Paris (pilar.id) – Paris Saint-Germain memastikan tiket ke final Liga Champions 2024/25 setelah menundukkan Arsenal dengan skor 2-1 (agregat 3-1) pada leg kedua semifinal yang berlangsung di Parc des Princes, Rabu (8/5) dini hari WIB.
Gol-gol dari Fabián Ruiz dan Achraf Hakimi mengantar Les Parisiens ke partai puncak melawan Inter Milan di Munich.
Arsenal sebenarnya tampil agresif sejak menit pertama. Tim asuhan Mikel Arteta langsung menekan dan menciptakan peluang emas melalui Gabriel Martinelli dan Martin Ødegaard di 10 menit awal, namun kiper Gianluigi Donnarumma tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting.
PSG yang mengantongi keunggulan 1-0 dari leg pertama tak terburu-buru menyerang. Mereka justru bermain efektif dan berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-27.
Bola hasil sapuan lini belakang Arsenal jatuh ke kaki Fabián Ruiz, yang mengontrol dengan dada sebelum melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti tanpa bisa dibendung David Raya.
Keunggulan PSG makin kokoh di babak kedua. Pada menit ke-71, kombinasi apik di lini tengah membuahkan ruang bagi Ousmane Dembélé yang baru masuk dari bangku cadangan.
Ia menyodorkan umpan matang kepada Achraf Hakimi, yang menyelesaikannya dengan tembakan menyilang ke tiang jauh untuk membawa tuan rumah unggul 2-0.
Arsenal sempat memberi harapan bagi pendukungnya lewat gol Bukayo Saka di menit ke-76, memanfaatkan situasi kontroversial ketika bek PSG mengira terjadi pelanggaran.
Wasit mengabaikan protes, dan Saka menceploskan bola untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, upaya Arsenal untuk memaksa laga ke perpanjangan waktu kandas setelah Saka menyia-nyiakan peluang emas di menit ke-79, serta ketatnya pertahanan PSG di sisa laga.
PSG sempat mendapat hadiah penalti pada menit ke-69 akibat handball oleh Jurrien Timber, namun sepakan Vitinha berhasil digagalkan David Raya.
Pertandingan berlangsung keras dengan total enam kartu kuning, empat di antaranya untuk Arsenal. Luis Enrique juga membuat keputusan tak terduga dengan memasukkan Gonçalo Ramos menggantikan bek Nuno Mendes di menit akhir, menggambarkan kepercayaan dirinya meski unggul.
Dari sisi statistik, Arsenal lebih dominan dalam hal tembakan dan tendangan sudut (6 berbanding 2), namun PSG lebih efektif dengan lebih banyak tembakan tepat sasaran. Kedua tim mencatatkan 11 pelanggaran.
Dengan hasil ini, PSG kembali melangkah ke final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 2019/20. Mereka akan menantang Inter Milan yang lebih dulu memastikan tempat di final. (mad/hdl)










