Jakarta (pilar.id) – Masyarakat dianggap sebagai sistem yang stabil dengan kecenderungan untuk mempertahankan keseimbangan. Setiap individu dalam masyarakat melaksanakan perannya untuk menjaga keseimbangan sistem nasionalnya. Namun, ketika terjadi perubahan dalam masyarakat, komponen-komponen tersebut harus menyesuaikan diri agar sistem tetap berjalan dengan baik.
Sebagai contoh, pada tahun 1998, Indonesia menghadapi krisis ekonomi yang memicu reformasi nasional. Reformasi ini bertujuan untuk mengevaluasi peran seluruh komponen bangsa guna mengatasi keterpurukan yang lebih dalam.
Sebagai bagian dari komponen bangsa, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjalankan Reformasi Internal. Reformasi ini adalah upaya TNI untuk mengevaluasi dirinya sendiri agar bisa berperan dengan lebih efektif dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam bidang pertahanan.
Melalui reformasi ini, TNI berusaha mengatasi disfungsi-difungsi yang ada pada masa lalu. TNI beralih dari campur tangan dalam politik praktis ke fokus pada tugas pokoknya dalam pertahanan dan meningkatkan profesionalisme. Peran fungsional TNI sangat terkait dengan stakeholder yang ada, yaitu TNI sendiri, negara, dan masyarakat.
Keberhasilan TNI dalam menjalankan fungsinya tergantung pada bagaimana negara menempatkannya dalam komponen bangsa. Ini telah diatur dengan jelas dalam berbagai produk konstitusional, termasuk undang-undang tentang pemisahan TNI-POLRI dan peran TNI dalam penyelenggaraan negara.
Disampaikan dalam keterangan tertulis Puspen TNI, Minggu (8/10/2023), saat ini, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap TNI terus meningkat. Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa TNI sangat dicintai dan dipercayai oleh rakyat Indonesia, dengan tingkat kepercayaan mencapai 83 persen hingga 90 persen menurut survei pada September 2023.
Kapuspen TNI, Laksda TNI Julius Widjojono, menyatakan bahwa ini adalah bukti bahwa rakyat Indonesia mencintai TNI karena TNI bekerja secara profesional dan berdedikasi untuk melindungi rakyat. TNI adalah bagian dari rakyat dan bertugas melindungi bangsa dan negara dengan loyalitas yang tidak perlu diragukan lagi.
Keberhasilan TNI dalam mendapatkan kepercayaan masyarakat adalah hasil dari dedikasi, profesionalisme, dan pengabdian anggotanya. Dengan berfokus pada tugas-tugas pokoknya, TNI terus beradaptasi secara fleksibel dan dinamis sesuai kebutuhan zaman.
TNI tetap menjadi benteng pertahanan negara, perisai penjaga Pancasila, dan penjaga Undang-Undang Dasar 1945. Keberhasilan reformasi internal telah membuktikan bahwa TNI siap menjaga keamanan dan kedaulatan negara serta mendapatkan dukungan dan kepercayaan yang kuat dari masyarakat Indonesia. (ted)










