Karawang (pilar.id) – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi membuka Kantor Cabang Utama (KCU) BCA Karawang di Jalan Interchange Karawang Barat, Purwadana, Karawang.
Kehadiran kantor baru ini menjadi wujud dukungan BCA terhadap perkembangan ekonomi Karawang yang terus bertumbuh dan berpotensi memberi kontribusi positif bagi perekonomian Jawa Barat maupun nasional.
Peresmian ini menandai langkah strategis BCA dalam memperkuat komitmen untuk semakin dekat dengan nasabah di wilayah Karawang. Selain sebagai momentum relokasi ke lokasi yang lebih representatif, peningkatan status dari Kantor Cabang Pembantu (KCP) menjadi KCU turut memperluas kapasitas dan layanan perbankan.
Acara peresmian turut dihadiri Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh S.E., Wakil Bupati Karawang H. Maslani, Direktur BCA Frengky Chandra Kusuma, Kepala Kantor Wilayah IX BCA Sewaka Kosasih Muljadi, Kepala KCU BCA Karawang Ariyanti Adipratiwi, serta jajaran manajemen BCA dan tamu undangan.
Direktur BCA, Frengky Chandra Kusuma, menyampaikan bahwa kehadiran KCU BCA Karawang merupakan komitmen perseroan untuk selalu hadir di sisi nasabah dalam setiap langkah finansial mereka.
“KCU ini diharapkan menjadi ruang interaksi yang mempererat hubungan personal sekaligus memperkuat sinergi antara layanan tatap muka dan solusi digital. Kami percaya, KCU BCA Karawang dapat membuka akses perbankan yang lebih luas dan inklusif, serta mendorong dinamika ekonomi lokal,” ujarnya.
KCU BCA Karawang hadir dengan berbagai fasilitas, antara lain Banking Hall yang dilengkapi Customer Service Office (CSO), Teller, ATM Center, Ruang Safe Deposit Box (SDB), hingga layanan nasabah Prioritas. Hingga Agustus 2025, secara nasional BCA telah memiliki 1.264 kantor cabang dan 19.961 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia.
Frengky menambahkan, kehadiran KCU BCA Karawang bukan hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga diharapkan menjadi katalisator layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Semoga KCU BCA Karawang dapat menghadirkan inovasi layanan ramah lingkungan, memberdayakan komunitas lokal, dan memperkuat ekosistem bisnis yang berintegritas,” pungkasnya. (ren)








