Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
  • Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang
  • Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Ekonomi Hijau Asia Tenggara Berpeluang Tambah PDB Rp 1.920 Triliun Lewat Pendekatan Sistemik

Ekonomi Hijau Asia Tenggara Berpeluang Tambah PDB Rp 1.920 Triliun Lewat Pendekatan Sistemik

Ekonomi Ahmad Zulfikar6 Mei 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi ekonomi hijau (foto: KG Baek)
Ilustrasi ekonomi hijau (foto: KG Baek)

Jakarta (pilar.id) – Asia Tenggara memiliki peluang besar untuk mempercepat transisi menuju ekonomi hijau yang berkelanjutan melalui pendekatan berbasis sistem. Edisi ke-6 Southeast Asia’s Green Economy Report yang dirilis oleh Bain & Company, GenZero, Google, Standard Chartered, dan Temasek mengungkap bahwa enam negara utama Asia Tenggara (SEA-6)* berpotensi menambah pertumbuhan PDB hingga 120 miliar Dollar AS (sekitar Rp 1.920 triliun), menciptakan 900.000 lapangan kerja baru, dan menutup hingga 50 persen kesenjangan emisi pada 2030.

Laporan tersebut menekankan pentingnya melihat ekonomi hijau sebagai sistem kompleks dan saling terhubung, bukan sekadar sektor terpisah. Pendekatan ini mencakup pengidentifikasian hambatan sistemik terhadap dekarbonisasi, solusi lintas sektor yang berdampak tinggi, serta prioritisasi strategi yang mendorong transformasi berkelanjutan.

“Lingkungan makro saat ini memang menantang, tapi bukan hambatan. Pemerintah, perusahaan, dan investor justru dapat menata ulang prioritas mereka. Dengan pendekatan sistemik, Asia Tenggara bisa menulis ulang peta jalan ekonominya,” ujar Dale Hardcastle, Partner di Bain & Company.

Tiga Solusi Inti Ekonomi Hijau

Tiga solusi inti yang disoroti dalam laporan ini meliputi:

  • Bioekonomi Berkelanjutan – Menjadi kontributor 25–30 persen lapangan kerja di SEA-6, bioekonomi juga menyumbang 30 persen emisi regional. Reformasi lahan, peningkatan produktivitas pertanian, dan pasar karbon sangat dibutuhkan.
  • Jaringan Listrik Generasi Berikutnya – Modernisasi sistem kelistrikan, pengembangan energi terbarukan, dan konektivitas lintas negara di Asia Tenggara dapat mengurangi biaya dekarbonisasi sebesar 11 persen pada 2050.
  • Ekosistem Kendaraan Listrik (EV) – Dengan penetrasi EV masih rendah, kawasan ini perlu mendorong adopsi dan manufaktur lokal agar tidak tertinggal dari tren global.
Baca Juga  Agar Senyum terus Terjaga di Taman Lansia Surabaya

Tiga Solusi Pendukung

Laporan ini juga menyoroti tiga faktor pendukung utama:

  • Pembiayaan Iklim dan Transisi – Kesenjangan pendanaan lebih dari 50 miliar Dollar AS membutuhkan model blended finance dan dukungan kebijakan.
  • Pasar Karbon – Perlu penguatan infrastruktur, harga stabil, dan adopsi skema kepatuhan untuk meningkatkan kepercayaan investor.
  • Green AI dan Pusat Data – Dengan pertumbuhan 19 persen per tahun, pusat data dapat berkontribusi hingga 2 persen emisi. AI dapat bantu kurangi emisi sektor-sektor utama hingga 5 persen.

Spencer Low dari Google menekankan pentingnya investasi pada teknologi rendah karbon untuk pusat data dan adopsi AI demi pengurangan emisi lintas sektor.

Investasi Hijau Meningkat Signifikan

Investasi hijau swasta di SEA-6 naik 43 persen menjadi 8 miliar Dollar AS pada 2024, dipimpin oleh sektor surya dan pengelolaan limbah. Malaysia dan Singapura menyumbang lebih dari 60 persen nilai transaksi tersebut. Sementara itu, investasi asing dari luar kawasan Asia-Pasifik meningkat tiga kali lipat.

Meski investasi domestik turun 40 persen, investor lokal tetap aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hijau di wilayah APAC lainnya.

Asia Tenggara menyumbang 7,5 persen emisi global dan belum menunjukkan penurunan signifikan. Dengan waktu hanya lima tahun menuju 2030, kawasan ini perlu bergerak cepat. Kolaborasi lintas negara dan sektor menjadi kunci.

“Transisi menuju ekonomi rendah karbon tidak bisa ditunda lagi. Ini bukan sekadar soal target, tapi tentang masa depan ekonomi dan ketahanan kawasan,” tegas Donny Donosepoetro OBE, CEO Standard Chartered Indonesia. (mad/hdl)

Baca Juga  Xpeng P7 Terbaru Siap Debut di Eropa, Andalkan Teknologi AI dan Jangkauan 820 Km

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

ekonomi hijau headline Transisi Energi

Berita Lainnya

Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Maybank memperluas dampak sosial di ASEAN dengan menjangkau 1,49 juta penerima manfaat melalui pembiayaan inklusif dan pemberdayaan komunitas.

Maybank Salurkan Dampak Sosial ke 1,49 Juta Penerima Manfaat di ASEAN Sepanjang 2025

23 Mei 2026
BCA UMKM Fest 2026 hadir di Indonesia Arena bersama Pagelaran Sabang Merauke dengan ribuan UMKM dan dukungan digitalisasi usaha.

BCA UMKM Fest 2026 Hadir Lebih Meriah, Kolaborasi dengan Pagelaran Sabang Merauke di Indonesia Arena

22 Mei 2026
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Pizza Day 2026: Harga Bitcoin Turun, tetapi Semangat Adopsi Kripto Tetap Menguat

22 Mei 2026
Ilustrasi Nvidia (foto: Mariia Shalabaieva, unsplash)

NVIDIA Gandeng Ineffable Intelligence Kembangkan Infrastruktur AI Superlearners Berbasis Reinforcement Learning

15 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Polres Gresik mengembalikan tiga motor korban curanmor dan begal tanpa biaya setelah berhasil mengungkap komplotan pelaku kejahatan jalanan.

Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun

1 Juni 2026
Cole Palmer (sumber foto: facebook @ChelseaFC)

Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang

1 Juni 2026
Real Madrid

Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid

1 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.