Jakarta (pilar.id) – Sajama Cut kembali menghadirkan Recollecting No. VII, sebuah perhelatan musik independen yang telah menjadi ruang kurasi bagi musisi lintas genre sejak 2016. Edisi ketujuh akan berlangsung pada 11 Juli 2026 di COMA, M Bloc, Jakarta, menghadirkan enam penampil dengan karakter musikal yang beragam sekaligus menawarkan pengalaman berbeda bagi para penonton.
Selama enam penyelenggaraan sebelumnya, Recollecting dikenal sebagai panggung yang tidak sekadar menampilkan musisi populer, melainkan menjadi wadah apresiasi terhadap karya-karya yang dinilai memiliki kualitas artistik tinggi. Kurasi dilakukan berdasarkan kedekatan musikal dan semangat eksplorasi yang menjadi identitas Sajama Cut.
Pada tahun ini, Recollecting menghadirkan perpaduan musisi dari berbagai spektrum musik independen Indonesia, mulai dari black metal, indie rock, alternative pop, psychedelic, dance hingga Arabian funk. Keberagaman tersebut menjadi representasi filosofi Sajama Cut yang menempatkan eksplorasi musik di atas batasan genre.
Line-up Tampilkan Ragam Warna Musik Independen
Recollecting No. VII menghadirkan enam nama yang memiliki identitas musikal kuat, yakni Sajama Cut, Jisatsu Youth, Maseta, Merak, Pvlette, dan Zeal.
Sebagai tuan rumah, Sajama Cut tetap menjadi salah satu band yang konsisten mewarnai perkembangan musik independen Indonesia. Sementara itu, Jisatsu Youth membawa nuansa black metal yang atmosferik dan intens.
Maseta menawarkan alternatif pop yang hangat dengan sentuhan melodi yang mudah dinikmati. Merak tampil melalui eksplorasi Arabian funk, dance, psychedelic, serta berbagai pengaruh musik lintas budaya yang menjadikan penampilannya unik.
Di sisi lain, Pvlette memadukan karakter indie rock dan shoegaze melalui tekstur gitar yang kaya, sedangkan Zeal dikenal lewat energi pertunjukan langsung yang agresif dan menjadi salah satu nama yang terus mencuri perhatian di skena alternatif.
Vokalis Sajama Cut, Marcel Thee, mengatakan line-up tahun ini menjadi salah satu yang paling beragam sepanjang sejarah penyelenggaraan Recollecting. Menurutnya, perbedaan karakter musikal justru mencerminkan selera bermusik Sajama Cut yang tidak pernah terpaku pada satu genre tertentu.
Penonton Ikut Terlibat dalam Produksi Video Musik Terbaru
Tidak hanya menjadi konser musik, Recollecting No. VII juga menghadirkan konsep baru yang melibatkan seluruh penonton dalam proses kreatif Sajama Cut.
Marcel Thee menjelaskan bahwa seluruh pengunjung akan menjadi bagian dari proses pengambilan gambar video musik terbaru Sajama Cut yang mencakup empat lagu, mulai dari karya lama hingga materi terbaru. Nantinya, empat cerita berbeda akan menggambarkan perjalanan para pendengar atau “Cult” sebelum mencapai klimaks di atas panggung COMA.
Konsep tersebut menjadi pengalaman baru bagi para penggemar karena memungkinkan mereka ikut berkontribusi secara langsung dalam produksi visual band yang selama ini dikenal memiliki pendekatan artistik yang kuat.
Hadirkan Paket Kuliner Eksklusif Selama Acara
Untuk melengkapi pengalaman pengunjung, COMA bersama Sajama Cut juga menyiapkan paket makanan dan minuman khusus yang hanya tersedia selama Recollecting No. VII berlangsung.
Setiap transaksi akan memperoleh bonus eksklusif sesuai nominal pembelian. Pengunjung dengan pembelian hingga Rp100 ribu akan mendapatkan stiker spesial Recollecting No. VII. Pembelian senilai Rp100 ribu hingga Rp150 ribu memperoleh voucher diskon untuk sticker set Sajama Cut.
Sementara itu, pembelian di atas Rp150 ribu berhak mendapatkan voucher diskon merchandise kaos Sajama Cut beserta sticker set eksklusif. Seluruh bonus tersebut berlaku selama persediaan masih tersedia.
Selama hampir satu dekade, Recollecting berkembang menjadi salah satu ruang kurasi musik independen yang konsisten mempertemukan musisi lintas generasi dan lintas genre dalam satu panggung. Edisi ketujuh kembali melanjutkan tradisi tersebut dengan menghadirkan pengalaman yang intim, kolaboratif, sekaligus mempertegas bahwa keberagaman musikal merupakan kekuatan utama dalam ekosistem musik independen Indonesia.
Dengan konsep yang semakin inovatif serta line-up yang beragam, Recollecting No. VII diproyeksikan menjadi salah satu agenda musik independen yang paling dinantikan pada Juli 2026, sekaligus memperkuat posisi Sajama Cut sebagai salah satu penggerak penting dalam perkembangan skena musik alternatif Tanah Air. (ret/hdl)










