Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Feature»Perempuan yang Berdaulat di Perhutanan Sosial dan Membina 300-an Petani Kopi di Cisurupan

Perempuan yang Berdaulat di Perhutanan Sosial dan Membina 300-an Petani Kopi di Cisurupan

Feature Titik Kartitiani20 Juni 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
(foto: Titik Kartitiani)
Petani sedang mengirim hasil kebunnya ke rumah kopi yang dikelola Hendah (foto: Titik Kartitiani)

Garut (pilar.id) – Dalam liputan yang didukung Rainforest Journalism Fund-Pulitzer Center di 4 provinsi yaitu NAD (Nangroe Aceh Darussalam), Kalimantan Timur, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Timur, peran laki-laki masih dominan dalam pelaksanaan Perhutanan Sosial. Di antara lokasi tersebut, akhirnya bertemu dengan satu orang perempuan yang inspiratif dalam menjalankan program Perhutanan Sosial. Dia adalah Hendah, petani kopi di Desa Sinarjaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Di ketinggian 1.300mdpl, Hendah (50 tahun) merawat tanaman kopinya. Tanaman yang berbeda dengan tanaman di kebun lain. Daunnya lebih subur, tanamannya sehat, dan satu hal: selalu ada bunga di kebunnya. Kopi milik Hendah berbunga sepanjang tahun, di luar musim puncak panen.

“Ini saya pupuk pakai kompos kulit kopi. Saya belajar merawat kopi dengan sungguh-sungguh. Kalau kopi dirawat, hasilnya pastinya akan beda,” kata Hendah.

Tidak semua petani kopi di Cisurupan mau merawat kopinya dengan intensif. Masih banyak yang hanya datang ketika panen, lalu membiarkan kopi dirawat alam. Tentu hasilnya tidak maksimal.

Kini, Hendah membina 300-an petani kopi di Cisurupan. Berbagi cara merawat kopi yang bagus hingga mengelola sistem pemasaran. Hendah juga mengetuai KTH (Kelompok Tani Hutan) Griya Bukit Jaya, bidang usahanya kopi. Tidak banyak perempuan di tepi hutan yang menjadi pemimpin. Perjalanan Hendah pun tak sederhana. Pun perjalanan untuk mendapatkan izin PS.

Hendah, perempuan inspiratif Desa Sinarjaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Hendah, perempuan inspiratif Desa Sinarjaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Dari Hutan Pinus yang Gundul

Semua kawasan hutan produksi di Pulau Jawa di bawah pengelolaan PT. Perhutani, tak terkecuali di Cisurupan. Selama pengelolaan tersebut, kerap kali terjadi konflik utamanya di perbatasan kawasan hutan dan penduduk.

“Kalau ada penduduk yang pegang cangkul, diambil. Perhutani melarang menggarapnya,” kata Hendah. Ia mengingat masa kecilnya ketika melihat kawasan Perhutani tak semuanya berbentuk hutan. Ada kawasan yang sudah gundul. Hanya ada beberapa batang pohon pinus saja. Atas dasar hal tersebut, terkadang masyarakat memberanikan diri untuk menggarap. Konflik terjadi.

Baca Juga  Akhir Tahun, Petinggi Zalora Gelar Customer Service Day untuk Dengar Suara Pelanggan

Sampai suatu hari, ayah Hendah, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Desa Sinarjaya berinisiatif menghadap Camat dan Bupati untuk membantu memberikan hak garap. Setelah negosiasi hingga Gubernur, akhirnya beberapa orang bisa mengerjakan lahan milik Perhutani dengan skema bagi hasil.

Hendah, pembina 300-an petani kopi di Cisurupan
Hendah, pembina 300-an petani kopi di Cisurupan

“Saat itu Bapak saya sudah berpesan untuk menanam pohon endemik dan menjaga lingkungan,” kenang Hendah. Pesan ini mengingat bencana lingkungan yang terjadi. Ketika letusan Papandayan kemudian terjadi banjir lahar dingin tahun 2002 sampai ke desa. Ketika tidak ada pohon yang melindungi, maka kerusakannya lebih parah.

Pada saat itulah, tanaman kopi mulai menjadi pilihan. Para petani mulai menanam kopi untuk mendapatkan penghasilan selain juga menjaga alam. Dari kecil, Hendah sudah melihat ayahnya dan penduduk menanam kopi meski tidak harus ke ladang untuk memetik kopi. Rupanya, ingatan masa kecil itu yang menarik Hendah untuk menjadi petani kopi.

Dimulai dengan Dirinya Sendiri

Di desanya, banyak remaja yang tidak memiliki pekerjaan. Banyak juga perempuan usia produktif tidak memiliki penghasilan. Dari sanalah Hendah mulai mengkoordinasi petani kopi menjadi KTH Griya Bukit Jaya.

Sebelum ia mengajak petani lain untuk budidaya kopi yang benar, ia mencontohkan dengan dirinya sendiri. Hendah menerapkan sistem pertanian yang ramah lingkungan, mengurangi pupuk kimia sintetis, dan melakukan panen kopi yang benar.

“Saya mencontohkan memanen kopi yang sudah merah. Saya mengibaratkan, kalau kopi yang sudah merah itu kopi yang sudah siap jatuh, jadi tidak terlalu sakit bila dipetik,” kata Hendah. Bila kopi yang dipetik masih muda, masih hijau, masih kuat melekat di batang, akan melukai. Jika pohon kopi terluka, maka panen berikutnya tidak akan banyak.

Analogi sederhana itu untuk mengajak petani menggunakan sistem petik merah. Harapannya, petani akan mendapatkan hasil yang lebih banyak. Memag usahanya akan lebih, sebab harus memilih buah yang sudah merah. Tidak langsung meraup semua dalam satu tangkai.

Baca Juga  Pengajian Akbar di Surabaya, Kebersamaan dan Doa Nyai Ainur Rohmah untuk Atikoh

Tak hanya itu, Hendah juga membeli hasil panen dari para petani. Kopi yang bagus, ia berani membeli dengan harga tinggi. Hal ini dilakukan agar petani semangat menanam kopi dan melakukan budidaya dengan baik. Pemasaran menjadi faktor utama untuk memotivasi petani menanam kopi dan tidak beralih ke sayuran. Komoditas yang banyak dipilih oleh sebagian besar penggarap sebab hasilnya lebih cepat, namun rawan menjadikan lahan erosi.

“Saya hanya mengambil untung sedikit. Yang penting petani bisa mendapat penghasilan, ibu-ibu yang tidak punya pekerjaan bisa mendapatkan penghasilan,” terang Hendah.

(foto: Titik Kartitiani)Pada saat itulah, Hendah bertemu dengan Sunda Hejo, paguyuban petani kopi di Jawa Barat yang turut memasarkan kopi Jawa Barat hingga ke mancanegara. Kerjasama dan pendampingan Sunda Hejo di KTH ini menjadikan Hendah lebih mantap melangkah. Paguyuban tidak hanya membeli kopi, tetapi juga turut mendampingi petani dan meningkatkan kapasitas melalui berbagai pelatihan.

“Saya mendapatkan SK Perhutanan Sosial tahun 2017 bersama dengan 100-an petani lain dari Jawa Barat. Saat itu, saya menerima izin itu langsung dari Pak Presiden Jokowi. Bangga rasanya,” kenang Hendah.

Kerjasama dengan Perhutani kadang tidak mulus. Hendah mengaku, terkadang masih ada pungutan dari oknum selain bagi hasil. Dengan izin PS ini, Hendah dan petani lain mengaku lebih kuat. Mereka bisa mengolah lahan dengan tenang tanpa harus memikirkan pungutan-pungutannya. Kini fokusnya adalah meningkatkan kualitas kopi.

Hendah adalah salah satu kisah perempuan yang punya daulat dalam sistem perhutanan sosial. Ia mendampingi lebih dari 300 petani dari awal berdiri hanya 53 orang. Rata-rata lahan mereka awalnya di bawah 1 hektar, kini izin PS memberikan keleluasaan hingga 2 hektar/KK. Lahan PS sekitar 300 hektar, kini sudah 85 persen tertatanami dengan kopi. Harapannya, hutan kembali menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat sekaligus tetap menjaga lingkungan. (tik)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Garut headline Perhutanan Sosial petani kopi

Berita Lainnya

VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Ilustrasi staf PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

BCA Borong 6 Penghargaan Global Digital CX Awards 2026, Sukses Pacu Transaksi Digital hingga 99 Persen

15 Juli 2026
IKEA Indonesia memperluas bantuan program Matching Donations ke 364 keluarga di Kampung Rantau Bintang, Aceh Tamiang, guna percepatan pemulihan pascabanjir.

Enam Bulan Pascabanjir Aceh Tamiang, IKEA Indonesia Perluas Aksi Kemanusiaan untuk Ratusan Keluarga

13 Juli 2026
PT Bank Danamon Indonesia Tbk raih dua penghargaan di Employee Experience Awards 2026 atas inovasi onboarding dan program apresiasi talenta.

Inovasi Budaya Kerja Berbuah Prestasi, Bank Danamon Sabet Dua Penghargaan di Employee Experience Awards 2026

13 Juli 2026
Festival Seni Lintas Budaya (Cross Culture Festival) ke-17 di Surabaya

Culture Night Surabaya 2026: 14 Delegasi Seni Dunia dan Domestik Pukau Ribuan Pengunjung

12 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.