Jakarta (pilar.id) – Girl group K-pop ternama aespa kembali mencuri perhatian publik dengan perilisan single terbaru mereka bertajuk Dirty Work, Jumat (27/6), melalui SM Entertainment dan Virgin Records.
Dikutip dari laman Billboard, tak hanya hadir dengan lagu utama, perilisan ini juga mencakup paket empat lagu yang terdiri dari versi asli, remix bersama rapper Flo Milli, versi berbahasa Korea, serta versi instrumental.
Dirty Work mengusung nuansa dance-pop dengan sentuhan synth rock dan semangat pemberontakan, menggambarkan kekuatan para perempuan yang berani melawan arus dan mengambil pekerjaan kotor dalam menghadapi tantangan.
Karina, Winter, Giselle, dan Ningning tampil dalam konsep kuat yang dikemas dalam video musik bernuansa industrial, lengkap dengan 225 penari latar dan lokasi syuting di pabrik baja Hyundai Steel, Dangjin, Korea Selatan.
Video musik ini menonjolkan suasana pabrik berat dengan latar mesin dan percikan api, menambah atmosfer keras dan berani yang mencerminkan semangat lagu.
Teaser video yang dirilis sebelumnya pada 4 Juni telah memberi bocoran nuansa visual dengan menampilkan tumpukan logam yang meleleh membentuk judul lagu.
Bersamaan dengan perilisan, aespa juga melakukan pemotretan eksklusif untuk album, dengan lima foto resmi yang pertama kali dirilis oleh Billboard. Terdapat satu foto grup dan empat foto solo dari masing-masing member, memperlihatkan transformasi gaya dan konsep terbaru mereka.
Perilisan ini menjadi lanjutan dari pencapaian gemilang aespa yang sebelumnya menerima penghargaan Group of the Year dalam ajang Billboard Women in Music 2025 yang digelar Maret lalu. Penghargaan tersebut diserahkan oleh artis multitalenta Suki Waterhouse.
“Kami ingin mendukung semua perempuan yang sedang mengejar mimpinya, dan berharap semua orang bisa meraih potensi terbaiknya. Musik menyatukan kita semua, dan kami bersyukur bisa menjadi bagian dari perjalanan ini,” ujar GISELLE dalam pidato penerimaan penghargaan.
Tahun sebelumnya, aespa mencetak sejarah sebagai girl group K-pop pertama yang memiliki enam proyek masuk dalam Billboard 200 Top 50, memperkuat posisi mereka di industri musik global.
Sebagai penutup acara Billboard Women in Music, aespa membawakan lagu Whiplash versi bahasa Inggris, menambah kesan mendalam atas prestasi dan kontribusi mereka dalam industri hiburan. (ret/hdl)









