS Biak berjuang keras untuk keluar dari tekanan zona degradasi. (mad/hdl)









