Lamongan (pilar.id) – Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati, milik Yayasan Mega Gotong Royong, telah menggelar layanan kesehatan gratis bagi masyarakat pesisir Kabupaten Lamongan. Respons
positif dari masyarakat pun terlihat dengan antusiasme tinggi mereka yang ingin berobat dan menjaga kesehatan mereka.
RSA Malahayati, yang merupakan kapal rumah sakit bergerak, tiba di Pelabuhan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) di Kecamatan Paciran, Lamongan. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan layanan kesehatan kepada warga pesisir.
Kapal RSA Malahayati melakukan perjalanan tour nusantara setelah secara resmi diluncurkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, pada 10 Juni 2023 lalu.
Panitia Pengobatan Gratis di RS Apung Laksamana Malahayati, Darwoto, mengungkapkan bahwa bakti sosial ini, yang mencakup pemeriksaan dan pengobatan gratis untuk masyarakat pesisir, berlangsung selama dua hari, yaitu pada Sabtu-Minggu (16-17/9/2023).
Darwoto menyampaikan bahwa lebih dari 500 warga dari Kecamatan Paciran dan daerah sekitarnya mengikuti pengobatan gratis di RSA Malahayati.
“Karena ada begitu banyak warga yang ingin berobat, kami harus meminta bantuan tenaga medis dari Rumah Sakit dr. Suyudi,” ungkap Darwoto.
Ketua Tim Medis RSA Laksamana Malahayati, dr. Januar Sahat, mengungkapkan bahwa dalam pengobatan gratis ini, ada delapan tenaga medis yang terlibat, termasuk dokter, perawat, bidan, petugas dokumentasi, dan asisten medis.
Penting untuk dicatat bahwa pengobatan gratis ini adalah inisiatif bakti sosial dan tidak memiliki kaitan dengan sosialisasi calon Presiden RI Ganjar Pranowo. Fokus utamanya adalah memberikan pelayanan kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat pesisir Lamongan.
RSA Laksamana Malahayati telah mengunjungi berbagai kota di Indonesia, termasuk perjalanan dari Tanjung Priuk, Jakarta, ke Lampung dan Sumatra hingga Aceh. Lamongan menjadi daerah ke sembilan yang dikunjungi oleh kapal ini, dan ini juga merupakan kunjungan pertama ke Jawa Timur.
Kapal RSA ini memiliki lebar sekitar 9 meter dan panjang sekitar 30 meter. Selain ruang perawatan medis, kapal ini juga dilengkapi dengan fasilitas ruang masak dan dirancang fleksibel untuk berlayar dan mencapai daerah-daerah terpencil di perairan. (riq/ted)



