Ngawi (pilar.id) – Upaya memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat terus dilakukan Polres Ngawi melalui program Subuh Keliling (SULING). Kegiatan ini menjadi salah satu strategi pendekatan humanis guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah Kabupaten Ngawi.
Kapolres Ngawi, Prayoga Angga Widyatama, memimpin langsung pelaksanaan kegiatan dengan melaksanakan salat subuh berjamaah bersama warga. Agenda tersebut juga dihadiri oleh Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, serta jajaran pejabat utama kepolisian.
Kegiatan berlangsung di Masjid Al Hidayah yang berada di Desa Ngale, Kecamatan Paron, pada Kamis (2/4/2026). Kehadiran aparat bersama pemerintah daerah di tengah masyarakat pada waktu subuh dinilai menjadi simbol kedekatan sekaligus bentuk nyata sinergi dalam menjaga stabilitas wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menekankan bahwa program SULING tidak hanya berfokus pada kegiatan ibadah, tetapi juga sebagai sarana membangun komunikasi yang lebih terbuka antara polisi dan masyarakat. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan rasa kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap berbagai aspirasi warga secara langsung. Masukan terkait kondisi keamanan lingkungan, potensi gangguan kamtibmas, hingga harapan terhadap pelayanan kepolisian menjadi bagian penting yang dihimpun dalam setiap pelaksanaan Subuh Keliling.
Interaksi langsung yang terbangun dalam suasana santai dan religius dinilai efektif dalam menggali informasi yang mungkin tidak tersampaikan melalui jalur formal. Hal ini sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi jajaran kepolisian dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik.
Program SULING juga menjadi langkah preventif dalam menjaga kondusivitas wilayah. Dengan kehadiran polisi di tengah masyarakat secara rutin, potensi gangguan keamanan diharapkan dapat ditekan sejak dini melalui komunikasi dan kolaborasi.
Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Melalui pendekatan yang lebih humanis seperti Subuh Keliling, hubungan yang harmonis diharapkan terus terjaga dan berdampak positif terhadap stabilitas sosial di Kabupaten Ngawi. (tin)










