Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ubud Writers & Readers Festival 2026 Umumkan Jajaran Pembicara Internasional Fase Pertama
  • Sinar Mas Gelar Musabaqah Tilawatil Quran Imam Masjid se-Banten demi Syiar Islam yang Rahmatan Lil Alamin
  • Kemenkeu Salurkan Dana SAL Rp380 Triliun ke Himbara, BRI Siap Genjot Pembiayaan Sektor Produktif
  • Kemenperin Investigasi Ledakan Pabrik Herbal PT Raw Botanical Nusantara di Semarang
  • Perkuat Ekosistem Beyond Mortgage, BTN Resmi Ambil Alih Portofolio Kredit Pensiun SMBC Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Budaya»Sastra»Hadirkan Kenangan Kelam G30S/PKI, Buku Fiksi Roekiah 1965 Meluncur di Cabaca

Hadirkan Kenangan Kelam G30S/PKI, Buku Fiksi Roekiah 1965 Meluncur di Cabaca

Sastra Hendro D. Laksono27 September 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Gambar sampul Roekiah 1965 yang diluncurkan di Cabaca
Gambar sampul Roekiah 1965 yang diluncurkan di Cabaca

Yogyakarta (pilar.id) – Sejarah Indonesia yang dipenuhi dengan peristiwa dan tokoh-tokoh penting sering menjadi inspirasi bagi berbagai karya seni. Dunia perfilman tidak terkecuali, dengan beberapa film seperti Soekarno (2013), Kartini (2017), Guru Bangsa Tjokroaminoto (2015), Sang Pencerah (2010), dan yang terbaru, Buya Hamka (2023), yang mengangkat latar belakang peristiwa bersejarah Indonesia.

Tidak hanya dalam dunia perfilman, sejarah juga menjadi inspirasi bagi banyak penulis. Buku seperti Laut Bercerita karya Leila S. Chudori yang mengambil latar tahun 1998, Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari yang berkisah tentang masa Orde Baru, Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer yang berlatar zaman Hindia Belanda, serta Gadis Kretek karya Ratih Kumala yang berpusat pada masa penjajahan, semuanya memiliki latar belakang sejarah.

Peristiwa politik tahun 1965 yang kelam juga mengilhami banyak karya fiksi. Contohnya adalah buku-buku seperti Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari, Pulang karya Leila S. Chudori, dan Amba karya Laksmi Pamuntjak.
Semua karya ini mengangkat isu-isu yang berkaitan dengan G30S atau PKI.

Salah satu karya yang mencuri perhatian adalah Roekiah 1965 karya Roe, yang terbit secara digital di platform Cabaca dan memiliki latar belakang politik tahun 1965.

“Buku Roekiah 1965 menceritakan perjalanan Roekiah dalam menggapai mimpinya menjadi pemain ludruk dan menemukan ibunya yang belum pernah ditemuinya,” ungkap Arga Dara Ramadhani, editor buku Roekiah 1965, Rabu (27/9/2023).

Baca Juga  Singgung Peristiwa 1965, Mahfud MD Bantah Hidupkan PKI

Editor buku Roekiah 1965 ini menambahkan, selama perjalanan hidupnya, Roekiah harus dihadapkan pada tuduhan sebagai simpatisan partai terlarang, hingga dicap sebagai gadis murahan yang menjual diri demi mencapai panggung ludruk.

Arga Dara menambahkan bahwa buku ini menggali sisi gelap peristiwa G30S tahun 1965, termasuk aspek ekonomi dan psikologis, serta upaya sang tokoh utama untuk menghidupkan kembali kesenian ludruk yang sempat dilarang pemerintah pasca-pemberontakan.

“Karakter Roekiah yang tekun dalam mencapai tujuannya, dari awal yang tidak tahu apa itu ludruk hingga menjadi penentu suara kebenaran dan kritik sosial terhadap pemerintahan, menjadikan buku ini unik,” jelasnya.

Selain itu, perjalanan Roekiah dalam mencari ibunya yang hilang pasca-pemberontakan juga menambah dimensi emosional yang mendalam. Meskipun buku ini bersifat fiksi, namun ada kelompok yang memiliki kenangan pahit tentang kehilangan keluarga akibat peristiwa G30S.

Fatimah Azzahrah, Co-Founder Cabaca, berharap bahwa novel Roekiah 1965 dapat memberikan warna dan sudut pandang baru terhadap isu PKI dalam dunia literasi. Ia juga berharap agar novel ini menginspirasi penulis Indonesia untuk lebih berani menjelajahi sejarah bangsanya sendiri dalam karya-karya mereka. (hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
cabaca G30S/PKI

Berita Lainnya

Dua tahun setelah pelantikan itu Presiden Soeharto dan istrinya, Tien Soeharto, berkunjung ke Belanda pada September 1970 (foto: Wikimedia)

Hari ini Dalam Sejarah, Suharto Resmi Dilantik jadi Presiden Gantikan Sukarno

26 Maret 2023
Menko Polhukam RI Mahfud MD (foto: istimewa)

Singgung Peristiwa 1965, Mahfud MD Bantah Hidupkan PKI

11 Januari 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Kemenperin Investigasi Ledakan Pabrik Herbal PT Raw Botanical Nusantara di Semarang

3 Juli 2026
Danantara default

BUMN Ekosistem Danantara Indonesia Rampungkan Laporan Keuangan 2025: Kinerja Laba Melonjak Tajam

3 Juli 2026
Mohamed Salah (sumber foto: facebook @EgyptNT)

Mesir vs Australia di Piala Dunia 2026: Misi Mohamed Salah Mengukir Sejarah Baru

3 Juli 2026
Linda Komalasari, guru SDN 61 Bengkulu bersama komunitas Science Heroes terapkan metode STEM bimbingan Bakti BCA demi kikis kebosanan belajar sains.

Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes

2 Juli 2026
SalamAir, maskapai bertarif rendah asal Oman

Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP

2 Juli 2026
Berita Lainnya
Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2026

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Umumkan Jajaran Pembicara Internasional Fase Pertama

3 Juli 2026
YMSM, Sinar Mas Land, IPIM, dan Badan Pengelola Masjid Istiqlal gelar Musabaqah Tilawatil Quran Imam Masjid se-Banten untuk perkuat syiar Islam inklusif.

Sinar Mas Gelar Musabaqah Tilawatil Quran Imam Masjid se-Banten demi Syiar Islam yang Rahmatan Lil Alamin

3 Juli 2026
Karyawan PT Bank Rakyat Indonesia

Kemenkeu Salurkan Dana SAL Rp380 Triliun ke Himbara, BRI Siap Genjot Pembiayaan Sektor Produktif

3 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.