Enschede (pilar.id) – FC Twente sukses mengamankan kemenangan dramatis 3-2 atas N.E.C. Nijmegen dalam laga lanjutan Eredivisie yang digelar di De Grolsch Veste pada hari ini, Jumat (23/5) dini hari WIB.
Bermain dengan 10 orang sejak menit ke-41 usai kartu merah Alec Van Hoorenbeeck, tuan rumah tetap tampil ngotot dan memastikan kemenangan lewat gol telat Younes Taha di masa tambahan waktu babak kedua perpanjangan waktu.
Babak Pertama: Twente Unggul, Bermain 10 Orang
Twente membuka keunggulan lebih dahulu melalui sepakan jarak jauh Michal Sadílek di menit ke-16 yang tak mampu dijangkau kiper NEC, Robin Roefs.
Namun di menit ke-41, Twente harus kehilangan Alec Van Hoorenbeeck akibat kartu merah langsung, membuat situasi berubah drastis.
Babak Kedua: NEC Balikkan Keadaan
Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, NEC langsung menyerang di awal babak kedua. Kodai Sano menyamakan skor pada menit ke-47 lewat tembakan indah dari luar kotak penalti.
Delapan menit berselang, Vito van Crooij membawa tim tamu unggul 2-1, memanfaatkan umpan terobosan dari Sami Ouaissa, yang dikonfirmasi lewat VAR.
Namun, semangat juang Twente tak luntur. Pada menit ke-62, Sem Steijn berhasil menyamakan skor jadi 2-2 melalui sepakan mendatar dari dalam kotak penalti.
Perpanjangan Waktu: Gol Penentu Younes Taha
Pertandingan pun berlanjut ke babak tambahan waktu. NEC menciptakan banyak peluang emas, termasuk sepakan Calvin Verdonk yang mengenai tiang dan sundulan Bryan Linssen yang melebar. Namun justru Twente yang mencetak gol penentu.
Di menit ke-94, Younes Taha menyambar umpan dari Bart van Rooij dan melepaskan tembakan kaki kiri akurat ke pojok bawah gawang NEC, memastikan kemenangan 3-2 bagi FC Twente.
Statistik Pertandingan
Pencetak Gol FC Twente:
Michal Sadílek (16′), Sem Steijn (62′), Younes Taha (94′)
Pencetak Gol NEC:
Kodai Sano (47′), Vito van Crooij (55′)
Kartu Merah:
Alec Van Hoorenbeeck (Twente) 41′
Kartu Kuning:
Sontje Hansen (NEC) 48′, Younes Taha (Twente) 92′, Calvin Verdonk (NEC) 120’+2′
Klasemen Sementara
Hasil ini membuat FC Twente kokoh di posisi ke-6, memperbesar peluang untuk bersaing di zona Eropa. Sementara itu, NEC Nijmegen tetap tertahan di peringkat ke-8, menyesali kegagalan memaksimalkan keunggulan jumlah pemain. (mad/hdl)










