Lyon (pilar.id)– Kepolisian Prancis menggelar operasi besar di kawasan Gabriel-Péri, Lyon, pada 15–16 September 2025. Operasi yang berlangsung di distrik ke-3 dan ke-7 ini melibatkan 157 polisi nasional, dibantu aparat kepolisian kota serta petugas transportasi publik RATP.
Sepanjang dua hari operasi, aparat melakukan kontrol lalu lintas, pemeriksaan antifraud, hingga razia di area publik pada malam hari. Total 717 orang diperiksa, dengan hasil 12 orang ditangkap dan enam di antaranya ditetapkan dalam tahanan sementara. Selain itu, 17 warga asing tanpa dokumen resmi diserahkan kepada polisi perbatasan.
Dalam razia tersebut, aparat juga mencatat 37 pelanggaran, termasuk gangguan ketertiban umum, pelanggaran lalu lintas, serta pelanggaran di transportasi umum. Sebanyak 16 denda dijatuhkan atas berbagai pelanggaran, mulai dari kepemilikan narkoba, tidak memiliki izin mengemudi, hingga membawa senjata terlarang.
Polisi juga menyita 1.140 bungkus rokok, uang tunai sebesar 4.000 euro, serta sejumlah obat psikotropika. Selain itu, empat toko diperiksa dan dua di antaranya dijatuhi sanksi karena praktik kerja ilegal.
Meski berlangsung di tingkat lokal, operasi ini menjadi perhatian publik internasional hingga trending di Google. Salah satu alasannya adalah lokasi operasi yang berada di kawasan La Guillotère, Lyon.
La Guillotière atau Pemakaman Guillotière adalah nama dari dua pemakaman yang berdekatan tetapi terkait di Lyon, Prancis. Kedua pemakaman tersebut dibedakan berdasarkan waktu pembangunannya: pemakaman baru (Cimetière de La Guillotière nouveau) dibangun pada tahun 1854 dan pemakaman lama (Cimetière de La Guillotière ancien) pada tahun 1822.
Kawasan ini dikenal rawan kriminalitas serta kerap menjadi simbol persoalan urban di Prancis. Termasuk isu keamanan, imigrasi ilegal, dan perdagangan gelap yang tersorot dalam operasi ini membuatnya ramai dicari pembaca global.
Otoritas Rhône menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengembalikan rasa aman di kawasan Lyon, khususnya di titik-titik yang kerap menjadi sorotan publik. (ret/hdl)










