Klaten (pilar.id) – Sebuah langkah mulia dilakukan oleh AKP Sumardi, seorang anggota Polri yang mewakafkan tanah seluas 200 meter persegi untuk pembangunan Masjid Al-Hidayah di Dukuh Larang, Desa Basin, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten.
Keputusan ini menunjukkan dedikasi AKP Sumardi kepada masyarakat sekaligus menjadi wujud nyata pengabdiannya sebagai seorang polisi.
Dalam pernyataannya pada Jumat (17/1/2025), AKP Sumardi menjelaskan motivasi utamanya adalah semangat berbagi dan keinginan untuk meninggalkan warisan kebaikan yang abadi.
“Motivasi saya mewakafkan tanah untuk masjid adalah untuk kebaikan kepada masyarakat dan sebagai bekal di akhirat,” ungkap AKP Sumardi.
Menurutnya, profesinya sebagai polisi mengajarkan nilai pengabdian yang ingin ia wariskan kepada masyarakat, bahkan setelah ia tiada.
Ia berharap Masjid Al-Hidayah kelak menjadi pusat kegiatan masyarakat yang mempererat hubungan sosial dan meningkatkan keaktifan jamaah.
Dukungan Masyarakat Mengalir Deras
Proses pembangunan Masjid Al-Hidayah dimulai dengan inisiatif AKP Sumardi yang menggerakkan masyarakat setempat.
Berbekal dukungan keluarga dan rekan-rekan, ia juga mencari donatur untuk merealisasikan pembangunan masjid tersebut.
“Kami mencari donatur dan menjaga semangat masyarakat agar selalu mendukung pelaksanaan pembangunan masjid ini,” jelasnya.
Kiprah AKP Sumardi yang dikenal rendah hati dan aktif dalam kegiatan sosial membuat dukungan masyarakat terus mengalir. Salah satu perangkat Desa Basin, Untung Dupoyono, mengapresiasi peran besar Sumardi dalam pembangunan masjid.
“Beliau adalah ketua panitia pembangunan Masjid Al-Hidayah, yang tanahnya juga wakaf dari beliau. Kami sangat terbantu dengan kehadiran beliau,” tutur Untung.
Harapan Persatuan dan Aktivitas Keagamaan
Masjid Al-Hidayah diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus simbol persatuan masyarakat. AKP Sumardi menekankan pentingnya peran masjid sebagai tempat untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan aktivitas keagamaan.
“Dengan dibangunnya masjid ini, saya berharap masyarakat semakin erat dan aktif dalam kegiatan di masjid,” tutupnya. (hdl)




