Parma (pilar.id) – Klub Serie A Parma resmi mengumumkan perekrutan striker muda asal Kroasia, Matija Frigan, dari klub Belgia KVC Westerlo dengan biaya transfer sebesar €10 juta atau sekitar Rp189,4 miliar.
Pemain berusia 22 tahun itu telah menjalani tes medis pada Selasa (19/8) pagi sebelum menandatangani kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2030.
Transfer ini sekaligus menjadi manuver penting Parma di bursa transfer musim panas, setelah mereka melepas Ange-Yoan Bonny ke Inter Milan dan Dennis Man ke PSV Eindhoven. Kehadiran Frigan diharapkan dapat memperkuat lini depan tim asuhan pelatih baru, Carlos Cuesta.
Gagal Gabung Hull City, Parma Gerak Cepat
Sebelumnya, Frigan disebut-sebut hampir merapat ke klub Championship Inggris, Hull City. Namun, Parma bergerak cepat dan berhasil menyelesaikan transfer untuk membawanya ke Ennio Tardini.
Striker yang bisa bermain sebagai penyerang tengah maupun di sisi kanan lini serang ini merupakan produk akademi HNK Rijeka. Ia bergabung dengan Westerlo pada 2023 dengan nilai transfer €5,5 juta.
Statistik Menjanjikan
Sepanjang musim lalu, Frigan tampil impresif bersama Westerlo dengan torehan 14 gol dan 4 assist dalam 41 pertandingan kompetitif. Meski belum menjalani debut di timnas senior Kroasia, Frigan telah membela negaranya di level U-18, U-19, dan U-21.
Secara keseluruhan, pemain kelahiran Rijeka pada 2003 itu sudah mencatatkan 137 penampilan profesional bersama empat klub berbeda, dengan total 42 gol, termasuk 20 gol saat berseragam Westerlo. Ia juga sempat mencicipi atmosfer Europa League bersama HNK Rijeka serta tampil di babak kualifikasi Liga Champions.
Dalam pengumuman resminya, Parma menegaskan bahwa Frigan adalah penyerang dengan naluri mencetak gol tinggi.
“Matija Frigan adalah penyerang yang selalu memiliki satu tujuan: mencetak gol. Ia telah menunjukkan kemampuan luar biasa baik sebagai striker utama maupun saat dimainkan di sisi sayap. Mulai hari ini, ia akan berjuang untuk warna kuning-biru Parma,” tulis pernyataan klub.
Harapan Baru di Ennio Tardini
Dengan kontrak jangka panjang hingga 2030, Frigan diharapkan menjadi proyek jangka panjang Parma dalam mengarungi Serie A. Klub percaya pengalaman internasionalnya di level junior Kroasia serta konsistensi mencetak gol di Belgia akan membuatnya cepat beradaptasi di Italia.
Transfer ini juga menjadi sinyal ambisi Parma untuk membangun skuat kompetitif di bawah asuhan Carlos Cuesta, sekaligus mempertegas posisi mereka di Serie A setelah kembali promosi. (mad/hdl)










