Paris (www.pilar.id/) – Paris Saint-Germain (PSG) memulai petualangan mereka di Liga Champions musim 2025/26 dengan laga berat menghadapi Atalanta di Parc des Princes, Rabu (17/9) malam waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.
Pertemuan ini mempertemukan juara bertahan Eropa dengan salah satu tim paling konsisten dari Italia dalam beberapa tahun terakhir.
PSG Incar Awal Sempurna
PSG datang dengan status mentereng setelah mengangkat trofi Liga Champions pertama mereka pada Mei lalu di Munich, usai menaklukkan Inter Milan 5-0. Klub asal ibu kota Prancis ini juga menjadi salah satu tim paling konsisten di kompetisi elite Eropa, empat kali mencapai semifinal dalam enam musim terakhir (2020, 2021, 2024, 2025).
Statistik juga berpihak pada PSG. Dalam 12 laga terakhir Liga Champions, Les Parisiens meraih 10 kemenangan. Mereka hanya kalah sekali dari 11 pertemuan terakhir menghadapi klub Italia. Achraf Hakimi menjadi pemain kunci dengan lima assist musim lalu, rekor yang hanya disamai oleh Davide Zappacosta dari Atalanta.
Atalanta, Kuda Hitam Eropa
Sejak menembus perempat final Liga Champions 2020, Atalanta menjelma sebagai salah satu wakil Italia paling disegani.
Mereka sempat menyingkirkan Bayer Leverkusen dalam perjalanan menuju perempat final Liga Europa 2022, lalu mengulang duel melawan tim Jerman itu di final musim berikutnya dan keluar sebagai juara berkat kemenangan 3-0 di Dublin.
Musim lalu, Atalanta kembali tampil di Liga Champions dengan hasil mengejutkan: menahan Arsenal 0-0 dan memaksa Barcelona bermain imbang 2-2. Catatan tersebut membuktikan tim asal Bergamo mampu bersaing dengan favorit juara.
Peta Kekuatan Atalanta
Ivan Juric diperkirakan menurunkan formasi 3-4-3 dengan Marco Carnesecchi di bawah mistar. Isak Hien dan Giorgio Scalvini akan mengawal lini pertahanan bersama kapten Berat Djimsiti. Di sektor sayap, Raoul Bellanova unggul dalam kecepatan di sisi kanan, sementara Nicola Zalewski berpotensi dimainkan di kiri.
Di lini tengah, duet senior Marten de Roon dan Mario Pasalić menjadi pengatur tempo. Absennya Éderson akibat cedera memberi peluang bagi Yunus Musah atau Marco Brescianini untuk tampil. Charles De Ketelaere akan berperan sebagai motor serangan, dibantu Daniel Maldini yang terus berkembang.
Kondisi lini depan masih menjadi tanda tanya. Gianluca Scamacca diragukan tampil karena cedera lutut, sementara kepastian soal Ademola Lookman masih abu-abu. Jika keduanya absen, Nikola Krstović diprediksi akan mengisi posisi ujung tombak.
Catatan Khusus
- PSG dan Atalanta terakhir kali bertemu pada perempat final Liga Champions 2020, ketika klub Prancis menang dramatis 2-1.
- PSG hanya kalah sekali dari 11 laga terakhir melawan tim Italia.
- Atalanta selalu mencetak gol dalam empat laga terakhir di kompetisi Eropa.
PSG jelas difavoritkan dengan status juara bertahan dan rekor impresif di Eropa. Namun, Atalanta dikenal sebagai tim yang tak gentar menghadapi lawan besar. Laga di Parc des Princes diperkirakan berlangsung ketat, dengan PSG tetap lebih berpeluang meraih kemenangan tipis. (mad/hdl)









