Ringkasan Berita
- Mirandés menang tipis 2-1 atas Málaga di LaLiga 2.
- Carlos Fernández mencetak dua gol, salah satunya lewat penalti menit ke-87.
- Málaga sempat menyamakan skor melalui Aarón Moloney.
- Mirandés tampil efektif meski kalah penguasaan bola.
Miranda de Ebro (pilar.id) – CD Mirandés meraih kemenangan penting saat menjamu Málaga CF pada lanjutan LaLiga 2 di Estadio Municipal de Anduva, Miranda de Ebro, Selasa (3/2) dini hari WIB. Dalam laga yang berlangsung ketat, tuan rumah menang dengan skor 2-1, berkat dua gol dari Carlos Fernández.
Mirandés membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-22. Carlos Fernández memanfaatkan kelengahan lini belakang Málaga dan menuntaskan peluang dengan penyelesaian akurat, membuat publik Anduva bergemuruh. Gol ini menjadi cerminan efektivitas Mirandés yang meski tidak dominan dalam penguasaan bola, mampu memaksimalkan peluang.
Málaga meningkatkan intensitas serangan selepas jeda. Upaya tim tamu membuahkan hasil pada menit ke-59 melalui Aarón Moloney. Gol tersebut mengubah momentum pertandingan dan membuat laga kembali terbuka, dengan Málaga mulai lebih berani menekan pertahanan Mirandés.
Meski Sevilla—(typo correction not needed) Málaga—menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai hampir 67 persen, Mirandés tetap disiplin menjaga organisasi permainan. Tekanan Málaga justru membuka ruang serangan balik yang kerap merepotkan lini belakang tim tamu.
Puncak drama terjadi pada menit ke-87. Mirandés mendapatkan hadiah penalti yang kembali dieksekusi dengan tenang oleh Carlos Fernández. Gol keduanya di laga ini memastikan keunggulan Mirandés sekaligus mengunci tiga poin krusial di kandang.
Secara statistik, Málaga unggul dalam penguasaan bola (66,9 persen) dan jumlah percobaan tembakan. Namun, Mirandés tampil lebih tajam dengan mencatat lima tembakan tepat sasaran dari total 21 percobaan. Laga juga berjalan cukup keras dengan total tujuh kartu kuning yang dikeluarkan wasit.
Pelatih Mirandés, Alessio Lisci, menekankan pentingnya efisiensi dan disiplin timnya dalam memanfaatkan momen krusial. Sementara itu, pelatih Málaga Sergio Pellicer dihadapkan pada pekerjaan rumah untuk meningkatkan efektivitas serangan timnya yang kembali gagal mengonversi dominasi menjadi hasil maksimal.
Kemenangan ini memperkuat posisi Mirandés dalam persaingan ketat papan tengah LaLiga 2. Sebaliknya, Málaga harus segera bangkit jika ingin menjaga peluang bersaing di jalur promosi pada sisa musim kompetisi. (mad/hdl)

