Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Finance»Isu Penarikan Dana Muhammadiyah dari BSI Bukan Masalah Serius, Ini Penjelasan Pakar

Isu Penarikan Dana Muhammadiyah dari BSI Bukan Masalah Serius, Ini Penjelasan Pakar

Finance Moh. Usman21 Juni 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Imron Mawardi
Dr Imron Mawardi SP MSi, pakar ekonomi syariah Universitas Airlangga

Surabaya (pilar.id) – Isu Muhammadiyah menarik dana dari Bank Syariah Indonesia (BSI) sedang ramai diperbincangkan. Sejumlah media mengabarkan bahwa jumlah penarikan dana tersebut mencapai 15 triliun rupiah.

Namun, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas mengklarifikasi bahwa jumlah dana yang ditarik hanya sekitar 1,8 triliun rupiah. Menurut beberapa analis, jumlah tersebut sebanding dengan pembiayaan dana oleh BSI kepada berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Pakar Ekonomi Syariah Universitas Airlangga, Dr. Imron Mawardi SP MSc, menyatakan bahwa penarikan dana oleh Muhammadiyah bukan masalah serius bagi BSI. Hal ini tidak mencerminkan masalah yang lebih luas dalam sektor perbankan syariah di Indonesia.

Anwar Abbas menjelaskan bahwa penarikan dana dari BSI merupakan upaya rasionalisasi keuangan Muhammadiyah. Dana tersebut akan dialihkan ke bank-bank syariah lain untuk menciptakan persaingan yang sehat di antara bank syariah di Indonesia. “Pimpinan Pusat Muhammadiyah hanya memberikan alasan normatif,” ungkap Imron.

Salah satu isu yang berkembang adalah adanya ketidaksesuaian kebijakan antara Muhammadiyah dan BSI. Muhammadiyah menganggap kebijakan BSI lebih berpihak pada korporasi, sementara Muhammadiyah lebih mengutamakan pengayoman terhadap UMKM.

Selain itu, Imron menambahkan bahwa penarikan dana ini terkait dengan ketiadaan privilese Muhammadiyah di BSI, meskipun telah menempatkan dana yang cukup besar.

Likuiditas BSI

Meskipun penarikan dana mencapai triliunan rupiah, Imron menyatakan bahwa hal ini bukan masalah serius bagi BSI. Pada triwulan pertama 2024, total aset BSI mencapai Rp 358 triliun dengan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 297 triliun.

Baca Juga  SGIE Report Tempatkan Indonesia di Peringkat Empat Dunia, BI Akselerasi Ekosistem Halal Lewat FESyar KTI 2026

Artinya, nilai penarikan dana Rp 1,8 triliun hanya setara dengan 0,5 persen total aset atau 0,6 persen DPK BSI. “BSI memiliki FDR (Financial to Deposit Ratio) sekitar 83 persen. Jadi masih ada 17 persen DPK atau sekitar 50 triliun dana cadangan yang tidak digunakan untuk pembiayaan nasabah,” terangnya.

Imron mengungkapkan bahwa BSI perlu mengambil langkah mitigasi untuk mengatasi efek jangka panjang dari penarikan dana oleh Muhammadiyah. Penarikan dana ini dapat mempengaruhi kepercayaan warga Muhammadiyah terhadap BSI. (usm/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Bank Syariah Indonesia ekonomi syariah

Berita Lainnya

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti

SGIE Report Tempatkan Indonesia di Peringkat Empat Dunia, BI Akselerasi Ekosistem Halal Lewat FESyar KTI 2026

11 Juli 2026
Maybank Indonesia kembangkan ekosistem halal terintegrasi untuk memperluas akses keuangan syariah dan mendorong pertumbuhan sektor strategis.

Maybank Indonesia Dorong Ekosistem Halal Terintegrasi, Perkuat Akses Keuangan Syariah

16 April 2026
Imron Mawardi

Gibran Sebut Industri Halal Kunci Indonesia Maju, Pakar: Kita Punya Pasar yang Kuat

3 Juli 2025

BSI Ajak Perencanaan Haji Sejak Dini Lewat Tabungan Haji Muda dan Cicil Emas

3 Juni 2025
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jawa Timur Borong 10 Penghargaan Adinata Syariah 2025, Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Ekonomi Syariah

1 Juni 2025
Bank Syariah Indonesia

BSI Operasikan 674 Outlet Weekend Banking untuk Perkuat Layanan pada Nasabah

15 Mei 2025
Anak-anak penerima santunan dari BSI dan BSI Maslahat

BSI dan BSI Maslahat Santuni 4.444 Anak Yatim Dhuafa di Bulan Ramadan

24 Maret 2025
Prof. Dr. Tika Widiastuti, SE, MSc

Bank Emas Resmi Beroperasi, Pakar UNAIR Soroti Regulasi dan Prospek

18 Maret 2025

Bank Muamalat Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah dengan Program GEULIS

3 Januari 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.