Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
  • Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Narcissistic Personality Disorder, Ketika Narsisme Makin Sulit Ditoleransi

Narcissistic Personality Disorder, Ketika Narsisme Makin Sulit Ditoleransi

Peristiwa Retno Wulandari31 Januari 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
(ilustrasi: Generatif AI)
(ilustrasi: Generatif AI)

Yogyakarta (pilar.id) – Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar istilah narsis yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang terlalu percaya diri atau gemar memamerkan diri di media sosial.

Namun, narsisme yang berlebihan hingga mengganggu kehidupan pribadi dan sosial bisa menjadi tanda Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau Gangguan Kepribadian Narsistik.

NPD adalah gangguan mental di mana seseorang memiliki perasaan superioritas yang berlebihan, sangat membutuhkan pujian, kurang memiliki empati, dan sering kali memanfaatkan orang lain untuk kepentingannya sendiri.

Penderita NPD bisa terlihat percaya diri, tetapi sebenarnya mereka memiliki harga diri yang rapuh dan sangat sensitif terhadap kritik.

Tanda-Tanda dan Gejala NPD

Menurut American Psychiatric Association (APA) dalam DSM-5 (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders), seseorang dapat didiagnosis NPD jika menunjukkan lima atau lebih dari gejala berikut:

  • Merasa diri sangat penting dan berhak mendapatkan perlakuan khusus.
  • Membutuhkan kekaguman berlebihan dari orang lain.
  • Kurang empati, sulit memahami atau peduli terhadap perasaan orang lain.
  • Memiliki fantasi tentang kesuksesan, kekuasaan, kecantikan, atau kecerdasan yang luar biasa.
  • Meyakini dirinya unik dan hanya bisa dipahami oleh orang-orang spesial atau berstatus tinggi.
  • Cenderung memanfaatkan orang lain untuk mencapai tujuan pribadi.
  • Sering merasa iri terhadap orang lain atau berpikir bahwa orang lain iri terhadapnya.
  • Bersikap arogan atau sombong.
  • Sangat sensitif terhadap kritik, meskipun mereka jarang mengakuinya secara langsung.

NPD Menghancurkan Hubungan Sosial

Kasus 1: Hubungan Toxic dalam Percintaan

Dina (28) merasa hidupnya sempurna ketika ia bertemu dengan Raka (32), seorang pengusaha sukses yang tampak karismatik dan percaya diri. Namun, seiring waktu, Raka mulai menunjukkan sikap manipulatif dan mengontrol.

Baca Juga  Ancaman Toxic Relationship dan Cara Mengakhiri Agar Tak Ganggu Kesehatan Mental

“Awalnya dia sangat romantis dan perhatian. Tapi kemudian dia mulai merendahkan saya, membuat saya merasa tidak cukup baik. Saat saya ingin meninggalkannya, dia menangis dan meminta maaf, hanya untuk mengulangi siklus yang sama,” kata Dina.

Penderita NPD seperti Raka sering menggunakan teknik manipulasi emosional seperti gaslighting, di mana mereka membuat pasangan merasa bersalah atau ragu terhadap persepsi mereka sendiri.

Kasus 2: Atasan yang Selalu Haus Pengakuan

Adrian (40) adalah seorang manajer di sebuah perusahaan multinasional. Ia dikenal perfeksionis, ambisius, dan sangat percaya diri. Namun, di balik kesuksesannya, Adrian memiliki kebiasaan buruk: tidak pernah mau disalahkan.

Saat timnya gagal mencapai target, ia langsung menyalahkan bawahan, meskipun kesalahan sebenarnya berasal dari keputusan strategisnya sendiri. Ia juga suka mengambil kredit atas keberhasilan orang lain dan sulit menerima kritik dari atasannya.

Rekan-rekan kerja Adrian merasa frustasi karena ia selalu mengutamakan kepentingannya sendiri tanpa peduli pada timnya. Akibatnya, banyak karyawan yang akhirnya resign karena tidak tahan bekerja di bawah kepemimpinannya.

Dampak NPD dalam Kehidupan Sehari-hari

Gangguan NPD tidak hanya menyulitkan orang-orang di sekitar penderitanya, tetapi juga merugikan diri mereka sendiri. Beberapa dampak negatif NPD antara lain.

  • Hubungan pribadi yang bermasalah, termasuk perceraian, konflik keluarga, dan pertemanan yang hancur.
  • Kesulitan dalam dunia kerja, karena mereka sering kali tidak bisa bekerja dalam tim atau sulit menerima arahan dari atasan.
  • Masalah mental lain, seperti kecemasan, depresi, atau penyalahgunaan obat dan alkohol sebagai bentuk pelarian dari ketidakpuasan batin mereka.
Baca Juga  Survei Perselingkuhan, Lebih dari 83 Persen Responden Menyatakan tidak Akan Memaafkan

Apa Penyebab NPD?

Belum ada penyebab pasti dari NPD, tetapi beberapa faktor yang berkontribusi terhadap perkembangan gangguan ini meliputi:

  • Pola asuh yang bermasalah, seperti terlalu dimanjakan atau justru diabaikan oleh orang tua.
  • Pengalaman masa kecil yang traumatis, seperti kekerasan atau pelecehan emosional.
  • Faktor genetik dan neurologis, di mana ketidakseimbangan kimia otak bisa mempengaruhi perkembangan kepribadian seseorang.

Bisakah NPD Diatasi?

Meskipun sulit diobati karena penderita NPD jarang mengakui bahwa mereka memiliki masalah, ada beberapa cara yang dapat membantu mereka mengelola kondisi ini:

  • Terapi psikologis (psikoterapi): Terapi perilaku kognitif (CBT) sering digunakan untuk membantu penderita memahami pola pikir mereka dan mengembangkan empati.
  • Obat-obatan: Meskipun tidak ada obat khusus untuk NPD, obat antidepresan atau stabilisator suasana hati bisa digunakan jika penderita juga mengalami kecemasan atau depresi.
  • Dukungan sosial: Keluarga dan teman terdekat dapat membantu penderita menyadari dampak perilaku mereka dan mendorong mereka untuk mencari bantuan profesional.

Narcissistic Personality Disorder (NPD) bukan sekadar sifat egois atau percaya diri yang berlebihan, tetapi sebuah gangguan mental yang bisa berdampak besar pada kehidupan sosial dan emosional seseorang.

Jika Anda mengenali tanda-tanda NPD pada seseorang di sekitar Anda, penting untuk menjaga batasan diri dan tidak terjebak dalam manipulasi mereka. Jika Anda sendiri merasa memiliki kecenderungan ini, mencari bantuan profesional bisa menjadi langkah penting menuju kehidupan yang lebih sehat dan harmonis. (ret/hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Hubungan toxic Tips Relationship

Berita Lainnya

Ilustrasi pasangan muda

Rahasia Perempuan: 5 Hal Sensitif yang Tak Pernah Diceritakan pada Pasangan

8 Juli 2025
Ilustrasi merasa tidak punya teman

Merasa tidak Punya Teman Bisa Berdampak pada Kesehatan Mental, Bangkit Yuk!

28 Januari 2025
Ilustrasi merasa tidak punya teman

Merasa tidak Punya Teman, Jangan-jangan Karena Ekspektasi yang Terlalu Tinggi

27 Januari 2025
Ilustrasi butterfly era

Lagi Populer di Media Sosial, Ini Penjelasan Tentang Butterfly Era

22 Agustus 2024
Ilustrasi pasangan satu kantor

Menjalin Hubungan Asmara dengan Teman Kantor, Sisi Positif dan Negatif

17 Juli 2024
Ilustrasi pengantin wanita

7 Alasan Pernikahan yang Keliru dan Berpotensi Mengancam Masa Depan

20 Juni 2024
Ilustrasi age gap relationship

Novel Bertema Age Gap Relationship, Kisah Cinta yang Menembus Batasan Usia

24 Mei 2024
Presiden RI Joko Widodo

Tanggapi Pernyataan Luhut Tentang Jangan Ada Orang Toxic di Pemerintahan, Presiden: Bener!

7 Mei 2024
Ilustrasi hubungan toxic

Ancaman Toxic Relationship dan Cara Mengakhiri Agar Tak Ganggu Kesehatan Mental

20 April 2024
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.