Philadelphia (pilar.id) – Langkah tim nasional Prancis masih belum terhentikan di panggung Piala Dunia FIFA 2026. Les Bleus sukses mengamankan tiket ke babak perempat final setelah menyudahi perlawanan sengit Paraguay dengan skor tipis 1-0 dalam laga Babak 16 Besar yang digelar di Philadelphia Stadium, Sabtu (4/7) waktu setempat.
Kylian Mbappe kembali menjadi aktor utama di balik kesuksesan sang juara dunia dua kali. Striker andalan sekaligus kapten tim tersebut mencetak gol tunggal melalui titik putih pada babak kedua, sekaligus menyudahi torehan impresif Paraguay yang sebelumnya sempat membuat kejutan besar dengan menyingkirkan Jerman di fase grup.
Tembok Kokoh La Albirroja Menyulitkan Les Bleus
Sejak peluit pertama dibunyikan, Paraguay yang menyandang status kuda hitam langsung menerapkan strategi pertahanan super rapat. Menyadari daya ledak lini serang Prancis, skuad La Albirroja menumpuk pemain di area penalti dan memaksa anak asuh Didier Deschamps frustrasi sepanjang paruh pertama pertandingan.
Prancis sejatinya mendominasi penguasaan bola secara penuh. Namun, rapatnya barisan pertahanan lawan membuat kreativitas lini tengah Prancis buntu, sehingga mereka hanya mampu melepaskan beberapa tembakan spekulasi jarak jauh yang sama sekali tidak membahayakan gawang Paraguay yang dikawal ketat oleh Orlando Gill.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Prancis mulai meningkat drastis. Peluang emas pertama lahir lewat skema sepak pojok cepat yang disambar Ousmane Dembele, meski bola masih menyamping tipis. Tak lama berselang, kiper Paraguay, Orlando Gill, dipaksa melakukan aksi penyelamatan gemilang dengan terbang menepis tendangan keras jarak jauh yang dilepaskan Manu Kone.
Drama VAR dan Eksekusi Dingin sang Kapten
Kebuntuan taktik Prancis akhirnya pecah pada menit ke-69 setelah terjadi insiden di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih menyusul peninjauan Video Assistant Referee (VAR) yang menyatakan bahwa gelandang muda Prancis, Desire Doue, dilanggar secara ilegal oleh pemain bertahan Paraguay di area terlarang.
Mbappe yang maju sebagai eksekutor penalti menjalankan tugasnya dengan sangat tenang. Dengan penempatan bola yang cerdik, ia sukses mengecoh gerakan Orlando Gill untuk mengubah papan skor menjadi 1-0. Gol ini sekaligus menjadi gol ketujuh bintang Real Madrid tersebut sepanjang turnamen bergulir tahun ini.
Rekor Baru Mbappe: Gol ke gawang Paraguay ini menobatkan Mbappe sebagai pemain pertama dalam sejarah yang selalu mencetak gol di Babak 16 Besar dalam tiga edisi Piala Dunia beruntun. Ia kini mengoleksi 11 gol di fase gugur dan menempel ketat rekor gol sepanjang masa milik Lionel Messi di turnamen ini.
Meskipun kalah, kiper Paraguay Orlando Gill mengaku tetap bangga dengan perjuangan timnya yang mampu merepotkan kandidat juara hingga menit akhir. Ia menilai satu-satunya pembeda dalam laga ketat ini hanyalah detail kecil dari keputusan penalti wasit.
Tantangan Maroko di Babak Delapan Besar
Menanggapi kemenangan tipis ini, pelatih Prancis Didier Deschamps mengakui bahwa menghadapi tim asal Amerika Selatan selalu menyajikan duel fisik yang menguras energi. Namun, ia memuji fokus anak asuhnya yang tidak terpancing oleh gaya main defensif lawan dan sukses menyelesaikan target utama untuk lolos.
Senada dengan sang pelatih, Kylian Mbappe menegaskan bahwa kemenangan ini membuktikan Prancis bukan sekadar tim yang piawai menyerang, melainkan juga tangguh dalam membaca situasi laga yang pragmatis. Baginya, dalam fase gugur seperti ini, hasil akhir dan kemenangan adalah satu-satunya hal yang paling krusial.
Pada babak perempat final nanti, Prancis dijadwalkan akan menantang Maroko, yang didepaknya dari semifinal edisi lalu namun kini kembali melaju usai menyingkirkan tim tuan rumah, Kanada. Duel perebutan tiket semifinal tersebut akan diselenggarakan di Boston Stadium pada 9 Juli mendatang. (mad/hdl)










