Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Pilar Wanita»Waspadai Red Flag dalam Relationship, Jangan sampai Jadi Korban

Waspadai Red Flag dalam Relationship, Jangan sampai Jadi Korban

Pilar Wanita Putri Yuniarti11 Desember 2021
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Jakarta (pilar.id) – Kasus kekerasan dalam hubungan asmara terus bermunculan. Dalam kondisi demikian, prinsip hidup jadi sangat penting.

Saat red flag muncul, itu tanda hubungan yang sedang dijalani sudah tidak sehat, bahkan kemungkinan besar mengancam kesehatan mental dan jiwa kita.

Menurut Dr. Wendy Walsh, PhD, psikolog klinis spesialis hubungan, red flag adalah tanda bahwa orang yang tidak bisa memiliki hubungan yang sehat, tetapi terus bersama dan akibatnya akan sangat membahayakan pada sisi emosionalnya.

Dia menyatakan, red flag adalah tanda bahaya dalam suatu hubungan yang dapat terlihat nyata ataupun tidak. Namun pada akhirnya, red flag menjadi alasan untuk berhenti atau mundur dari suatu hubungan yang tidak sehat.

Lanjut Walsh, red flag umumnya mengarah pada seseorang dengan riwayat kekerasan dalam rumah tangga, perselingkuhan kronis, atau penyalahgunaan zat adiktif.

Pada kebanyakan kasus, sinyal red flag lebih dulu ditangkap oleh teman-teman terdekat atau keluarga. Mereka biasanya lebih dulu menyadari bila ada sesuatu yang tidak beres. Justru sebagai korban, kadang mereka sulit untuk membuka mata dan menyadari bahwa hubungan yang tengah dijalani sudah tak memiliki masa depan yang pasti.

Oleh karena itu, kita harus mencoba terbuka dengan masukan-masukan dari sahabat karib perihal hubungan percintaan karena bisa jadi ungkapkan mereka benar adanya. Sebab umumnya, kita baru akan memahami kecemasan ketika sudah berhasil terlepas dari pasangan ‘toxic’.

Baca Juga  Kenali 5 Jenis Love Language, Kamu yang Mana?

Berikut ini ciri-ciri yang perlu kita ketahui tentang red flag agar terhidar dari hubungan toxic.

Yanny merupakan mahasiswa dari perguruan tinggi di Semarang. Dalam tingkahnya ia menunjukkan perilaku kekerasan, ke keluarga atau ke orang-orang yang dicintai, atau dengan orang asing dan hewan. Ini menunjukkan Yanny belum mengembangkan cara yang sehat untuk menyalurkan emosinya dengan benar. Dalam beberapa kasus, itu juga bisa menjadi indikasi bahwa dia kurang empati terhadap orang lain.

Bahkan, menurut aparatur kepolisian di Amerika Serikat saat ini mulai memperhitungkan riwayat kekerasan terhadap hewan sebagai salah satu tanda orang tersebut mungkin melakukan tindakan kriminal seperti pembunuhan. Oleh karenanya, jangan sepelekan tindakan kasar meskipun itu terjadi kepada hewan.

Contoh lain perempuan bernama Bella berumur 30 tahun pekerja swasta pecemburu berlebihan, suka mengontrol. Tanda itu termasuk bahaya karena perhatian yang dibuat didasari akan kontrol terhadap pasangan.

Dalam sebuah hubungan pasangan yang terus coba mengontrol kemungkinan besar memiliki masalah pribadi yang mendalam yang belum terselesaikan. Lihatlah kembali hubungan tersebut jika pasangan mencoba mengontrol siapa yang bisa ajak berbicara, ke mana akan pergi, bagaimana cara menghabiskan uang, tentang makanan, atau bahkan baju yang bagus untuk di kenakan.

Perilaku lain yang ditimbulkan Bella akan menjalar pada sikap egois, dominan, dan selalu ingin mengontrol. Contoh kecilnya adalah pasangan mengatur soal pertemanan, membatasi kontak dengan teman lawan jenis, atau bahkan melarang melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak berbahaya.

Baca Juga  Survei Perselingkuhan, Lebih dari 83 Persen Responden Menyatakan tidak Akan Memaafkan

Biasanya, red flag yang satu ini juga berkaitan dengan sifat posesif, dan sifat ingin menguasai atau memiliki pasangan sepenuhnya. Ditandai dengan rasa cemburu yang tak wajar dan insecure berlebihan. Jadi, berhati-hatilah dengan pasangan sudah mulai kelewat mengatur-atur kehidupan pribadi.

Kasus selanjutnya adalah Tono, ia mempunyai riwayat perselingkuhan. Dalam sebuah hubungan Tono tidak bisa selalu memaksakan untuk tetap dimengerrti oleh pasangannya. Apabila pasangannya merasa tidak nyaman menjalani suatu hubungan itu maka ia boleh saja untuk mengutaran perasaanya tanpa adanya rasa takut. Faktor perselingkuhan ini juga dapat memengaruhi kepercayaan terhadap pasangan.

Kasus ketiga adalah Tono, ia seorang mahasiswi tingkat akhir yang tidak memiliki teman, sulitnya beradaptasi dan akrab dengan orang baru. Ini juga ternyata menandakan hubungan yang tidak sehat karena ia memberikan semua waktunya untuk pasangan sehingga tidak memberikan ruang pasangannya yang lain untuk bergerak. Hal itu dapat membuat pasangan menjadi sesak, dan sulit untuk berkembang.

Meski dalam setiap hubungan tidak melulu baik, namun perlu adanya diskusi bersama dengan pasangan. Perkaya diri sendiri dengan pengetahuan, dan lakukan semua atas dasar keputusan pribadi. Kebahagiaan adalah hak untuk semua orang tanpa terkecuali dan tidak tergantung kepada siapapun termasuk pasangan. (put)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Tips Relationship

Berita Lainnya

Ilustrasi pasangan muda

Rahasia Perempuan: 5 Hal Sensitif yang Tak Pernah Diceritakan pada Pasangan

8 Juli 2025
(ilustrasi: Generatif AI)

Narcissistic Personality Disorder, Ketika Narsisme Makin Sulit Ditoleransi

31 Januari 2025
Ilustrasi merasa tidak punya teman

Merasa tidak Punya Teman Bisa Berdampak pada Kesehatan Mental, Bangkit Yuk!

28 Januari 2025
Ilustrasi merasa tidak punya teman

Merasa tidak Punya Teman, Jangan-jangan Karena Ekspektasi yang Terlalu Tinggi

27 Januari 2025
Ilustrasi butterfly era

Lagi Populer di Media Sosial, Ini Penjelasan Tentang Butterfly Era

22 Agustus 2024
Ilustrasi pasangan satu kantor

Menjalin Hubungan Asmara dengan Teman Kantor, Sisi Positif dan Negatif

17 Juli 2024
Ilustrasi pengantin wanita

7 Alasan Pernikahan yang Keliru dan Berpotensi Mengancam Masa Depan

20 Juni 2024
Ilustrasi age gap relationship

Novel Bertema Age Gap Relationship, Kisah Cinta yang Menembus Batasan Usia

24 Mei 2024

Empat Jenis Trust Issue, Bisa Muncul di Hubungan Personal hingga Profesional

18 April 2024
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.