Birmingham (pilar.id) – Tottenham Hotspur harus menelan kekalahan 2-0 dari Aston Villa dalam lanjutan Premier League di Villa Park, Jumat malam (16/5/2025).
Meski kecewa dengan hasil akhir, pelatih Ange Postecoglou menekankan bahwa fokus utama tim kini adalah menghadapi Manchester United di final UEFA Europa League pekan depan.
Dalam keteranganya di depan media setelah kekalahan 2-0 dari Aston Villa di Premier League, ia juga menyoroti kondisi Pape Matar Sarr dan Mikey Moore. Postecoglou menjelaskan bahwa Pape Matar Sarr ditarik keluar pada menit ke-53 karena merasakan ketegangan di punggungnya.
Sementara itu, Mikey Moore juga diganti menjelang akhir laga karena kelelahan. “Pape hanya merasa tidak nyaman di punggung, tapi sepertinya tidak terlalu serius. Mikey kelelahan, wajar karena dia belum pernah bermain sebanyak itu,” ujar Ange.
Evaluasi dan Persiapan Menuju Final Liga Europa
Pelatih asal Australia itu menilai timnya tampil disiplin sebelum Villa mencetak gol. “Sebelum mereka mencetak gol, para pemain tampil rapi dan disiplin. Tapi setelah itu, kepercayaan diri kami turun, dan kelelahan mulai terlihat.”
Beberapa pemain seperti Son Heung-Min dan Wilson Odobert dimainkan untuk menambah menit bermain menjelang laga penting di Bilbao.
“Sonny bermain 70-75 menit, itu penting untuk membangun ritme. Wilson juga tampil baik di tengah, meski masih kekurangan ketajaman karena absen panjang,” katanya.
Ange tidak menyertakan Cristian Romero, Micky van de Ven, dan Destiny Udogie dalam skuad karena ingin memastikan ketiganya fit untuk final.
“Tak ada gunanya membawa mereka kalau tidak akan bermain. Mereka latihan intensif di rumah. Rabu nanti, semoga semuanya siap,” tegas dia.
Kembalinya Son, lanjut Ange Postecoglou, dianggap penting karena Tottenham kehilangan banyak pemain berpengalaman dalam beberapa pekan terakhir.
“Dengan kehilangan Maddison, Deki, dan Lucas, kehadiran Sonny memberi keseimbangan. Usia rata-rata tim kami belakangan ini jauh lebih muda dibanding lawan,” jelas Ange. (usm/hdl)









