Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • BUMN Ekosistem Danantara Indonesia Rampungkan Laporan Keuangan 2025: Kinerja Laba Melonjak Tajam
  • Progres Pemulihan Lingkungan WK Rokan: PHR dan DPRD Riau Tinjau Lahan Terkontaminasi Minyak
  • Mesir vs Australia di Piala Dunia 2026: Misi Mohamed Salah Mengukir Sejarah Baru
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa: Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat dan Jauh dari Krisis
  • Pemerintah dan DPR Bahas RUU Pusat Finansial Internasional demi Dongkrak Investasi Global
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Segelintir Peristiwa Memilukan, di September Hitam 

Segelintir Peristiwa Memilukan, di September Hitam 

Peristiwa Jelita Sondang Samosir17 September 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Aktivis pembela hak asasi manusia, Munir. (Foto : Layar Tangkap)

Surabaya(pilar.id)- Memasuki pertengahan bulan Kesembilan. September memiliki julukan tersendiri bagi sebagian penduduk Indonesia, yaitu sebagai September Hitam.

Nama September Hitam, dijadikan julukan, dikarenakan beberapa kasus kelam terjadi di bulan yang tak memiliki tanggal perayaan tersebut.

Lantas peristiwa kelam apa saja yang terjadi di bulan September beberapa kejadian kelam tersebut.

1. Pembunuhan Munir.

Pada tahun 2004, salah seorang aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Indonesia wafat di sebuah pesawat, karena diduga diracuni dengan racun Arsenak dosis tinggi, oleh seseorang. Namun hingga kini, yang berhasil ditangkap dan diadili hanya pesuruh tetapi otak dari pembunuhan Munir, sampai saat ini masih bebas berkeliaran.

2.Tragedi Pembantaian 1965 

Tragedi Pembantaian pada 30 September 1965 ini dipelopori oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) yang menginginkan Indonesia menjadi Negara Komunis pada saat itu dan yang dikenal sebagai peristiwa G30S PKI.

Kejadian tersebut, meninggalkan kepiluan yang mendalam bagi keluarga korban dan juga masyarakat Indonesia. Tak hanya membunuh dan menganiaya secara brutal, bahkan keadilan bagi para korban pun sampai saat ini masih tidak dapat ditegakkan.

Setelah upaya kudeta pada 30 September 1965 yang dipimpin militer Indonesia gagal. Akhirnya Mayor Jenderal Suharto melancarkan serangan sistematis terhadap tersangka komunis dan kelompok lainnya.

Atas kejadian berdarah itu, kejaksaan Agung di desak untuk menindaklanjuti laporan Komnas HAM pada 2012 terkait dengan temuan bukti kejahatan, hingga saat ini belum ada tindak lanjut.

3. Wafatnya Salim Kancil 

Salim Kancil merupakan salah seorang Petani sekaligus aktivis lingkungan di Lumajang, Jawa Timur yang tewas pada September 2015 lalu dengan dibunuh.

Di duga Salim Kancil dibunuh oleh sekelompok preman lantaran dirinya menolak penambangan pasir ilegal di Lumajang, Jawa Timur.

Sekelompok preman yang menganiaya dan membunih Salim Kancil diduga adalah orang suruhan dari kepala desa selok Awar-Awar, dan kemudian divonis 20 tahun penjara atas perbuatannya.

4. Reformasi Diskorupsi 

September 2019 lalu, ribuan mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia menggelar aksi demo terkait pembahasan Omnibus Law dan kumpulan RUU bermasalah lainnya yang tak melibatkan partisipasi publik secara subtansif.

Aksi tersebut digelar oleh ribuan mahasiswa dan masyarakat di berbagai kota di Indonesia. Pada aksi dibeberapa wilayah tersebut, direpresi oleh aparat keamanan secara brutal, dan akibatnya 5 orang massa meninggal dunia.

Itulah beberapa peristiwa kelam yang terjadi di Indonesia yang terjadi di bulan September. Meski masih banyak kasus yang belum terpecahkan. (jel/din) 

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Kisah Hitam September Hitam
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Danantara default

BUMN Ekosistem Danantara Indonesia Rampungkan Laporan Keuangan 2025: Kinerja Laba Melonjak Tajam

3 Juli 2026
Mohamed Salah (sumber foto: facebook @EgyptNT)

Mesir vs Australia di Piala Dunia 2026: Misi Mohamed Salah Mengukir Sejarah Baru

3 Juli 2026
Linda Komalasari, guru SDN 61 Bengkulu bersama komunitas Science Heroes terapkan metode STEM bimbingan Bakti BCA demi kikis kebosanan belajar sains.

Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes

2 Juli 2026
SalamAir, maskapai bertarif rendah asal Oman

Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP

2 Juli 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proyek Flyover Latumenten di Grogol. Proyek senilai Rp259 miliar ini ditargetkan urai macet pada akhir 2026.

Tinjau Flyover Latumenten, Gubernur Pramono Anung Targetkan Proyek Rampung Desember 2026

2 Juli 2026
Berita Lainnya
Danantara default

BUMN Ekosistem Danantara Indonesia Rampungkan Laporan Keuangan 2025: Kinerja Laba Melonjak Tajam

3 Juli 2026
PT Pertamina Hulu Rokan bersama Komisi III DPRD Riau tinjau pemulihan tanah terkontaminasi minyak di WK Rokan. 20 lokasi ekologis sukses dipulihkan.

Progres Pemulihan Lingkungan WK Rokan: PHR dan DPRD Riau Tinjau Lahan Terkontaminasi Minyak

3 Juli 2026
Mohamed Salah (sumber foto: facebook @EgyptNT)

Mesir vs Australia di Piala Dunia 2026: Misi Mohamed Salah Mengukir Sejarah Baru

3 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.