Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Bisnis»Saham Syariah: Investasi Halal di Tengah Tantangan Literasi

Saham Syariah: Investasi Halal di Tengah Tantangan Literasi

Bisnis Moh. Usman15 Maret 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Sandiaga Uno dalam Expert Class Nyantri Saham Bareng Kabar Bursa
Sandiaga Uno dalam Expert Class Nyantri Saham Bareng Kabar Bursa

Jakarta (pilar.id) – Industri keuangan syariah di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan pesat, tetapi tingkat literasi ekonomi syariah masih menjadi tantangan besar. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa literasi ekonomi syariah di Indonesia baru mencapai 65 persen.

Sementara itu, total aset keuangan syariah di Tanah Air telah mencapai Rp 2.800 triliun, namun pangsa pasarnya masih berkisar antara 10,35 persen hingga 11 persen—jauh di bawah Malaysia yang telah mencapai hampir 30 persen.

Plt. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, menyoroti bahwa meskipun sektor keuangan syariah terus berkembang, masih banyak masyarakat yang belum memahami konsep dan manfaat dari produk keuangan berbasis syariah.

“Anak muda saat ini sangat melek teknologi, kreatif, dan cepat beradaptasi. Namun, ada fenomena seperti YOLO (You Only Live Once), FOMO (Fear of Missing Out), dan FOPO (Fear of Other People’s Opinion) yang membuat mereka cenderung mengambil keputusan finansial tanpa pertimbangan matang,” ujar Ismail dalam acara Nyantri Saham Bareng Kabar Bursa di Aula VIP Al Malik Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (15/3/2025).

Saham Syariah: Investasi Halal yang Menguntungkan

Dalam kesempatan yang sama, pengusaha dan investor saham Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan bahwa investasi saham syariah merupakan pilihan terbaik bagi mereka yang ingin membangun masa depan finansial yang sehat dan tetap berpegang pada prinsip Islam.

Menurutnya, saham syariah tidak hanya memberikan keuntungan melalui dividen dan kenaikan harga saham, tetapi juga memastikan transaksi yang dilakukan sesuai dengan prinsip syariah.

Baca Juga  Sandiaga: Indonesia Harus Jadi Aktor Kunci Industri Keuangan Syariah

“Saham di sektor konsumsi dan energi yang berbasis syariah masih punya potensi besar. Ini bisa menjadi pilihan utama bagi yang ingin berinvestasi dengan prinsip halal dan berkelanjutan,” jelas Sandiaga.

Selain itu, ia juga menyoroti bahwa saham-saham syariah yang tergabung dalam indeks LQ45 bisa menjadi pilihan menarik bagi investor jangka panjang.

Target 200 Ribu Investor Saham Syariah di 2025

Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan peningkatan jumlah investor saham syariah hingga 200 ribu pada 2025. Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI, Irwan Abdalloh, menyampaikan bahwa meskipun ada target dari OJK, BEI menetapkan ambisi lebih tinggi untuk mendorong pertumbuhan investor syariah di Indonesia.

“Kami selalu ada target jumlah investor baru dari OJK. Tapi kami pasang lebih tinggi lagi, berharap di 2025 ini bisa mendekati 200 ribu,” ujar Irwan.

Hingga akhir 2024, jumlah investor saham syariah di Indonesia telah mencapai 196 ribu. Namun, dari jumlah tersebut, hanya sekitar 19 persen yang aktif bertransaksi di pasar modal syariah.

Nyantri Saham: Membangun Literasi Investasi Syariah

Acara Nyantri Saham Bareng Kabar Bursa yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, menjadi wadah diskusi antara ekonom, investor, dan pelaku pasar modal mengenai lanskap investasi syariah di Indonesia.

Acara ini diselenggarakan oleh Kabar Bursa bekerja sama dengan Nasaruddin Umar Office (NUO) dan Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI). Diskusi menyoroti bagaimana anak muda dapat memanfaatkan peluang investasi di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Founder & CEO Kabar Bursa, Upi Asmaradhana, dalam sambutannya menekankan pentingnya literasi keuangan bagi generasi muda, khususnya dalam konteks saham syariah.

Baca Juga  Maybank Indonesia Dorong Ekosistem Halal Terintegrasi, Perkuat Akses Keuangan Syariah

Sementara itu, Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu dalam keynote speech-nya menyoroti peran media dalam mengedukasi publik tentang investasi dan pasar modal.

Sesi panel pertama bertajuk Investasi Syariah: Jalan Cerdas Menuju Kemakmuran Umat menghadirkan Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI, Irwan Abdalloh, dan dipandu oleh Direktur Digital KabarBursa.com, Slamet Wiryawan.

Diskusi ini membahas perkembangan saham syariah serta bagaimana sistem investasi berbasis syariah dapat menjadi solusi keuangan yang lebih inklusif.

Pada sesi panel kedua, ekonom senior INDEF Aviliani serta konsultan dan investor pasar modal global Muhammad Asmi berbagi wawasan tentang strategi investasi di pasar modal global.

Selain itu, acara ini juga menjadi momentum peluncuran Serambimuslim.com, platform yang menghubungkan edukasi keuangan syariah dengan komunitas Muslim di Indonesia. Serambimuslim.com merupakan bagian dari Kabar Grup Indonesia dan diharapkan dapat memperkuat literasi keuangan syariah di Tanah Air.

Acara Nyantri Saham ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Telkom Indonesia, PT AlamTri Resources Indonesia Tbk (ADRO), dan Pupuk Indonesia, yang berkomitmen meningkatkan literasi investasi di kalangan anak muda dan mendukung pertumbuhan investor ritel di Indonesia.

Dengan adanya edukasi yang terus digencarkan melalui berbagai program dan inisiatif, diharapkan semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, yang memahami pentingnya investasi berbasis syariah dan dapat mengambil keputusan finansial yang lebih cerdas serta beretika. (usm/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
keuangan syariah

Berita Lainnya

Maybank Indonesia kembangkan ekosistem halal terintegrasi untuk memperluas akses keuangan syariah dan mendorong pertumbuhan sektor strategis.

Maybank Indonesia Dorong Ekosistem Halal Terintegrasi, Perkuat Akses Keuangan Syariah

16 April 2026
Komitmen OJK Meningkatkan Inklusi Keuangan Syariah, Gelar Puncak GERAK Syariah 2025

OJK Dorong Inklusi Keuangan Syariah, Gelar Puncak GERAK Syariah 2025

27 Maret 2025

Sandiaga: Indonesia Harus Jadi Aktor Kunci Industri Keuangan Syariah

15 Oktober 2022

Wapres Ma’ruf Dorong Hamzah Washal Sebagai Katalis Pengembangan Ekonomi Syariah

7 Oktober 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.