Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
  • Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah
  • Polres Probolinggo Siagakan 92 Personel Amankan Yadnya Kasada 2026 di Gunung Bromo
  • Tim Bulutangkis Polri Juara Umum SEA Police Badminton Championship 2026, Borong 4 Emas dan 2 Perak di Kamboja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Finance»Memburu Peluang Investasi di Pasar Obligasi dengan Tenor Pendek

Memburu Peluang Investasi di Pasar Obligasi dengan Tenor Pendek

Finance Retno Wulandari26 April 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Katarina Setiawan, Chief Economist & Investment Strategist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
Katarina Setiawan, Chief Economist & Investment Strategist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia

Jakarta (pilar.id) – PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) memberikan pandangannya mengenai kondisi pasca kenaikan suku bunga acuan BI Rate menjadi 6,25 persen pada bulan April 2024.

Kenaikan ini sedikit di luar perkiraan pasar, dipengaruhi oleh kondisi global seperti perekonomian Amerika Serikat (AS) dan ketegangan di Timur Tengah antara Iran dan Israel. Namun, masih ada peluang investasi yang bisa dimanfaatkan, terutama di pasar obligasi dengan tenor pendek.

Katarina Setiawan, Chief Economist & Investment Strategist MAMI, menjelaskan, “Ada dua faktor yang mendasari kenaikan BI Rate. Pertama, kondisi ekonomi AS yang masih menunjukkan inflasi tinggi, pertumbuhan sektor tenaga kerja yang solid, dan penjualan ritel yang kuat. Hal ini membuat The Fed harus menunggu sebelum memangkas suku bunga. Faktor lain adalah ketegangan geopolitik di Timur Tengah antara Iran dan Israel, yang dapat meningkatkan potensi inflasi global melalui kenaikan harga minyak dunia. Dua faktor ini menyebabkan mata uang Dolar AS menguat terhadap mata uang lain, termasuk Rupiah.”

Menurut Katarina, Bank Indonesia (BI) memiliki berbagai instrumen untuk menguatkan nilai tukar Rupiah, seperti intervensi langsung di pasar, penghimpunan dana melalui SRBI, SVBI, dan SUVBI, serta aktif di pasar non-deliverable forward (NDF) dan menerapkan kebijakan makroprudensial. Meredanya ketegangan politik dalam negeri dan cadangan devisa yang mencukupi membuat BI memiliki daya tahan untuk menjaga nilai Rupiah ke depan.

Baca Juga  Manulife Aset Manajemen Indonesia Raih Penghargaan Ganda dari Asia Asset Management

“Secara keseluruhan, kenaikan suku bunga acuan saat ini dianggap efektif dan perlu. Suku bunga BI Rate tahun ini diperkirakan masih berkisar antara 5,75 persen – 6,25 persen, dan nilai tukar Rupiah diperkirakan berada di kisaran Rp15.400 – Rp16.000 per Dolar AS,” kata Katarina.

Katarina menilai kenaikan suku bunga BI Rate ini lebih banyak memberikan manfaat daripada kerugian. “Meskipun pertumbuhan kredit akan sedikit melambat, Rupiah akan lebih stabil sehingga inflasi juga terjaga di level 3,2 persen – 3,3 persen hingga akhir tahun. Defisit neraca transaksi berjalan (CAD) pun akan terjaga, serta defisit APBN. Tindakan ini menunjukkan langkah yang tepat dari BI dalam menghadapi dinamika ekonomi global dengan cara yang lebih proaktif,” tambahnya.

Meskipun pasar keuangan masih volatil, terutama dalam jangka pendek, masih ada peluang investasi baik di pasar saham maupun pasar obligasi. Di pasar saham, manajer investasi dapat memanfaatkan peluang di sektor-sektor dengan pendapatan dalam Dolar AS dan perusahaan dengan utang yang lebih terbatas.

Sedangkan di pasar obligasi, setelah sebelumnya mengalami penurunan karena ketidakpastian kebijakan The Fed, imbal hasil pasar obligasi kini mengalami kenaikan signifikan.

Investor dapat mempertimbangkan peluang di obligasi tenor pendek (2 tahun) yang memiliki kenaikan imbal hasil yang paling besar di antara tenor lainnya. (ret/hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Manulife Aset Manajemen Indonesia

Berita Lainnya

MAMI raih tiga penghargaan AAM Best of the Best Awards 2026, termasuk Best Asset Management Company ke-10 kalinya.

Manulife Aset Manajemen Indonesia Borong 3 Penghargaan Bergengsi Asia Asset Management 2026

14 April 2026
Ezra Nazula, Director & Chief Investment Officer Fixed Income Manulife Aset Manajemen Indonesia

Peran Manajer Investasi Tetap Krusial di Era Digital, Ini Sains di Balik Konstruksi Portofolio

14 Februari 2026
Dimas Ardinugraha, Investment Specialist dari PT Manulife Aset Manajemen Indonesia

IHSG Cetak All Time High: Strategi Investasi Cerdas agar Investor Tak Terjebak Euforia

20 Januari 2026
Afifa - CEO & President Director MAMI

Manulife Aset Manajemen Indonesia Raih Penghargaan Ganda dari Asia Asset Management

30 April 2025
Samuel Kesuma, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia

Manulife Aset Manajemen Indonesia: Satu Ketidakpastian Terhapus Pasca Pengumuman KPU

22 Maret 2024
Samuel Kesuma, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia

Manulife Aset Manajemen Indonesia: Optimisme Penguatan Pasar Saham Didorong Kondisi Likuiditas yang Membaik

16 Maret 2024
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Jarrod Bowen (sumber foto: instagram @jarrodbowen)

Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi

31 Mei 2026
Telkomsel dan TVRI menghadirkan Bola Gembira MAXStream TV untuk Piala Dunia 2026 dengan akses 104 pertandingan, paket khusus, dan 100 ribu akses gratis.

Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia

31 Mei 2026
Guru Besar Linguistik Universitas Airlangga, Prof. Dr. Dra. Ni Wayan Sartini, M.Hum.

Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah

31 Mei 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.