Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Feature»Sejarah Semarang Kota Banjir, Dulu Bernama Pragota Adalah Laut yang Jadi Daratan

Sejarah Semarang Kota Banjir, Dulu Bernama Pragota Adalah Laut yang Jadi Daratan

Feature Ambar Adi Winarso7 Januari 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Peta Kota Semarang jaman Belanda. (Dok. Instagram Dongeng Geologi)

Semarang (pilar.id) – Kota Semarang diterjang banjir dalam sepekan ini dengan genangan dan limpasan yang merendam beberapa lokasi.

Banjir bagi warga Kota Semarang adalah hal yang sudah biasa terjadi. Tak hanya sebab air hujan saat cuaca cerah rob banjir pun selalu hadir.

Banjir dan Kota Semarang pun akhirnya identik dengan nama ibu kota Jawa tengah ini.

Sejarah Kota Semarang identik dengan banjir pun sudah tercatat beberapa abad yang silam. Bahwa awalnya Kota Semarang adalah sebuah lautan pesisir yang menjadi daratan.

Tak heran, air laut pun yang sedari dulu ada kini mencari jalannya sendiri untuk kembali bermuara di Kota Semarang.

Seorang musisi keroncong Waljinah pun mencantumkan sebaris syairnya “Semarang kaline banjir”.

Sepenggal syair langgam Jawa ini sering disatir oleh berbagai kalangan yang memiliki perhatian terhadap persoalan banjir di Kota Semarang yang tidak pernah selesai.

Melansir laman resmi Geologi.co.id, sejarah Kota Semarang Jawa Tengah berawal kurang lebih pada Abad ke-8 M, yaitu daerah pesisir yang bernama Pragota (sekarang menjadi Bergota).

Pragota merupakan bagian dari kerajaan Mataram Kuno. Daerah tersebut pada masa itu merupakan pelabuhan dan di depannya terdapat gugusan pulau-pulau kecil.

Akibat pengendapan, yang hingga sekarang masih terus berlangsung, gugusan tersebut sekarang menyatu membentuk daratan.

Bagian kota Semarang Bawah yang dikenal sekarang ini dengan demikian dahulu merupakan laut.

Pada akhir abad ke-15 M Pangeran Made Pandan, untuk menyebarkan agama Islam dari perbukitan Pragota.

Baca Juga  Ganjar: Stunting Persoalan yang Mesti Ditangani Bersama

Dari waktu ke waktu daerah itu semakin subur, dari sela-sela kesuburan itu muncullah pohon asam yang arang (bahasa Jawa: Asem Arang), sehingga memberikan gelar atau nama daerah itu menjadi Semarang.

Sejarah terbentuknya kota Semarang cukup lama dan penuh kelok karena kota Semarang terbilang kota tua dan berkelok-kelok bagaikan aliran air sungai Semarang.

Pada masa lampau ketinggian air sungai Semarang adalah berkah sehingga kapal-kapal yang masuk dari laut bisa berlayar aman jauh ke hulu.

Seiring dengan pertambahan warga kota dan perluasan areal pemukiman, air berlebih justru sebaliknya menjadi menakutkan karena dapat menimbulkan banjir.

Wilayah Semarang terdiri dari dataran rendah di sebelah utara dan daerah perbukitan di sebelah selatan yang mencapai 350 meter di atas permukaan laut.

Tidak heran jika Belanda menyusun konsep pengendali banjir dengan membangun Banjir Kanal Barat (BKB) pada tahun 1879 dan Banjir Kanal Timur (BKT) tahun 1890an.

Banjir Kanal Barat dan Timur tersebut menjadi perisai Kota Semarang saat debit sungai tinggi.

Selain untuk mengatasi permasalahan banjir, kanalisasi yang dibangun pemerintah Hindia-Belanda dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian di Kota Semarang.

Berdasarkan beberapa penelitian penurunan permukaan tanah di kawasan pesisir Kota Semarang sudah mencapai lebih dari 10 sentimeter setiap tahun.

Penurunan permukaan tanah di kawasan pesisir Kota Semarang diperparah karena adanya pengambilan air tanah yang eksploitatif.

Selain itu, penyebab lainnya yakni karena adanya pembebanan bangunan. Kawasan pesisir Kota Semarang itu masih tanah muda artinya mengalami pemampatan terus menerus.

Baca Juga  Mensos Risma Datang ke Munjungan Tinjau Lokasi Banjir Terparah

Jadi tanpa ada beban pun sebenarnya sudah menurun. Belum lagi kalau ada beban di atasnya.

Indonesia Climate Change Sectoral Roadmap tahun 2010 memberikan gambaran pendugaan genangan air laut di kota Semarang pada tahun 2100.

Berdasarkan data genangan air laut menggabungkan hasil analisis subsidence level di Semarang (yaitu sekitar 2 cm/tahun, menurut Hirose et al., 2001) serta perkiraan kenaikan muka air laut sebesar 1 m/abad.

Demikian juga sebagai efek yang diharapkan dari kenaikan 50 cm pada ketinggian air pasang.

Berdasarkan analisis menggunakan data SRTM, dapat kita lihat bahwa luasan wilayah yang tergenang akibat pengaruh SLR meluas hampir ke seluruh Pesisir Semarang dengan cakupan wilayah yang luas. Hampir seluruh Semarang bagian utara juga akan terendam air.

Tanpa penurunan tanah, kota-kota pesisir sebenarnya sudah mendapat ancaman tenggelam dari kenaikan muka air laut akibat krisis iklim.

Pada akhirnya, aktivitas manusia terutama ekstraksi air tanah menjadi penyebab utama penurunan muka tanah yang pada akhirnya berdampak pada banjir rob di kota-kota pesisir.

Perlu kebijakan yang nyata, bukan hanya membuat tanggul, atau melarang dan memberi pajak tinggi bagi pengguna air tanah dalam.

Tapi mengelola tata guna lahan dengan masterplan penanganan banjir, kalau tidak maka banjir akan semakin parah dan bahkan Semarang bisa tenggelam seperti dahulu kala saat masih bernama Pragota. (Aam)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Banjir Bergota Kota laut Pragota Sejarah Semarang

Berita Lainnya

Megawati Hangestri (sumber foto: instagram @pertamina.jatengdiy)

Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: Pertamina Enduro vs Popsivo, Megawati dan Voronkova Buru Tiket Final

17 April 2026
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko

400 Siswa Terbaik Nasional Ikuti Seleksi Akhir SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang

31 Maret 2026
Gitta Putri Mardanti

Alumni UNDIP Gitta Putri Mardanti Jadi Puteri Indonesia Jawa Tengah 2026, Usung Gerakan #HarmonyInHeritage

23 Maret 2026
Siloam Hospitals Semarang Srondol ditargetkan beroperasi kuartal III 2026 dengan layanan jantung, saraf, dan ortopedi untuk menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat.

Siloam Siapkan Rumah Sakit Baru di Semarang, Siloam Hospitals Srondol Ditargetkan Beroperasi Kuartal III 2026

13 Maret 2026
Gubernur Khofifah tinjau banjir Probolinggo, salurkan ratusan bantuan dan petakan prioritas penanganan jangka pendek hingga panjang.

Banjir Probolinggo: Khofifah Turun Langsung, Salurkan Ratusan Bantuan dan Susun Skala Prioritas Penanganan

24 Februari 2026
Brantas Abipraya menyalurkan bantuan Rp161 juta untuk korban banjir dan longsor di Sumatra melalui sinergi TJSL dan proyek lapangan.

Brantas Abipraya Salurkan Bantuan Ratusan Juta Rupiah untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatra

1 Desember 2025
Tower PLN roboh akibat banjir di Pidie, Aceh. TNI kerahkan Hercules dan personel untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik yang terdampak.

Tower PLN Roboh Diterjang Banjir, TNI Kerahkan Hercules dan Personel untuk Pulihkan Listrik di Aceh

27 November 2025
Muhammad Khoiri

Kisah Muhammad Khoiri, Lulusan Cumlaude Undip yang Tuai Pujian di Podium Prestasi

17 Oktober 2025
Banjir di Bali

Listrik Bali Pulih Pasca Banjir dan Longsor, Lebih dari 90 Ribu Pelanggan Kembali Menikmati Terang

13 September 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.