Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Internasional»UNICEF Ingatkan Risiko Generasi yang Hilang Akibat Pemotongan Dana Global

UNICEF Ingatkan Risiko Generasi yang Hilang Akibat Pemotongan Dana Global

Internasional Moh. Usman12 November 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Orlando Bloom saat berinteraksi dengan anak-anak di kamp pengungsi Rohingya di Cox’s Bazar, Bangladesh. Orlando datang sebagai Duta Kehormatan UNICEF (foto: Dok UNICEF)
Orlando Bloom saat berinteraksi dengan anak-anak di kamp pengungsi Rohingya di Cox’s Bazar, Bangladesh. Orlando datang sebagai Duta Kehormatan UNICEF (foto: Dok UNICEF)

Dhaka (pilar.id) – Duta Kehormatan UNICEF, Orlando Bloom, melakukan kunjungan ke kamp pengungsi Rohingya di Cox’s Bazar, Bangladesh, pada awal November 2025 untuk meninjau dampak serius pemotongan bantuan pembangunan internasional (ODA) terhadap setengah juta anak pengungsi.

Selama kunjungan selama empat hari tersebut, Bloom bertemu dengan anak-anak, keluarga, dan pekerja kemanusiaan guna memahami skala tantangan yang dihadapi, termasuk ancaman terhadap akses pendidikan, kesehatan, dan perlindungan anak.

UNICEF menyebutkan, lebih dari 300.000 anak Rohingya berisiko kehilangan akses pendidikan pada 2026 jika tren penurunan pendanaan global terus berlanjut. Sebelumnya, pada Juni 2025, lembaga ini terpaksa menutup sebagian besar sekolah di kamp pengungsi karena kekurangan dana, berdampak pada hampir 150.000 anak. Meski sekolah-sekolah telah dibuka kembali berkat upaya penggalangan dana, kekhawatiran akan penutupan ulang masih tinggi.

Bloom mengungkapkan kekhawatiran terhadap masa depan anak-anak Rohingya yang sepenuhnya bergantung pada bantuan kemanusiaan. Ia menyoroti pentingnya pendidikan sebagai jalan keluar dari kemiskinan dan risiko sosial, terutama bagi anak perempuan yang rentan terhadap perkawinan anak dan eksploitasi di tengah kondisi krisis.

Bagi anak-anak di situasi darurat, sekolah menjadi tempat aman sekaligus harapan masa depan. Namun, tanpa pendidikan formal, mereka menghadapi risiko lebih besar terhadap kekerasan, perdagangan manusia, dan perekrutan oleh kelompok bersenjata.

Selain pendidikan, UNICEF juga memperkuat layanan air bersih, sanitasi, dan kebersihan (WASH) untuk mencegah wabah penyakit di kamp. Meski demikian, laporan menunjukkan peningkatan 24 persen kasus penyakit kulit, seperti kudis, dibandingkan tahun sebelumnya akibat buruknya sanitasi yang memengaruhi lebih dari 500 ribu pengungsi.

Baca Juga  Luncurkan Program Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, RI dan Jepang Kerjasama agar Pulih dari Covid-19

Penurunan dana juga berdampak pada keamanan anak. Pada Oktober 2025, lebih dari 400 anak Rohingya dilaporkan menjadi korban pelanggaran hak asasi manusia berat, termasuk penculikan dan perekrutan paksa oleh kelompok bersenjata — tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Krisis gizi turut memburuk. Data UNICEF menunjukkan kenaikan 11 persen kasus malnutrisi akut berat pada anak di bawah lima tahun antara Januari dan September 2025. Organisasi ini memperingatkan, tanpa pendanaan berkelanjutan setelah 2025, ribuan anak dan ibu akan kehilangan akses terhadap layanan penyelamatan jiwa.

Perwakilan UNICEF di Bangladesh, Rana Flowers, menyebut kondisi ini berpotensi menciptakan “generasi hilang” di antara anak-anak Rohingya. Ia menegaskan, pemotongan dana global dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan, kehilangan masa kanak-kanak, bahkan kematian akibat kurangnya makanan, layanan kesehatan, serta perlindungan dari kekerasan.

Kunjungan Bloom dilakukan di tengah tren penurunan bantuan luar negeri dari banyak pemerintah dunia. UNICEF memperingatkan, penurunan pendapatan global minimal 20 persen dalam empat tahun ke depan dapat semakin memperburuk situasi kemanusiaan.

Lembaga itu menyerukan komunitas internasional untuk segera meningkatkan dukungan. UNICEF menegaskan bahwa situasi di kamp Rohingya kini telah menjadi krisis kelangsungan hidup anak, dan tanpa bantuan segera, jutaan anak berisiko kehilangan masa depan mereka. (usm)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Orlando Bloom Pengungsi Rohingya UNICEF

Berita Lainnya

WINGS dan UNICEF luncurkan edukasi kebersihan menstruasi di 20 SMP, targetkan 4.000 siswi dan orang tua demi lingkungan sekolah lebih sehat.

WINGS dan UNICEF Dorong Edukasi Menstruasi di Sekolah, Sasar 4.000 Siswi dan Orang Tua

22 April 2026
Pelajar Surabaya Kampanyekan Pencegahan Kekerasan di Dunia Digital

Pelajar Surabaya Kampanyekan Pencegahan Kekerasan Digital dengan Metode Edukatif

1 Agustus 2024

Tim CFCI UNICEF Terkesan dengan Komitmen Surabaya Menuju Kota Layak Anak Dunia

27 Maret 2024
CFCI UNICEF saat berkunjung di tempat pelayanan publik anak

Surabaya Jadi Kota Terbaik dalam Bidang Pelayanan Publik untuk Anak Dunia

27 Maret 2024
Forest Whitaker dan Orlando Bloom dalam film Zulu (2013)

Sinopsis Zulu (2013), Aksi Dua Detektif Memburu Pelaku Pembunuhan di Afrika Selatan

8 Februari 2024
Pengungsi etnis Rohingya di pesisir Pantai Lancok, Aceh Utara, Aceh (foto: Dok InfoPublik)

Pengungsi Rohingya Kabur dari Penampungan, Pemerintah Diminta Segera Cari Solusi

7 Desember 2023
Choi Si-won saat menyampaikan pidatonya di ASEAN Business Investment Summit (ABIS) 2023 di Jakarta (foto: Dok KTT ASEAN 2023)

Choi Si-won Dubes Regional UNICEF, Ajak Pemimpin ASEAN Berinvestasi pada Anak

5 September 2023
Prof Dr Bagong Suyanto Drs MSi

Lebih dari 15 Ribu Warga Ajukan Dispensasi Nikah di Jatim, Pakar: Kontradiksi yang Memprihatinkan

19 Januari 2023

Luncurkan Program Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, RI dan Jepang Kerjasama agar Pulih dari Covid-19

19 Juli 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.