Jakarta (pilar.id) – Bohemian Rhapsody adalah sebuah film biografi musikal yang dirilis pada tahun 2018. Film ini disutradarai oleh Bryan Singer dan Dexter Fletcher (yang mengambil alih setelah Singer diberhentikan selama produksi) dan diproduksi oleh Graham King.
Film ini mengisahkan kisah sejarah band Queen, terutama fokus pada kehidupan Freddie Mercury (diperankan oleh Rami Malek).
Bohemian Rhapsody (2018) menggambarkan perjalanan band dari awal mereka di London hingga saat mereka menjadi salah satu grup musik paling ikonik di dunia.
Kisahnya mencakup momen-momen bersejarah, seperti pembuatan lagu ikonik Bohemian Rhapsody, serta penampilan luar biasa mereka di Live Aid pada tahun 1985.
Selain dibintangi Rami Malek sebagai Freddie Mercury, Bohemian Rhapsody juga menghadirkan Gwilym Lee sebagai Brian May, Ben Hardy sebagai Roger Taylor, Joseph Mazzello sebagai John Deacon, Lucy Boynton sebagai Mary Austin, Aidan Gillen sebagai John Reid, Tom Hollander sebagai Jim Beach, dan Mike Myers sebagai Ray Foster.
Bohemian Rhapsody meraih banyak penghargaan, termasuk empat penghargaan Academy Awards pada tahun 2019, di antaranya adalah Aktor Terbaik untuk Rami Malek atas perannya sebagai Freddie Mercury. Film ini juga meraih banyak penghargaan di berbagai festival film dan acara penghargaan lainnya.
Film ini meraih kesuksesan besar di box office, menjadi salah satu film terlaris tahun 2018. Keberhasilannya ini menunjukkan daya tarik Queen sebagai band legendaris dan minat besar penonton terhadap kisah mereka.
Film ini juga menghadirkan lagu-lagu klasik dari Queen, seperti Bohemian Rhapsody, We Will Rock You, Another One Bites the Dust, dan banyak lagi. Rami Malek menyanyikan beberapa lagu sendiri dan dalam beberapa adegan konser menggunakan rekaman vokal asli Freddie Mercury.
Bohemian Rhapsody adalah film yang menggugah dan menghibur yang memberikan wawasan mendalam tentang kehidupan dan karier salah satu penyanyi rock terbesar dalam sejarah musik, Freddie Mercury, dan band legendaris Queen.
Film ini mendapatkan banyak pujian baik dari kritikus maupun penonton dan tetap menjadi film yang sangat populer di kalangan penggemar musik rock.
Mirip personil Queen
Tim produksi film Bohemian Rhapsody melakukan berbagai upaya untuk memoles para bintang agar sedemikian mirip dengan para personil Queen. Beberapa langkah yang mereka lakukan antara lain:
- Kostum dan Tata Rias: Tim kostum dan tata rias bekerja keras untuk menciptakan penampilan yang mirip dengan anggota Queen. Mereka memperhatikan detail-detail seperti gaya rambut, busana panggung, dan make-up yang khas dari era tersebut.
- Latihan Vokal dan Gerakan Panggung: Para aktor, terutama Rami Malek yang memerankan Freddie Mercury, menjalani pelatihan vokal intensif untuk meniru gaya bernyanyi Freddie Mercury. Mereka juga belajar gerakan panggung Queen dan cara berinteraksi di atas panggung agar penampilan konser terlihat autentik.
- Rujukan Visual: Tim produksi menggunakan foto dan rekaman video arsip dari konser Queen sebagai rujukan visual untuk mencocokkan penampilan para aktor dengan anggota Queen aslinya. Mereka berusaha untuk menciptakan detail yang seakurat mungkin.
- Kerja Sama dengan Anggota Queen: Anggota sisa dari Queen, seperti Brian May dan Roger Taylor, turut berperan dalam proses produksi. Mereka memberikan saran dan wawasan tentang bagaimana Queen seharusnya ditampilkan di layar besar.
- Protesis dan Efek Khusus: Untuk menciptakan kemiripan yang lebih besar, beberapa aktor mungkin menggunakan prostetik atau efek khusus makeup untuk meniru fitur wajah atau tubuh anggota Queen yang asli.
Hasil kerja keras tim produksi ini sangat terlihat dalam film, dengan Rami Malek yang berhasil menampilkan penampilan yang sangat mirip dengan Freddie Mercury. Upaya-upaya ini membantu menciptakan nuansa autentik dalam film dan membuat penonton merasa seolah-olah mereka sedang menyaksikan Queen di atas panggung.
Cinta sejati Freddie Mercury
Film Bohemian Rhapsody tidak hanya menggambarkan perjalanan karier band Queen dan penciptaan lagu-lagu ikonik mereka, tetapi juga fokus pada hubungan antara Freddie Mercury dan Mary Austin.
Hubungan ini adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan Freddie Mercury dan film dengan baik menggambarkannya sebagai kisah cinta yang mendalam dan kompleks.
Mary Austin adalah wanita yang sangat berarti dalam hidup Freddie Mercury, dan kisah cinta mereka menghadirkan nuansa emosional yang kuat dalam film tersebut. Perasaan Freddie terhadap Mary Austin dan pengaruhnya dalam menciptakan beberapa lagu terkenal Queen, seperti Love of My Life, sangat penting dalam menggambarkan sisi manusia dari karakter Freddie Mercury.
Film ini berhasil menggambarkan kompleksitas hubungan mereka, termasuk cinta, persahabatan, dan rasa memiliki, sehingga memberikan dimensi yang lebih dalam pada karakter Freddie Mercury. Kehadiran Mary Austin juga membantu penonton untuk lebih memahami pribadi Freddie yang jauh lebih kompleks daripada hanya sebagai seorang penyanyi terkenal.
Bohemian Rhapsody adalah film yang berhasil menangkap esensi kisah cinta ini, dan perannya dalam kehidupan Freddie Mercury.
Mary Austin dianggap sebagai cinta sejati Freddie Mercury, dan Freddie Mercury meninggalkan warisan harta bendanya yang sangat besar untuknya. Salah satu momen paling mengharukan dalam kisah Freddie Mercury adalah ketika ia menyatakan bahwa Mary Austin adalah kekasih sejati dalam hidupnya.
Setelah Freddie Mercury meninggal dunia pada tahun 1991, ia meninggalkan rumahnya, sejumlah harta, dan hak atas royalti musiknya kepada Mary Austin. Hal ini merupakan ungkapan cinta dan rasa terima kasih yang mendalam dari Freddie kepada Mary atas hubungan yang mereka bagikan selama bertahun-tahun.
Keputusan ini juga menunjukkan betapa pentingnya Mary Austin dalam kehidupan Freddie Mercury, dan ia tetap menjadi salah satu warisan terpenting dalam hidupnya. Kepercayaan yang diberikan oleh Freddie Mercury kepada Mary Austin adalah tanda cinta, kepercayaan, dan penghargaan yang besar terhadap wanita yang telah mendukungnya sepanjang perjalanan hidupnya.
Pertarungan psikologis dalam kehidupan Freddie Mercury adalah hal yang kompleks dan luar biasa. Mary Austin adalah cinta sejati dalam arti bahwa mereka memiliki hubungan yang sangat mendalam dan kuat, bahkan ketika Freddie Mercury menyadari identitas seksualnya yang sebenarnya.
Meskipun Freddie Mercury mengidentifikasi dirinya sebagai seorang gay, dia selalu menjelaskan bahwa Mary Austin adalah kekasih sejati dalam hidupnya. Hubungan mereka terus berlanjut sebagai sahabat yang dekat sepanjang hidup Freddie. (hdl)




