Jakarta (pilar.id) – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, membagikan sejumlah foto yang memperlihatkan kebersamaannya dengan Ridwan Kamil melalui akun Instagram @prabowo pada dini hari Kamis (14/9/2023).
Dalam unggahan tersebut, terdapat lima foto yang menggambarkan momen kebersamaan Prabowo dan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat menikmati hidangan bersama. Beberapa foto menunjukkan Prabowo dan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, sedang menikmati berbagai hidangan. Terlihat juga momen Prabowo dan Ridwan Kamil yang duduk berbincang empat mata di satu meja.
Tidak hanya itu, Prabowo juga membagikan foto hidangan khas Jawa Barat, yaitu cilok atau aci dicolok, lengkap dengan keterangan yang menyertai foto tersebut. “Tuang sareng Kang Emil, hatur nuhun kanggo oleh-oleh cilokna. Raos pisan,” tulis Prabowo.
Pada foto terakhir, Ridwan Kamil tampak berpamitan dengan Prabowo Subianto sebelum meninggalkan lokasi pertemuan.
Ridwan Kamil dan PDIP
Nama Ridwan Kamil, sebelumnya disebut-sebut sebagai salah satu kandidat potensial untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Ganjar Pranowo dalam kontestasi politik mendatang.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia dalam sebuah kesempatan mengakui bahwa Ridwan Kamil telah ditawari posisi cawapres oleh Megawati Soekarnoputri dalam pertemuan mereka. Doli juga menyatakan bahwa Ridwan Kamil dianggap sebagai sosok yang dapat memperkuat Ganjar Pranowo di Jawa Barat.
Usai pertemuan itu, nama Ridwan Kamil menguat sebagai pasangan dari bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo.
Aria Bima, politikus PDIP, mengatakan bahwa salah satu kriteria yang menjadi pertimbangan dalam pemilihan cawapres untuk Ganjar adalah kemampuan meningkatkan elektoralnya.
Meskipun tidak secara langsung mengonfirmasi, Aria Bima menyebutkan bahwa nama Ridwan Kamil saat ini menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan.
“Bahwa Pak Ridwan Kamil memberikan dukungan yang cukup kuat di Jawa Barat tentu itu menjadi faktor pertimbangan. Kita tidak mengingkari bahwa kriteria elektoral menjadi pertimbangan,” ujar Aria Bima di Jakarta, Selasa (12/9/2023) lalu.
Jika kubu yang mendukung Ganjar memutuskan untuk memilih Ridwan Kamil, Aria Bima menilai bahwa tidak akan ada kesulitan dalam berkomunikasi dengan Partai Golkar.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, dan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, telah bertemu dan membentuk tim kecil untuk membahas kemungkinan kerja sama pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Sementara empat partai politik pendukung Ganjar Pranowo masih terus membahas kemungkinan calon wakil presiden yang akan mendampingi mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut. Selain Ridwan Kamil, nama-nama seperti Sandiaga Salahuddin Uno dan Mahfud MD juga menjadi perbincangan.
Namun, PDIP bersama partai-partai pendukungnya tidak ingin terlalu terpengaruh oleh keributan di publik mengenai calon wakil presiden. Mereka memastikan bahwa keputusan akhir akan diambil melalui musyawarah mufakat.
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, sebelumnya membenarkan pertemuan antara Megawati dan Ridwan Kamil. Pertemuan tersebut membahas perjuangan Soekarno, termasuk pembentukan PNI pada tanggal 4 Juli 1927 di Kota Bandung. Namun, apakah ada pembicaraan mengenai kemungkinan Ridwan Kamil menjadi cawapres dari Ganjar masih menjadi rahasia. Hasto hanya mengungkapkan bahwa daftar nama calon wakil presiden telah berkurang dari tujuh menjadi lima, termasuk nama Ridwan Kamil. (hdl)










