Surabaya (pilar.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) kembali memperoleh predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2023. Penghargaan ini diserahkan secara langsung di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur pada Kamis (2/5/2024).
Perolehan Opini WTP ini merupakan yang kesembilan kalinya bagi Pemprov Jatim sejak tahun 2015, menunjukkan kinerja yang baik, efektif, efisien, dan akuntabel. Pj. Gubernur Jatim, Adhy Karyono, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh sektor strategis di Jawa Timur, khususnya jajaran Perangkat Daerah Pemprov Jatim.
“Capaian ini merupakan bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan program anggaran di Jatim yang dinilai baik dan merupakan wujud kerjasama seluruh perangkat daerah yang bertanggungjawab atas keuangan yang dikeluarkan,” ujarnya.
Adhy menegaskan bahwa Pemprov Jatim akan memperhatikan, mencatat, dan menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan BPK sesegera mungkin. Ia berharap rekomendasi tersebut akan menjadi landasan bagi Pemprov Jatim untuk terus meningkatkan kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan.
“Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan rangkaian dari akuntabilitas pemerintah daerah meliputi perencanaan program, penganggaran, pelaksanaan anggaran, pelaporan serta evaluasi capaian kinerja program untuk dijadikan pertimbangan dalam perencanaan di tahun selanjutnya,” tambahnya.
Pemeriksaan intensif terus dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Timur terhadap APBD Provinsi Jawa Timur, sehingga pengelolaan keuangan Pemprov Jatim semakin baik.
Adhy menambahkan bahwa BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan Pemerintah Daerah, tetapi juga terhadap kinerja Tata Kelola Pemerintah Daerah dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan.
“Rekomendasi dari BPK diharapkan kepala daerah dapat mengambil langkah yang solutif untuk keuangan yang lebih baik ke depannya,” tutupnya. (rio/ted)










