Jakarta (pilar.id) – Amazon kembali menunjukkan gebrakan dalam dunia teknologi dengan meluncurkan robot terbaru bernama Vulcan. Robot ini menjadi tambahan terbaru bagi 750.000 unit robot yang telah beroperasi di pusat-pusat distribusi Amazon di seluruh dunia.
Didesain untuk bekerja berdampingan dengan karyawan manusia, Vulcan dikembangkan guna meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menjaga keselamatan kerja.
Menurut Aaron Parness, Direktur Divisi Robotika Amazon, Vulcan adalah lompatan besar dalam teknologi robotik.
“Berbeda dari robot lainnya, Vulcan tidak hanya melihat tetapi juga merasakan dunia di sekitarnya. Ia memiliki kemampuan sentuhan,” ujar Parness.
Ia menambahkan bahwa fitur ini memungkinkan Vulcan melakukan tugas-tugas yang sebelumnya mustahil dikerjakan oleh robot.
Vulcan dirancang setelah Amazon menyadari bahwa karyawan menghabiskan banyak waktu untuk mengambil produk dari rak penyimpanan atas—tugas yang dianggap kurang ergonomis dan kurang efisien.
Untuk mengatasi hal tersebut, Amazon mengembangkan teknologi ini selama bertahun-tahun, memadukannya dengan kecerdasan buatan guna melatih robot agar mampu bekerja secara presisi.
Berbeda dengan sistem robotik Amazon lainnya seperti Sparrow, Cardinal, dan Robin yang mengandalkan penglihatan dan alat hisap untuk memindahkan barang, Vulcan memiliki kemampuan unik untuk merasakan kontak dengan objek.
Teknologi sentuhan ini memungkinkan Vulcan mengetahui kapan dan bagaimana ia bersentuhan dengan suatu benda, sehingga memberikan kontrol yang lebih akurat dalam proses pengambilan dan pemindahan barang.
Amazon berharap teknologi ini bisa diterapkan secara luas di seluruh jaringannya untuk mendukung pekerja manusia, mengurangi tugas-tugas fisik yang berat, serta memperkuat sistem kerja yang lebih aman dan efisien. (ret/hdl)










