Tangerang (pilar.id) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, mencatat bahwa sebanyak 5.413 jiwa terdampak oleh bencana banjir yang disebabkan oleh curah hujan tinggi. Banjir ini menyebabkan meluapnya beberapa aliran sungai di wilayah tersebut.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menyampaikan bahwa warga yang terdampak berasal dari Desa Tanjung Burung, Desa Tanjung Pasir di Kecamatan Teluknaga, dan Desa Keramat di Kecamatan Pakuhaji.
“Banjir ini disebabkan oleh meluapnya air sungai yang mencapai permukiman warga. Total terdampak ada tiga desa dengan dua kecamatan,” ujar Ujat Sudrajat.
Banjir yang merendam permukiman warga ini dipicu oleh curah hujan sejak Jumat (16/2/2024), yang menyebabkan meluapnya aliran Sungai Cisadane.
Dari total jiwa yang terdampak banjir, 19 rukun tetangga (RT) mengalami genangan air dengan ketinggian berkisar antara 20 hingga 100 centimeter. “Ketinggian air bervariasi, mulai dari 20 hingga 100 centimeter. Namun, di beberapa titik sudah ada yang mulai surut,” tambahnya.
Ujat Sudrajat mengungkapkan bahwa banjir ini terjadi sejak pagi hari dan sebagian warga terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
“Ada sekitar 22 warga yang dievakuasi ke tempat lebih aman, terutama mereka yang rentan seperti lansia dan anak-anak,” katanya.
Sementara sebagian warga yang terdampak masih memilih bertahan di rumah masing-masing, menunggu surutnya air. “Sebagian masih bertahan di rumah, karena air mulai surut,” ucapnya.
Di Kecamatan Teluknaga, terdapat 5.213 jiwa yang terdampak, sedangkan di Kecamatan Pakuhaji, tepatnya di Desa Keramat, terdapat 200 kepala keluarga yang terkena dampak banjir.
Ujat Sudrajat menambahkan bahwa dalam upaya penanganan bencana, pemerintah daerah melalui BPBD setempat telah mendirikan beberapa posko pengungsian bagi warga terdampak. Bantuan logistik dan peralatan evakuasi juga sudah disalurkan.
“Bantuan logistik dan peralatan evakuasi sudah kita salurkan. Begitu juga kita bangun dapur untuk memenuhi kebutuhan para korban,” pungkasnya. (mad/hdl)










